ANALISIS PENGARUH NILAI TUKAR MATA UANG, INFLASI DAN GROSS NATIONAL PRODUCT TERHADAP HUTANG LUAR NEGERI DI 11 NEGARA ASEANTAHUN 2013 – 2023 DALAM PERSEPEKTIF EKONOMI ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.62281/v3i2.1621Keywords:
Inflansi, Ekonomi Islam, Gross National Product, Nilai Tukar Mata UangAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh nilai tukar mata uang, inflasi, dan Gross National Product (GNP) terhadap hutang luar negeri di 11 negara ASEAN selama 2013-2023. Hutang luar negeri merupakan isu krusial bagi negara berkembang, termasuk anggota ASEAN, karena dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi dan perkembangan sosial. Fokus penelitian ini adalah memahami hubungan antara variabel makroekonomi tersebut dalam perspektif ekonomi Islam, yang menekankan prinsip keadilan dan keberlanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, menggunakan data sekunder dari 11 negara ASEAN: Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste. Uji statistik seperti uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier dilakukan untuk menentukan model yang tepat. Hasil analisis bertujuan mengidentifikasi pengaruh masing-masing variabel independen terhadap hutang luar negeri. Hasil penelitian menunjukkan inflasi berpengaruh signifikan terhadap hutang luar negeri, dengan koefisien positif yang menunjukkan bahwa peningkatan inflasi mendorong negara mengambil lebih banyak utang untuk mendukung perekonomian. Sebaliknya, nilai tukar mata uang dan GNP tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Dalam perspektif ekonomi Islam, pentingnya pengelolaan utang luar negeri yang bijaksana dan berbasis syariah diungkapkan, menghindari riba dan memastikan utang digunakan untuk pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan utang harus mempertimbangkan inflasi dan penerapan prinsip ekonomi Islam untuk mencapai keberlanjutan dan keadilan.
Downloads
References
ASEAN, and UNCTAD. ASEAN Investment Report 2020-2021 Investing in Industry 4.0. ASEAN Secretariat, 2021. http://investasean.asean.org/files/upload/ASEAN%0AInvestment
%0AReport%0A2020-2021.pdf.
Bank Indonesia. “Pengelolaan Nilai Tukar Dan Aliran Modal Asing.” Bank Indonesia, 2016, 1–46. https://www.bi.go.id/id/bi- institute/policy-mix/core/Documents/Pengelolaan NT dan Aliran Modal Asing.pdf.
Cahyadin, Malik, and Lely Ratwianingsih. “External Debt, Exchange Rate, and Unemployment in Selected ASEAN Countries.” Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan 21, no. 1 (2020). https://doi.org/10.18196/jesp.21.1.5029.
David, Okosu Napoleon. “An Econometrics Analysis of the Impact Exchange Rate on Economic Growth of Nigeria.” African Journal of Economics and Sustainable Development 4, no. 3 (2021): 185–98. https://doi.org/10.52589/ajesd-ey7iwkd2.
Herliani, and Lestari Sukarniati. “Analisis Pengaruh Ekspor , Foreign Direct Investment (FDI), Nilai Tukar, Dan Inflasi Terhadap Cadangan Devisa Di Negara Asean-6 Tahun 2011-2022.” Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 1, no. 11 (2024): 217–25.
Kurniati, Herlina, and Yulistia Devi. “Pengaruh Flypaper Effect Pada Dana Alokasi Umum Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Belanja Daerah Provinsi Lampung Tahun 2016-2019 Dalam Perspektif Ekonomi Islam.” JES (Jurnal Ekonomi Syariah) 7, no. 2 (2022): 187–208.
Sugiyono, Dr. “Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D,” 2013.
Syafi’i, Imam, Fauzan Abdul Syakur, and Muhammad Ghafur Wibowo. “Pengaruh Utang Luar Negeri, Inflasi, Dan Pendapatan Negara Terhadap Pertumbuhan Ekonomi: Studi Di 6 Negara Asean.” WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi 2, no. 1 (2021): 36–43. https://doi.org/10.37058/wlfr.v2i1.2672.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ulfa Nurhasanah, Yulistia Devi, Muhammad Iqbal Fasa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









