FENOMENA CAMPUR KODE DALAM INTERAKSI KELUARGA UENO FAMILY SEBAGAI REPRESENTASI IDENTITAS BUDAYA MULTIBAHASA DALAM MEDIA DIGITAL

Authors

  • Nabila Mayang Siwi Universitas Muhammadiyah Purworejo Author
  • Joko Purwanto Universitas Muhammadiyah Purworejo Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/fd2gnn47

Keywords:

Campur Kode, Identitas Budaya, Keluarga Multibahasa, Youtube, Sosiolinguistik Digital

Abstract

Fenomena penggunaan bahasa dalam keluarga yang menggunakan berbagai bahasa menjadi topik yang penting dalam sosiolinguistik, terutama dalam konteks keluarga diaspora yang hidup di lingkungan dengan bahasa dominan yang berbeda dari bahasa asal mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bentuk campur kode yang muncul dalam percakapan keluarga Ueno Family pada video YouTube berjudul “Sepedahan Sore Hari! ! Ritsuki Ditinggal Ngumpet” serta menganalisis bagaimana campur kode tersebut mencerminkan identitas budaya multibahasa di platform digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat untuk mengumpulkan data. Analisis dilakukan berdasarkan teori campur kode oleh Nababan (1993) dan pendekatan analisis interaktif oleh Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk campur kode yang terdapat adalah penyisipan kata, frasa, dan klausa dari bahasa Jawa dan Jepang ke dalam bahasa Indonesia yang menjadi bahasa utama dalam percakapan. Penggunaan bahasa Jepang lebih dominan dalam situasi fungsional seperti memberikan instruksi atau larangan, sedangkan bahasa Indonesia dan Jawa lebih sering digunakan dalam konteks emosional dan keintiman keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa campur kode dalam keluarga Ueno Family berfungsi tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya hibrida yang terbentuk melalui interaksi antarbudaya dan media digital. Dengan demikian, campur kode berperan sebagai alat untuk mewariskan bahasa dan budaya Indonesia–Jawa kepada anak-anak diaspora di era globalisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal (Edisi Revisi). Rineka Cipta.

Fajri, R. (2024). Campur kode pada konten keluarga diaspora Indonesia di media sosial: Sebuah strategi identitas budaya. Jurnal Bahasa dan Masyarakat, 12(1), 55–67.

Fishman, J. A. (1972). The sociology of language: An interdisciplinary social science approach to language in society. Newbury House.

Grosjean, F. (2010). Bilingual: Life and reality. Harvard University Press.

Hoffman, C. (1991). An introduction to bilingualism. Longman.

Lestari, D. P. (2021). Campur kode dalam keluarga bilingual di Malang: Analisis fungsi dan konteks sosial. Jurnal Lingua Cultura, 15(2), 101–110. https://doi.org/10.1234/jlc.2021.15.2.101

Nababan, P. W. J. (1993). Sosiolinguistik: Suatu pengantar. Gramedia Pustaka Utama.

Utami, S. A. (2022). Alih kode pada konten media sosial TikTok sebagai representasi identitas digital generasi muda. Jurnal Ranah Bahasa, 11(2), 145–157.

Wulandari, N., & Rahmawati, F. (2023). Campur kode dalam vlog keluarga di YouTube sebagai ekspresi keakraban dan afiliasi sosial. Jurnal Ranah Bahasa, 12(1), 67–78.

Published

2025-11-10

How to Cite

FENOMENA CAMPUR KODE DALAM INTERAKSI KELUARGA UENO FAMILY SEBAGAI REPRESENTASI IDENTITAS BUDAYA MULTIBAHASA DALAM MEDIA DIGITAL. (2025). Jurnal Media Akademik (JMA), 3(11). https://doi.org/10.62281/fd2gnn47