DAMPAK AKTIVITAS INDUSTRI TERHADAP PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN DAN URBANISASI DI WILAYAH PESISIR
DOI:
https://doi.org/10.62281/b4d4nj16Keywords:
Industri, Perubahan Tata Guna Lahan, Urbanisasi, Wilayah PesisirAbstract
Wilayah pesisir merupakan kawasan strategis yang mengalami tekanan pembangunan cukup tinggi akibat berkembangnya aktivitas industri, urbanisasi, dan kebutuhan ruang untuk berbagai kegiatan ekonomi. Industrialisasi yang tumbuh pesat di pesisir mendorong alih fungsi lahan dari kawasan pertanian, mangrove, dan ruang terbuka menjadi kawasan industri, permukiman, dan infrastruktur pendukung. Perubahan tata guna lahan ini memicu transformasi spasial dan memengaruhi kondisi sosial-ekonomi masyarakat setempat, termasuk pergeseran mata pencaharian, peningkatan arus migrasi, serta munculnya permukiman baru yang memperluas kawasan terbangun. Urbanisasi yang terjadi sebagai konsekuensi dari pertumbuhan industri memperkuat tekanan terhadap lingkungan pesisir melalui meningkatnya limbah, berkurangnya ekosistem penyangga, serta menurunnya kualitas tanah dan air. Jika tidak dikelola dengan baik, perkembangan ini dapat menimbulkan kerentanan seperti abrasi, banjir rob, dan penurunan daya dukung lingkungan. Artikel ini menganalisis keterkaitan antara aktivitas industri, perubahan tata guna lahan, dan urbanisasi di wilayah pesisir, serta mengidentifikasi tantangan dan implikasinya terhadap pengelolaan wilayah secara berkelanjutan. Temuan kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perencanaan tata ruang pesisir dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan sumber daya pesisir di masa mendatang.
Downloads
References
Alifya, A. N., & Muttaqien, A. R. P. (2025). Studi Literatur: Dampak Bencana Banjir Rob Akibat Alih Fungsi Lahan Mangrove Bagi Kehidupan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 4(2), 44–55.
Aluman, A. (2024). 18512-18532. Journal Of Social Science Research, 4 Nomor 3(Dampak Urbanisasi Terhadap Perubahan Penggunaan Lahan, Sosial-Ekonomi Masyarakat Pada Daerah Aliran Sungai Liliba di Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupan NTB), 18512–18532.
Djakaria M Nur. (2007). Dampak Pembangunan Kawasan Industri di Kabupaten Bekasi Terhadap Alih Fungsi Lahan dan Mata Pencaharian Penduduk. Gea: Jurnal Geografi, 7(2).
F. Adji, F., Damanik, Z., Yulianti, N., Birawa, C., Handayani, F., Natalia Sinaga, A., Teguh, R., & Dohong, S. (2017). Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Sifat Fisik Tanah Dan EmisiKarbon Gambut Transisi Di Desa Kanamit BaratKalimantan Tengah. Jurnal Pedon Tropika, 3, 79–88.
Fedriansya, D. F., & Rahman, B. (2025). Analisis Tren Perubahan Spasial Fungsi Lahan di Kawasan Pesisir. Jurnal Plano Buana, 6(1), 19–27.
Firman, T. (2019). Urbanisasi dan Perkembangan Kota di Indonesia. Jurnal Perkotaan, 14(2), 75–90.
Munandar, A., & Fajrun, M. (2024). Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Industri Tambak Udang Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima. 04(02), 150–159.
OKNIARTI, I. (2010). ANALISIS LINGKUNGAN INDUSTRI WILAYAH PESISIR PUGER KABUPATEN JEMBER. Universitas JEMBER.
Rahardjo, P., Junaidi, J., & Prasetyo, T. (2019). Interaksi Alih Fungsi Lahan Terhadap Banjir Dan Kekeringan. Bangun Rekaprima, 5(2), 33. https://doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v5i2.1573
Rumasoreng, B. A., Latuamury, B., & Siahaya, T. E. (2024). Dampak Faktor Sosial Ekonomi terhadap Perubahan Tutupan Lahan di Daerah Aliran Sungai Waerupa, Negeri Hukurila, Kota Ambon. Jurnal Geografi,Lingkungan& Kesehatan, 2(2), 129–145.
Sarastika, T., Yudhistira Saraswati, Riska Aprilia Triyadi, & Yusuf Susena. (2024). Pemodelan Prediksi Konversi Penggunaan Lahan Berbasis Ann-Ca Di Wilayah Peri-Urban Kabupaten Sleman. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 11(1), 161–173. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.1.18
Setiawan. (2019). Urbanisasi dan Transformasi Kota di Indonesia. Jurnal PWK, 30(1), 1–12.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Widianingsih, I. (2018). Perubahan Tata Guna Lahan dan Dampaknya terhadap Pengembangan Wilayah. Gadjah Mada University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dina Argarani, Dina Afriati, Evi juliyawati, Murni Intan Sari, Alif Rakhmam Setyanto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









