TANTANGAN DAN STRATEGI PEKERJA SOSIAL DALAM MENANGANI KELUARGA TUNAWISMA DENGAN ANAK-ANAK
DOI:
https://doi.org/10.62281/v3i5.1924Keywords:
Housing First, Tunawisma, Strategi Intervensi, Pekerja Sosial, Rehabilitasi SosialAbstract
Penelitian ini memiliki dua tujuan utama. Pertama adalah menganalisa tantangan dan strategi intervensi yang diterapkan oleh pekerja sosial atas masalah tunawisma. Kedua, fokus khusus kepada keluarga tunawisma dengan anak. Berdasarkan 20 jurnal ilmiah yang relevan, analisis lebih mendalam mengenai penyebab tunawisma dan peran pekerja sosial dilaksanakan dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematis. Ditemukan bahwa dalam proses penanganan, para pekerja sosial telah berperan sebagai fasilitator dan advokat. Tugas itu meliputi menghubungkan para tunawisma dengan layanan sosial penting yang diperlukan. Pendekatan ‘perumahan pertama’ dibuktikan sebagai intervensi yang sangat efektif. Namun, masih terdapat tantangan yang mungkin sulit untuk diatasi seperti dukungan kebijakan yang sangat terbatas, anggaran yang minim, dan stigma masyarakat sekitar. Kolaborasi dari banyak sektor dan keikutsertaan masyarakat dalam program ini sangat dibutuhkan. Usaha dan pendekatan menyeluruh menjadi saran yang dapat diambil dalam penelitian ini agar perubahan yang mencolok dapat dihasilkan dalam waktu yang lama. Perubahan yang dimaksud menciptakan layanan sosial untuk perkotaan.
Downloads
References
A, G. P., Apsari, N. C., & Mulyana, N. (2019). Penyandang disabilitas dalam dunia kerja. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(3), 234. https://doi.org/10.24198/focus.v1i3.20499
Bahlamar, A. R. U. (2023). Sidoarjo local government strategy in handling homelessness. JKMP (Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik), 11(2), 88–96. https://doi.org/10.21070/jkmp.v11i2.1752
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) Yogyakarta Indonesia, & Andari, S. (2020). Peran pekerja sosial dalam pendampingan sosial. Sosio Informa, 6(2). https://doi.org/10.33007/inf.v6i2.2200
Bintang, C. R., Komeni, W. H., Azhari, R. A., & Bustani, S. (2024). Peran pemerintah dalam upaya penanganan permasalahan gelandangan dan pengemis di kota jakarta. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 4(02), 974–984. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i02.5010
Ering, M., Bogar, W., & Mamonto, F. (2021). Implementasi program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni (Rs-rtlh) di kota tomohon. Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan Dan Ilmu Administrasi Negara, 2(2), 32–39. https://doi.org/10.53682/administro.v2i2.1686
Fikriryandi Putra, Hasanah, D. S. A., & Nuriyah, E. H. (2025). Pemberdayaan anak jalanan di rumah singgah. Share Social Work Jurnal, 5(1), 52–55.
Fitriani, Y., Mirnawati, M., Anzani, R. D., & Dewanti, A. A. (2024). Collaborative governance dalam tata kelola pekerja migran indonesia di era society 5. 0. Jurnal Administrasi Politik Dan Sosial, 5(3), 255–264. https://doi.org/10.46730/japs.v5i3.183
Hadi, S., Imsiyah, N., & Alkornia, S. (2019). Efektifitas program pendidikan nonformal terhadap pemberdayaan gelandangan dan pengemis di lingkungan pondok sosial kabupaten jember. Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 3(1), 27. https://doi.org/10.19184/jlc.v3i1.13530
Ibnu Santoso, B., Yulyana, E., & Lina Aryani. (2022). Manajemen strategi dinas sosial dalam menangani permasalahan tuna sosial di kota bekasi(Studi pada penanganan gelandangan, pengemis, dan anak jalanan). Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 8(2), 213–223. https://doi.org/10.25157/moderat.v8i2.2699
Irena, A., Hertati, L., Hendarmin, R., & Romri, A. (2022, September). Kuliah kerja lapangan tematik mendukung MBKM mahasiswa Indo Global Mandiri mendampingi para tunawisma bertahan hidup pada perkumpulan SIKH di Australia Barat. Portal Riset dan Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(1), 40–51.
Jahidin, A., & -, S. (2017). Model sistem rujukan gelandangan dan pengemis di camp assesment dinas sosial diy. EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 6(1), 39–54. https://doi.org/10.15408/empati.v6i1.9781
Makky, K., Rahman Hakim, A., & Asto Aji An’amta, D. (2023). Peran dinas sosial dalam mendampingi masyarakat pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (Ppks) di kota banjarbaru. Huma: Jurnal Sosiologi, 2(1), 42–51. https://doi.org/10.20527/h-js.v2i1.37
Maryatun, M., Tri Raharjo, S., & Muhammad Taftazani, B. (2022). Kebijakan penanganan gelandangan pengemis berbasis panti untuk keberfungsian sosial pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial(Ppks)(Studi pada panti pelayanan sosial pengemis gelandangan orang terlantar mardi utomo semarang). Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi, 13(2), 103–117. https://doi.org/10.23969/kebijakan.v13i2.5208
Merlindha, A., & Hati, G. (2015). Upaya rehabilitasi sosial dalam penanganan gelandangan dan pengemis di provinsi dki jakarta. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 16(1). https://doi.org/10.7454/jurnalkessos.v16i1.67
Pasaribu, S. (2024). Collaborative governance dalam penanganan gelandangan dan pengemis di Kota Batam. Progres: Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 2(1), 122–139.
Pratama Afjan, W. Y., & Hayat, H. (2023). Implementasi peraturan daerah no 9 tahun 2013 tentang penanganan anak jalanan, gelandangan dan pengemis(Studi pada dinas sosial kota malang). Journal Publicuho, 6(2), 549–559. https://doi.org/10.35817/publicuho.v6i2.156
Rahayu, M., Munawarah, H., Sriyani, S., Septiani, R. E. P., Putri, L. T., Pratiwi, M., Julianto, Y., Rizka, R., Sembiring, V. A., & Irfan, M. (2022). Peran pekerja sosial dalam rehabilitasi sosial pada penyandang disabilitas mental di Panti Sosial Bina Laras Pambelum. Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop, 2(2), 14–19.
Salsabila, Q., Gabriela Purba, & Selvia Evayanti Saragih. (2022). Peran dinas sosial dalam menanggulangi gelandangan dan pengemis di kota tanjungpinang. Jurnal Administrasi Politik Dan Sosial, 3(3), 132–141. https://doi.org/10.46730/japs.v3i3.85
Sihombing, E. A. P., Yuliani, D., & Windriyanti, W. (2020). Pelaksanaan program rehabilitasi sosial bagi gelandangan dan pengemis di balai rehabilitasi sosial gelandangan dan pengemis di pulau jawa. Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos), 2(2). https://doi.org/10.31595/rehsos.v2i2.310
Sudiarti, S., & Nasution, E. I. (2022). Analysis of the role of social services in handling homeless beggars (Gepeng) in medan city(Case study of medan city social service). Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Dan Keuangan, 3(3). https://doi.org/10.53697/emak.v3i3.610
Tenri, A. (2021). Peran dinas sosial dalam penanganan odgj (Orang dengan gangguan jiwa) kecamatan polewali kabupaten polewali mandar. MITZAL (Demokrasi, Komunikasi Dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 6(2), 179. https://doi.org/10.35329/mitzal.v6i2.2154
Ulumudin, A., Juliasih, L., & Kurniawan, A. (2021). Evaluasi program penanganan gelandangan dan pengemis di kabupaten garut. Jurnal Pembangunan Dan Kebijakan Publik, 12(1), 52–65. https://doi.org/10.36624/jpkp.v12i1.122
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zalfa Jiyan Halim, Yani Achdiani, Sarah Nurul Fatimah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









