MEKANISME PASAR DALAM EKONOMI ISLAM: DEFINISI, PRINSIP, DAN TANTANGAN

Authors

  • Aifatus Tya Meyfianti Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Author
  • Pristika Swartifarani Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Author
  • Maura Putri Ramadhani Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Author
  • Amalia Nuril Hidayati Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/v3i5.1855

Keywords:

Mekanisme Pasar, Ekonomi Islam, Prinsip pasar, Ibnu Taimiyah

Abstract

Artikel ini membahas konsep mekanisme pasar dalam perspektif ekonomi Islam, dengan menelusuri landasan normatif dari Al-Qur’an, hadis, dan pemikiran para ulama klasik seperti Ibn Taimiyah dan Abu Yusuf. Dalam Islam, pasar merupakan institusi penting yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang yang diatur oleh prinsip moral dan nilai-nilai syariah seperti kejujuran, keterbukaan, keadilan, dan kerelaan antar pihak. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian library research. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mekanisme pasar dalam Islam mengutamakan kebebasan menentukan harga berdasarkan penawaran dan permintaan, dengan nilai moral seperti kejujuran dan keadilan. Harga dianggap ketetapan Allah, sehingga intervensi pemerintah hanya untuk mencegah ketidakadilan, monopoli, dan praktik merugikan. Di era modern, tantangan seperti regulasi syariah dan monopoli memerlukan peran negara untuk mengawasi dan menjaga keadilan, sekaligus menegakkan nilai sosial dan moral dalam ekonomi. Mekanisme pasar diakui sebagai alat yang adil dalam pembentukan harga selama tidak terjadi praktik yang merusak seperti monopoli, penimbunan, dan asimetri informasi. Pemikiran Ibn Taimiyah menekankan peran permintaan dan penawaran dalam menentukan harga, sementara Abu Yusuf menyoroti ketentuan ilahiyah dalam fluktuasi harga. Tantangan utama dalam implementasi mekanisme pasar Islam di era modern terletak pada integrasi nilai syariah dengan dinamika ekonomi digital dan globalisasi, termasuk keterbatasan regulasi dan ketimpangan informasi. Dengan pendekatan yang adil dan etis, pasar Islami berpotensi menjadi alternatif sistem ekonomi modern yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, Afiqoh. dkk. Mekanisme Pasar Menurut Pemikiran Ibnu Taimiyyah dan Ibnu Khaldun. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 22-24.

Fauzia, Ika Yunia,dkk. (2014). Prinsip Dasar Ekonomi Islam. Jakarta: Prenada Media.

Gebhy, dkk. (2021). Mekanisme Pasar Islam. (Makassar: UIN Alauddin Makassar)

Ghafur, Abd. (2019). Mekanisme Pasar Perspektif Islam. 5(1), 8.

Hikmayahtun, Faizah, Siti, (2019). STRUKTUR PASAR DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Jurnal ilmu ekonomi islam, 3(2), 137

Irawan, M. (2015). Mekanisme Pasar dalam Konteks Idealita dan Realita (Studi Analisis Pemikiran Al-Ghazali dan Ibnu Taimiyah). Jebis 1(1), 74

P3EI. (2014). Ekonomi Islam. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Putra, Aryasatya, Abdullah , dkk. (2024). Relevansi dan Tantangan Penerapan Prinsip Ekonomi Syariah dalam Era Ekonomi Digital. Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum, 5(5), 508

Putri,R., Qolbi, N.F., dkk. (2024) Analisis Mekanisme Pasar dalam Islam: Prinsip, Etika Bisnis, dan Peran Pemerintah. Jurnal Ekonomi Revolusioner 7(12), 141

Rahmi, Ain. ( 2015) Mekanisme Pasar dalam Islam. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 4(2) 178

Sofiastuti, Nurriza, dkk. (2024). Mekanisme Pasar Dalam Islam sebagai Akselerasi Ekonomi Syariah: Tantangan dan Strategi. Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntasi, 1(2), 200-204

Wahyu, Bambang, (2011). GLOBALISASI DAN TANTANGAN BAGI SISTEM KEUANGAN ISLAM: PERSPEKTIF FILSAFAT EKONOMI ISLAM. Jurnal Ekonomi Islam Al-Infaq, 2(1), 10

Widiyawati, T. (2025). Implementasi Mekanisme Pasar Islam di Era Moderen. Stratego: Jurnal Manajemen Modern 7(1), 167

Published

2025-05-20

How to Cite

MEKANISME PASAR DALAM EKONOMI ISLAM: DEFINISI, PRINSIP, DAN TANTANGAN. (2025). Jurnal Media Akademik (JMA), 3(5). https://doi.org/10.62281/v3i5.1855