TRADISI HARI DUKA ASYURA SEBAGAI IDENTITAS BERAGAMA KOMUNITAS SYIAH DI KOTA DENPASAR
DOI:
https://doi.org/10.62281/c9daj175Keywords:
Asyura, Artikulasi, Identitas Beragama, Komunitas SyiahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunitas Muslim Syiah di Kota Denpasar mengartikulasikan identitas keagamaannya melalui perayaan Hari Duka Asyura, serta bagaimana respon masyarakat sekitar terhadap praktik tersebut. Sebagai kelompok minoritas ganda, baik dalam konteks internal umat Islam maupun dalam struktur sosial mayoritas Hindu di Bali, komunitas Syiah menghadapi tantangan dalam meneguhkan eksistensinya. Melalui perayaan Asyura, mereka tidak hanya menjalankan tradisi keagamaan, tetapi juga membangun ruang ekspresi nilai spiritual, sejarah perjuangan, dan solidaritas sosial yang memperkuat identitas kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teori strukturasi Anthony Giddens digunakan untuk menganalisis interaksi antara tindakan komunitas dengan struktur sosial di sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hari Duka Asyura menjadi medium penting untuk memperkuat solidaritas internal, menciptakan legitimasi sosial, dan memperluas ruang dialog antar agama. Dengan demikian, perayaan Asyura tidak hanya berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga sebagai strategi kultural yang relevan dalam membangun harmoni sosial di tengah masyarakat Bali yang plural.
Downloads
References
Durkheim, E. (1995). The elementary forms of religious life. New York: Free Press.
Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. New York: Basic Books.
Giddens, A. (1984). The constitution of society: Outline of the theory of structuration. Berkeley: University of California Press.
Khairuddin. (2015). Sejarah dan perkembangan Islam Syiah di Indonesia. Yogyakarta: LKiS.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Putra, D. (2022). Landasan teologi dalam tradisi Asyura masyarakat Syiah di Desa Pasirhalang. Jurnal Pendidikan Islam dan Umum, 4(1), 45–56. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
Rakhmat, J. (2007). Menyelami makna-makna: Renungan seputar ajaran Ahlulbait. Bandung: Mizan.
Rakhmat, J. (2013). Islam alternatif: Ceramah-ceramah di kampus. Bandung: Mizan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ali Murtadha Alaydrus (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









