PERAN KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN
DOI:
https://doi.org/10.62281/v3i6.2015Keywords:
Kurikulum Merdeka, Kualitas Pembelajaran, Peran KurikulumAbstract
Kurikulum Merdeka merupakan sebuah inovasi dalam sistem pendidikan Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui pendekatan yang lebih adaptif, kontekstual, dan berpusat pada kebutuhan siswa. Kurikulum ini menawarkan fleksibilitas bagi satuan pendidikan dan guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik, potensi, dan minat peserta didik. Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih bermakna, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan nyata siswa. Salah satu keunggulan Kurikulum Merdeka adalah penekanan pada pembentukan karakter dan penguatan keterampilan abad ke-21 melalui proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kurikulum ini juga mendorong pendekatan diferensiasi, di mana guru dapat menyesuaikan materi, proses, dan produk pembelajaran berdasarkan kesiapan dan gaya belajar siswa. Pendekatan ini dinilai mampu mendorong partisipasi aktif peserta didik dan meningkatkan hasil belajar secara menyeluruh. Penelitian ini dilakukan melalui metode studi literatur, dengan menelaah berbagai teori, hasil penelitian terdahulu, serta referensi pustaka terkait implementasi Kurikulum Merdeka. Berdasarkan hasil kajian, Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif, kreatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi. Namun, pelaksanaan Kurikulum Merdeka masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, belum meratanya pelatihan guru, serta ketimpangan akses teknologi, terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, sekolah, pendidik, dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi hambatan tersebut. Dengan dukungan yang optimal, Kurikulum Merdeka diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih humanis, kontekstual, dan mampu mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Downloads
References
Adnyana, I. S. (2022). Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Melalui Pembelajaran Bahasa dan Sastra. PEDALITRA II: Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 2(1), 28-36.
Alimuddin J.(2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri Sindangsari: Studi Kasus Pelaksanaan Asesmen Diagnostik dan Modul Ajar.Jurnal Ilmiah Kontekstual
Alimuddin, A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Alimuddin, J. (2023). Implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL, 4(02), 67-75.
Aprima, D. (2022). Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pelajaran Matematika SD. Cendikia: Media Jurnal Pendidikan, 6(1), 45-56.
Awali, S. N., & Andaryani, E. T. (2024). Kemerdekaan Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka: Implikasi bagi Peserta Didik. Yogyakarta: Gema Pendidikan.
Burhanuddin, & Pohan, J.E. (2021). Kurikulum: Konsep dan Pengembangan. Malang: Literasi Nusantara. Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbudristek. (2023). Kurikulum Merdeka Belajar: Pedoman Pemulihan Pembelajaran. Jakarta: Kemendikbudristek.
Fitriana, L., dkk. (2022). Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Kurikulum Merdeka. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Gede Agus Siswadi. (2024). Filsafat Pendidikan di Balik Kurikulum Merdeka. Jakarta: Pustaka Pendidikan.
Haryati, T. (2012). Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 22-30.
Kemendikbudristek. (2022). Platform Merdeka Mengajar: Panduan dan Implementasi. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Mardiana, M., & Emmiyati, E. (2024). Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran: Evaluasi dan pembaruan. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 10(2), 121-127.
Mukhibat, F., Fitri, A., & Hartati, R. (2018). Optimalisasi Pembelajaran Melalui Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jurnal Pendidikan dan Inovasi, 5(2), 45-56.
Nursafinah, S., Aisah, S., & Pricilia, H. (2024). Peran kurikulum merdeka untuk memajukan kualitas pembelajaran di sekolah. Karimah Tauhid, 3(8), 9050-9059.
Nursafinah, S., dkk. (2020). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Sekolah. Jakarta: Pustaka Edukasi.
Prasetyo, B. (2013). Indikator Kualitas Pembelajaran: Perspektif Teori dan Praktik. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(2), 56-67.
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y.S., Hernawan, A.H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319.
Sadewa, A. (2022). Perubahan Kurikulum Pendidikan: Kebutuhan dan Prinsip. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(1), 12-20.
Sadiman, A.S. (2022). Peran Guru dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Proyek: Perspektif Pendidikan Modern. Jurnal Pendidikan Inovatif, 14(2), 45-56.
Sammi, J. A., & Amir, A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Pariaman. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 22916–22927.
Sari, Milya dan Asmendri, “Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA,” Natural Science : Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA 6, no. 1 (2020): hlm. 43.-60.
Sitorus, M. (2023). Karakteristik dan Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan Modern, 6(3), 34-42.
Suharsono, A. , & M. G. (2018). Kurikulum Merdeka Sebagai Solusi Pengembangan Pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan.
Sutrisno, H. (2022). Kurikulum Pendidikan di Era Digital. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Yunaini, M., dkk. (2022). Pembelajaran Berpusat pada Siswa dalam Kurikulum Merdeka. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.
Yunaini, N., Rukiyati, R., Prabowo, M., Hassan, N. M., & Hermansyah, A. K. (2022). The concept of the independent learning curriculum (Merdeka Belajar) in elementary schools in view progressivism educational philosophy. JIP Jurnal Ilmiah PGMI, 8(2), 95-105.
Zulaiha, S., Meldina, T., & Meisin. (2022). Problematika Guru Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 9(1), 163-177.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Femia Rizky, Syerli Nitami, Ermita, Fifin Wildanah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









