PENGARUH SENAM QIGONG TERHADAP KECEMASAN PADA LANSIA WANITA DI PSTW 3 JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.62281/f15nd737Keywords:
Senam Qigong, Kecemasan, Lansia, Geriatric Anxiety ScaleAbstract
Proses penuaan menyebabkan penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial yang dapat menimbulkan kecemasan pada lansia. Kecemasan yang tidak ditangani dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup lansia. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif untuk mengurangi kecemasan adalah senam Qigong, yaitu latihan yang menggabungkan gerakan tubuh, pernapasan, dan meditasi guna menyeimbangkan energi serta menenangkan pikiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam Qigong terhadap tingkat kecemasan pada lansia wanita di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta. Desain penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan rancangan Pre-Test dan Post-Test. Sampel sebanyak 20 lansia wanita berusia 60–74 tahun dipilih secara purposive sampling. Kecemasan diukur menggunakan Geriatric Anxiety Scale (GAS) sebelum dan sesudah intervensi senam Qigong selama 8 minggu dengan frekuensi satu kali per minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Skor kecemasan rata-rata menurun dari 19,85 menjadi 9,90 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05), menandakan adanya pengaruh signifikan. Kesimpulan: Senam Qigong berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada lansia wanita di panti sosial tersebut
Downloads
References
Annisa, D., & Ifdil, I. (2016). Kecemasan pada lanjut usia (lansia). Padang: Universitas Negeri Padang. https://doi.org/10.24036/02016641026-0-00
Chang, P. S., Yeung, A., & Lam, L. (2017). Qigong exercise for health and wellness. Journal of Traditional Chinese Medicine, 37(1), 12–18. https://doi.org/10.1016/S0254-6272(17)30026-5
Chow, Y. W., Tsang, H. W., & Fung, K. M. (2012). The effects of Qigong on reducing stress and anxiety and enhancing body–mind well-being. Complementary Therapies in Medicine, 20(1), 59–64. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2011.10.007
Javaid, M., Singh, A., & Shah, R. (2023). Global prevalence of anxiety disorders among males and females: A comparative study. Frontiers in Psychiatry, 14(5), 412–420. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2023.1105423
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://doi.org/10.6066/journal.riskesdas.2013
Pangapuli, S., & Sri, R. (2021). Gender differences in anxiety and depression among elderly patients. Indonesian Journal of Geriatric Nursing, 9(2), 88–94. https://doi.org/10.31219/osf.io/3nxyv
Putri, L., & Wahyuni, R. (2021). Validitas dan reliabilitas Geriatric Anxiety Scale versi Bahasa Indonesia. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 10(2), 133–140. https://doi.org/10.7454/jpkkm.v10i2.271
Salmiyati, S., & Endarwanti, E. (2022). Pengaruh senam Qigong terhadap tingkat kecemasan lansia di BPSTW Unit Budi Luhur Yogyakarta. Jurnal Kesehatan dan Keperawatan, 14(1), 45–52. https://doi.org/10.32584/jkk.v14i1.2435
Suwanto, A., Rahmawati, D., Nugroho, B., & Handayani, T. (2020). Psikologi Kesehatan dan Penuaan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Wang, Y., Liu, H., & Zhang, J. (2023). Physiological benefits of Qigong exercise in elderly populations: A systematic review. Geriatric Medicine Journal, 29(2), 134–142. https://doi.org/10.1016/j.gerimed.2023.134142
World Health Organization. (2024). Global report on ageing and health. Geneva: WHO Press. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(24)01833-7
Yang, X., Chen, H., & Wu, L. (2021). Neuroendocrine and psychological effects of Qigong exercise: A review. Complementary Therapies in Medicine, 57(2), 102–109. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2021.102109
Yeung, A., Chan, J. S., & Cheung, J. (2018). Effects of Qigong on anxiety, depression, and stress: A meta-analysis. BMC Complementary and Alternative Medicine, 18(1), 47–56. https://doi.org/10.1186/s12906-018-2104-1
Zhang, L., Chen, Y., & Wu, Y. (2024). The neurological mechanisms of Qigong on stress reduction. Frontiers in Neuroscience, 18(3), 214–226. https://doi.org/10.3389/fnins.2024.021422
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alif Sri Wahono, Robiatun Amaliyah Ranti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









