KONTEKSTUALISAI HADIS ANJURAN BERSIWAK: STUDI FIQIH AL-HADIS DAN IPLIKASINYA DALAM PROMOSI KESEHATAN GIGI MODERN
DOI:
https://doi.org/10.62281/e0y72y95Keywords:
Siwak, Salvadora persica, Hadis SainsAbstract
Plak gigi dan pertumbuhan mikroorganisme patogen merupakan penyebab utama karies dan penyakit periodontal. Siwak (Salvadora persica), yang dikenal sebagai chewing stick atau sikat gigi alami, telah digunakan secara tradisional selama berabad-abad dalam budaya Muslim untuk kebersihan mulut. Penelitian ilmiah modern menunjukkan bahwa siwak mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai agen terapeutik. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mensintesis temuan-temuan ilmiah mengenai efektivitas siwak, baik secara mekanik maupun kimiawi, dalam menurunkan indeks plak dan menghambat pertumbuhan bakteri rongga mulut. Sintesis dari berbagai jurnal menunjukkan bahwa siwak (Salvadora persica) secara konsisten efektif dalam menurunkan indeks plak. Efek ini diyakini berasal dari dua mekanisme: (1) Efek mekanik dari serat-serat batang siwak yang berfungsi layaknya sikat g igi, dan (2) Efek kimiawi dari pelepasan senyawa aktif alami, termasuk alkaloid (seperti salvadorine), klorida, silika, sulfur, vitamin C, dan sejumlah minyak esensial, yang memiliki sifat antibakteri. Selain itu, ekstrak siwak juga terbukti dapat meningkatkan pH saliva, yang berkontribusi pada pencegahan demineralisasi email gigi. Beberapa penelitian membandingkan efektivitas siwak dengan sikat gigi konvensional atau chlorhexidine 0,2%, dengan hasil yang bervariasi namun menunjukkan potensi signifikan siwak sebagai alternatif yang alami. Siwak (Salvadora persica) terbukti efektif sebagai agen antiplak dan memiliki aktivitas antimikroba yang baik untuk menjaga kebersihan dan kesehatan mulut. Oleh karena itu, siwak dapat direkomendasikan sebagai alat yang efektif, ekonomis, dan alami dalam praktik pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sehari-hari, serta berpotensi dikembangkan lebih lanjut menjadi produk kesehatan gigi modern.
Downloads
References
Abadi, Abū ath-Thayyib Muhammad Syamsul Haq Al-’Azhim Syarah Sunan Abū dāud. Jakarta: Pustaka Azzam. 2008.
Alamsyah. ilmu-ilmu Hadis. TT: Anugrah Utama Raharja. 2015.
Al-Ḥāfiẓ al-Mutqin jamāl al-Dīn Abī al-Ḥajjāj yūsuf al-Mazī, Tahdhīb al-Kamāl fī asmā’ al-Rijāl, jilid 24,(Beyrūt-Surabaya: Muassasah al-Risālah, 742 H), 430- 438.
Azhari, Ahmad Firmanto. “Analisis Penggunaan Sunnah As-siwak Bagi Kesehatan Mulut”. Al-Muhith: Jurnal Ilmu al-Quran dan Hadis. Vol. 2 No. 2. Desember. 2023.
Basri, Helmi. “Relevansi antara Hadits dan Sains Kaedah dan Aplikasinya dalam Bingkai I’jaz Ilmi”. Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman. Vol. 17. No. 1 .Januari-Juni, 2018.
Bramantoro, Taufan. Sempurnakan Dengan Siwak karena Gigi Sehat Adalah hak Semua Umat. Surabaya: Airlangga University Press.
Buonougo, Angkoso. “Dinamika Penasiran Bersiwak Dalam Tafsir Klasik dan Kontemporer”. Tesis—Program Studi Magister Ilmu Al-Quran Dan Tafsir Konsentrasi Ilmu Tafsir Institut PTIQ Jakarta. 2021.
Ju`Fī (al), Al-Imam Abī `Abd Allah Muḥammad Ibn Ismā`Īl Ibn Ibrāhīm Ibn al-Mughīrah Ibn al-Bardẓibahal-Bukhārī - “Ṣaḥīḥ al-Bukhārī” .Beirut: Dar Al-Kutub Al Ilmiyah, 1440.
Khon, Abd. Majid. Ulumul Hadis. Jakarta: Amzah. 2015.
Mazī (al). Al-Ḥāfiẓ al-Mutqin jamāl al-Dīn Abī al-Ḥajjāj yūsuf - Tahdhīb al-Kamāl fī Asmā’ al-Rijāl. Beyrūt-Surabaya: Muassasah al-Risālah. 742 H.
Mazī (al). Al-Ḥāfiẓ al-Mutqin jamāl al-Dīn Abī al-Ḥajjāj yūsuf al- Tahdhīb al-Kamāl fī Asmā’ al-Rijāl. jilid 17. Beyrūt-Surabaya: Muassasah al-Risālah. 742 H.
Mazī (al). Al-Ḥāfiẓ al-Mutqin jamāl al-Dīn Abī al-Ḥajjāj yūsuf Tahdhīb al-Kamāl fī Asmā’ al-Rijāl Jilid 14. Beyrūt-Surabaya: Muassasah al-Risālah. 742 H.
Mazī (al). Al-Ḥāfiẓ al-Mutqin jamāl al-Dīn Abī al-Ḥajjāj yūsuf Tahdhīb al-Kamāl fī Asmā’ al-Rijāl Jilid 28. Beyrūt-Surabaya: Muassasah al-Risālah. 742 H.
Mazī (Al). Al-Ḥāfiẓ Al-Mutqin Jamāl Al-Dīn Abī Al-Ḥajjāj Yūsuf Tahdhīb Al-Kamāl Fī Asmā’ Al-Rijāl. Jilid 24. Beyrūt-Surabaya: Muassasah Al-Risālah. 742 H.
Naisābūrī, Imām Abī al-Ḥusain Muslim Ibn al-Ḥajjāj al-Quṣairī (al)- “Ṣaḥīḥ Muslim” Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah. 1439.
Naṣaī (al). Al-Imām al-Ḥāfiẓ Abī `Abd al-Raḥmān Aḥmad ibn Ṣu`aib ibn `Alī.“Sunan Nasāī” Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah. 1439.
Nawawi, (an) Imām. al-Minhāj Syarah Ṣāhīh Muslim Ibn Al-Hajjāj Jilid 4. Beirut: Pustaka Darul Ma’rifah. Th.
Sholikhah, Nur Hidayatus. “Komidifikasi Siwak dalam Hadis”. skripsi--Fakultas Uhuluddin dan Humaniora Uneversitas Islam Negeri walisongo semarang. 2020.
Sijistānī (al), Al-Imām al-Ḥafiẓ Abī Dāud Sulaimān ibn al-As`at - “Sunan Abī Dāud” .Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah. 1438.
Suyuti (al). Hafiz Jalal al-Din Sunan An-Nasā’ī. tk: Kantor Penerbitan Islam Di Aleppo. Th.
Utsimin (al). Syaikh Muhammad bin Shāhīh Syarah Shāhīh al-Bukhāri. Jilid 3. Jakarta: Dar- al-Sunnah. 2010.
Yahya, Muhammad.Ulumul Hadis. Sulawesi Selatan: Penerbit Syahadah. 2016.
Zulfikri. “ Efektifitas Pasta Gigi yang Mengandung Ekstrak Siwak (Salvadora persica) dalan Menurunkan Skor Plak Gigi. MENARA ilmu. Vol. XI Jilid 2 No. 74. Januari 2017.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Inatul Mufida, Latifatul Ulfa, Makrunatul Hasanah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









