FENOMENA HEALING DAN SELF-LOVE GENERASI Z DALAM TINJAUAN PSIKOTERAPI TASAWUF
DOI:
https://doi.org/10.62281/z0xge824Keywords:
Healing, Self-Love, Generasi Z, Psikoterapi Tasawuf, Self-HealingAbstract
Generasi Z semakin rentan terhadap stres, kecemasan, dan depresi akibat tekanan akademik, persaingan sosial, ketidakstabilan ekonomi, serta pengaruh besar media digital. Sebagai respons, muncul tren healing dan self-love yang dipandang sebagai cara untuk mengatur emosi dan mengatasi gangguan psikologis. Namun, praktik ini sering kali bersifat dangkal dan hanya berfokus pada kepuasan instan, sehingga berpotensi menjerumuskan pada individualisme dan hedonisme. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menelaah literatur yang relevan mengenai kesehatan mental, tasawuf, dan psikoterapi. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasawuf menawarkan kerangka holistik yang lebih dalam untuk memahami healing dan self-love. Healing tidak hanya dimaknai sebagai pemulihan emosional, tetapi juga perjalanan spiritual melalui tahapan takhalli (penyucian), tahalli (penghiasan diri dengan sifat baik), dan tajalli (penyingkapan ilahiah), yang menuntun jiwa menuju ketenangan (nafs al-muthmainnah). Sementara itu, self-love dalam psikologi tasawuf dipahami sebagai ma’rifat al-nafs (pengenalan diri), yang mengarahkan manusia pada ma’rifatullah (pengenalan kepada Allah). Praktik muhasabah (introspeksi), muraqabah (kesadaran akan pengawasan Allah), dzikir, dan shalat menjadi metode self-healing yang autentik karena mampu menyeimbangkan kesehatan mental sekaligus pertumbuhan spiritual. Dengan demikian, tasawuf menghadirkan model healing dan self-love yang berkelanjutan bagi Generasi Z, tidak hanya meredakan stres tetapi juga menumbuhkan kedekatan dengan Allah.
Downloads
References
Abdul Rozak Ali Maftuhin, and Syamsurizal Yazid. “Zikir Dan Ketenangan Jiwa: Kajian Psikologis.” Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 2, no. 1 (2024): 227–42. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v2i1.365.
Afifah, Faradila Nur. “Mencintai Diri Sendiri Dalam Al-Qur’an Dan Implikasinya Terhadap Kesehatan Mental (Analisis Penafsiran Ayat-Ayat Self-Love Dengan Pendekatan Psikologi),” 2025. http://digilib.uinsa.ac.id/57975/2/Faradila Nur Afifah_E03218010.pdf.
Arifinsyah, Arifinsyah, Parima Sari, and Siti Ismahani Ismahani. “Konsep An-Nafs Menurut Tafsir Ibnu Katshir Dan Tafsir Ilmi.” Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies 2, no. 2 (2023): 219–38. https://doi.org/10.56672/alwasathiyah.v2i2.94.
Astuti, Devina Widi, and Faqih Purnomosidi. “Implementasi Self Love Pada Remaja.” Batara Wisnu Journal : Indonesian Journal of Community Services 3, no. 2 (2023): 327–33.
Bakri, Syamsul, and Ahmad Saifuddin. “Sufi Healing: Integrasi Tasawuf Dan Psikologi Dalam Penyembuhan Psikis Dan Fisik.” PT RajaGrafindo Persada `1, no. 1 (2019).
Halik, Halik, Muhammad Ilyas Y, Nurul Hikmah Suhafid, La Ode Muhammad Agus Sapdiman, Dini Putri Sari, and Muhammad Ilyas Y. “Teknik Self-Healing Perspektif Al-Qur’an Dan Sunnah Mengatasi Mental Health Disorder Pada Mahasiswa.” SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah 2, no. 11 (2023): 4685–92. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i11.1780.
Hayat, Teten J. Terapi Dzikir: Epistemologi Healing Sufi. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 2021.
Isdianto, Andik, Nuruddin Al Indunissy, and Novariza Fitrianti. “Shalat Dan Kesehatan Mental : Tinjauan Psikospiritual Terhadap Pengurangan Stres Dalam Perspektif Islam Islamic Prayer And Mental Health : A Psychospiritual Review Of Stress Reduction Through Shalat” 1, no. 2 (2025): 478–94.
Isnaeni, Herliyana. “The Role Of Quantum Healing In Psychological Wellbeing.” Asian Journal of Social and Humanities 3, no. 11 (2025): 1964–69. https://doi.org/10.59888/ajosh.v3i11.599.
———. “The Role Of Self-Compassion In Psychological Conditions: Narrative Literature Review In Indonesian Research Participants.” Jurnal Indonesia Sosial Teknologi 4, no. 10 (2023): 1663–71. https://doi.org/10.59141/jist.v4i10.767.
Khalish, Naufal. “Alasan Utama Gen Z Rentan Kena Masalah Mental Menurut Studi.” Article, Rumah Sakit Jiwa Ach, January 12, 2024.
Levine, Glenn N., MD, FAHA, Chair, and Beth E. Cohen. “Psychological Health, Well-Being, and the Mind-Heart-Body Connection: A Scientific Statement From the American Heart Association | Circulation.” Circulation Aha Scientific Statement Journals 143, no. 10 (2021): 63–83. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000947.
Lirboyo, UIT. “Healing Dalam Perspektif Islam.” Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, 2024. https://pasca.uit-lirboyo.ac.id/healing-dalam-perspektif-islam/.
Martua, Sahat, and Rakhmi Mashita. “Pengaruh Psikoterapi Shalat Terhadap Peningkatan Self Efficacy Selama Penyelesaian Tugas Akhir Pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.” Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik 4, no. 1 (2022): 60–64.
Mutmainah. “Metode Muhasabah: Analisis Pendekatan Psikologi Sufistik Perspektif Al–Ghazali.” Pendidikan Dan Pranata Islam STAI Syichona Moh. Cholil Bangkalan 12, no. 1 (2021): 41–51.
Muzaka, Maimun, Lutfah Mukaromah, Universitas Islam, Negeri Raden, and Mas Said. “Konsep Permasalahan Psikologis Pada Gen-Z : Solusi Qur ’ Ani” 5, no. 1 (2025): 71–85.
Nadia Rani, Elsa, Irgiano Sulistiawan, Resky Dwi Yunita, Rizqi Alif Ifsyaussalam, Vera Ariyani, and Yoga Dwi Wijaya. “Pentingnya Self Love Serta Cara Menerapkannya Dalam Diri.” Science and Education Journal (SICEDU) 1, no. 2 (2022): 480–86. https://doi.org/10.31004/sicedu.v1i2.70.
Nasution, Zahrona. “Salat Sebagai Terapi Self-Healing (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Salat Dalam Tafsir Al-Azhar Karya Hamka).” UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2024. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/67682/.
Nur, Faisal Muhammad. “Muraqabah Dalam Perspektif Tarekat Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah Al-Kurdiyah.” Jurnal Pemikiran Islam 1, no. 1 (2021): 16–29. https://doi.org/10.22373/jpi.v1i1.10353.
Penyusun, Tim. “Sering Salah, Ini Arti Healing Dalam Psikologi Sesungguhnya!” Telkom University, 2023. https://smb.telkomuniversity.ac.id/cerita-telutizen/sering-salah-ini-arti-healing-dalam-psikologi-sesungguhnya/.
Qasanah, Anistiawati Bulandari, and Umar Faruq Thohir. “Konsep Sabar Dan Shalat Perspektif Tafsir Al-Misbah Sebagai Self-Healing.” At-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual Tafsir 1, no. 1 (2024): 103–19. https://doi.org/10.21154/tafasir.v1i1.9534.
Rahmatika, Saila, Abd Rozaq, and Ulil Fauziyah. “Konsep Self-Healing Perspektif Al-Qur’an Dan Psikologi (Studi Atas Surah Al-Muzammil 1-10).” Jurnal Hukum Islam 9, no. 2 (2023): 2548–5903. https://doi.org/10.55210/assyariah.v9i2.1063ps.
Satriya, Dimas. “Fenomena Healing Di Kalangan Gen Z: Antara Self-Love Dan Gaya Hidup Konsumtif - Kulturnativ,” September 8, 2025. https://www.kulturnativ.com/lifestyle/7015877054/fenomena-healing-di-kalangan-gen-z-antara-self-love-dan-gaya-hidup-konsumtif.
Setiyawati, Diana. “Masalah Kesehatan Mental, Apakah Hanya Monopoli Gen Z ?” UGM Online, September 28, 2025.
Thoyibah, Firda Amalia, and Surawan. “Budaya Healing Di Kalangan Mahasiswa Gen Z: Telaah Terhadap Regulasi Emosi Dalam Konteks Sosial Modern.” Al-Irsyad Jurnal Bimbingan Konseli Islam 7, no. 1 (2025): 23–44. https://doi.org/10.24952/bki.v7i1.16097.
UsaiFani, Nuris Shofa. “Self-Love Dari Sudut Pandang Psikologi: Seni Menerima Diri Sendiri Dan Menjaga Kesehatan Mental,” June 30, 2025. https://psikologi.umsida.ac.id/self-love-dari-sudut-pandang-psikologi/.
Wikipedia. “Zikir.” Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia bebas, 2025. https://id.wikipedia.org/wiki/Zikir.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Ainy Alsyah, Sinta Indah Sari, Herliyana Isnaeni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









