WEBGIS PEMETAAN HASIL PRODUKSI PADI KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2020-2022

Authors

  • Hanif Isma Nugraha Universitas PGRI Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/v2i1.110

Keywords:

Rice, WebGIS, Banjarnegara

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan yang sangat penting, karena beras masih digunakan sebagai makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Banyak wilayah di Indonesia yang merupakan daerah penghasil padi, salah satunya adalah Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan hasil produksi padi pada 20 Kecamatan di wilayah Kabupaten Banjarnegara dari tahun 2020 - 2022 dengan mengimplementasikan webGIS. Aplikasi ini dibuat menggunakan software QGIS, penggunaan struktur HTML dan bahasa pemrograman javascript, serta menggunakan peta dasar Google Maps. Dengan mengguanakan webGIS diharapkan akan memudahkan masyarakat untuk monitoring hasil produksi padi hanya dalam aplikasi web. Dalam perhitungan hasil produksi padi dibuatlah empat parameter yaitu sedikit untuk hasil panen 0 – 499 ton, sedang untuk 500 – 2.999 ton, banyak untuk 3.000 – 14.999 ton, dan sangat banyak untuk >14.999 ton. Secara total, hasil produksi padi di Kabupaten Banjarnegara adalah 167.446 ton pada tahun 2020, 166.803,90 ton pada tahun 2021, dan 170.805,07 ton pada tahun 2022.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2023). Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2022, 5203031, 8-9.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjarnegara. (2023). Padi Sawah 2020–2022. Diakses pada 30 Desember 2023 dari banjarnegarakab.bps.go.id.

Cribb, R., Kahin, A. (2012). Kamus Sejarah Indonesia. Depok: Komunitas Bambu.

Republika. (2022, 11 Maret). Asal Usul Padi yang Ternyata Mulai Sebelum Masehi. Diakses pada 30 Desember 2023, dari https://literat.republika.co.id/posts/7 2621/asal-usul-padi-yang-ternyatamulai-masuk-ke-nusantara-ribuantahun-sebelum-masehi.

Published

2024-01-14

How to Cite

WEBGIS PEMETAAN HASIL PRODUKSI PADI KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2020-2022. (2024). Jurnal Media Akademik (JMA), 2(1). https://doi.org/10.62281/v2i1.110