KESETARAAN DAN KEBEBASAN PEREMPUAN: STRATEGI MELAWAN DISKRIMINASI SERTA ANCAMAN PATRIARKI
DOI:
https://doi.org/10.62281/psmted18Keywords:
Kesetaraan Gender, Patriarki, Diskriminasi, Pemberdayaan Perempuan, Literasi DigitalAbstract
Kesetaraan gender dan kebebasan perempuan merupakan isu fundamental dalam pembangunan sosial yang masih menghadapi tantangan serius di Indonesia. Meskipun berbagai kebijakan dan program telah diupayakan untuk mendorong keadilan gender, praktik diskriminasi berbasis gender dan dominasi sistem patriarki tetap bertahan dalam dimensi struktural, kultural, dan regulatif. Indeks Pembangunan Gender (IPG) Indonesia pada tahun 2023 hanya mencapai 91,85, sementara Indeks Ketimpangan Gender (IKG) meski menurun menjadi 0,447, masih memperlihatkan adanya kesenjangan substantif dalam partisipasi politik, akses ekonomi, dan kesehatan reproduksi. Selain itu, Komnas Perempuan mencatat masih adanya ratusan regulasi diskriminatif, dan data Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024 menunjukkan satu dari empat perempuan pernah mengalami kekerasan fisik maupun seksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggali pengalaman, narasi, serta strategi perempuan dalam menghadapi diskriminasi dan ancaman patriarki. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi patriarki terus direproduksi melalui norma budaya, praktik sosial, serta regulasi yang membatasi kebebasan perempuan. Namun, strategi perlawanan juga berkembang, antara lain melalui pemberdayaan ekonomi, peningkatan pendidikan, jejaring solidaritas, dan pemanfaatan literasi digital sebagai arena advokasi dan kampanye kesadaran publik. Temuan ini menegaskan bahwa kesetaraan dan kebebasan perempuan tidak dapat dicapai melalui kebijakan formal semata, melainkan memerlukan intervensi multi-level yang mengintegrasikan harmonisasi regulasi, penegakan hukum, transformasi nilai sosial, serta penguatan kapasitas perempuan. Dengan kolaborasi negara, masyarakat sipil, dan komunitas lokal, perjuangan melawan diskriminasi berpotensi menghasilkan perubahan struktural yang berkelanjutan menuju masyarakat yang lebih adil, setara, dan inklusif.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Indeks pembangunan gender dan indeks ketimpangan gender Indonesia tahun 2023. Badan Pusat Statistika.
Jovani, A. (2025a). Menggugat Patriarki: Refleksi dan Perjuangan Melawan Ketidakadilan Gender. Jurnal INADA: Kajian Perempuan Indonesia Di Daerah Tertinggal, Terdepan, Dan Terluar, 8(1), 49. https://doi.org/10.33541/ji.v8i1.7260
Jovani, A. (2025b). Pendidikan gender dan transformasi sosial: Strategi menghadapi patriarki. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Budaya, 2(11), 317.
KemenPPPA. (2024). Survei pengalaman hidup perempuan nasional 2024. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Komnas Perempuan. (2023). Catatan tahunan Komnas Perempuan 2023: Regulasi diskriminatif terhadap perempuan di Indonesia. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan.
Lexy J Moleong. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Marfu’ah, U., & Kusuma, A. D. (2024). Pemikiran dan Konsep Kesetaraan Gender dalam Teori. Journal of Science and Social Research, 7(3), 204.
Marzuki. (2021). Implementasi Teori Gender dalam Pembangunan. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 7(4), 211.
Maulida, H. (2021). Perempuan dalam kajian sosiologi gender: Konstruksi peran sosial, ruang publik, dan teori feminis. Polikrasi: Journal of Politics and Democracy, 1(1), 47.
Mujtahid, M., Assidiqi, A. H., & Sadiyah, D. (2023). Perspective on Fatima Mernissi’s Position of Thought on Indonesian Women’s Leadership in the 21st Century. An-Nisa Jurnal Kajian Perempuan Dan Keislaman, 16(2), 171–182. https://doi.org/10.35719/annisa.v16i2.175
Nugroho, Y., & Sari, D. (2023). Literasi Digital dan Advokasi Perempuan di Era Media Sosial. Jurnal Komunikasi Dan Gender, 15(2), 115–130.
Rinaldi Rinaldi, & Yulfa Lumbaa. (2024). Kesetaraan Gender “Perjuangan Perempuan dalam Menghadapi Diskriminasi.” TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 2(3), 242–251. https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i3.1107
Rohman, A., Rusmiwari, S., & Hermawan, A. (2022). STRATEGI PEMBERDAYAAN UNTUK MENGIKIS DISKRIMINASI TERHADAP KAUM PEREMPUAN. REFORMASI, 12(2), 241–250. https://doi.org/10.33366/rfr.v12i2.3736
Setneg. (2023). Laporan evaluasi peraturan perundang-undangan yang diskriminatif terhadap perempuan. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Umrah. (2025). Laporan penelitian keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan desa di Indonesia. UMRAH Press.
UN Women. (2024). Progress on the Sustainable Development Goals: Gender Snapshot 2024. United Nations.
Universitas Pahlawan. (2025). Konstruksi sosial dan subordinasi perempuan: Studi kualitatif di Medan dan Deli Serdang. In Universitas Pahlawan. Universitas Pahlawan Press.
Wijaya, I. Y., & Loviona, L. P. (2021). Kapitalisme, Patriarki dan Globalisasi: Menuju Langgengnya Kekerasan Berbasis Gender Online. Jurnal Wanita Dan Keluarga, 2(1), 52–64. https://doi.org/10.22146/jwk.2243
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maharani Wijaya, Feyza Az Zahra, Shabira Fadhlina Amini, Azzara Nabilla, Ulfa Zahra Umniyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









