MARI GUNAKAN BAHASA INDONESIA DENGAN BAIK DAN BENAR DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
DOI:
https://doi.org/10.62281/43kdeb36Keywords:
Bahasa Indonesia, Pembinaan PKK, Pelatihan Kebahasaan, Kompetensi Linguistik, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kompetensi kebahasaan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kecamatan Cigalontang melalui program pembinaan bahasa Indonesia yang terstruktur. Program ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan pemahaman dan penerapan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, yang sangat krusial mengingat peran strategis ibu-ibu PKK sebagai teladan berbahasa di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan komunikatif dan partisipatif yang memadukan penyampaian materi teoretis dengan berbagai latihan praktik intensif. Materi yang disampaikan mencakup struktur kalimat, diksi, hingga etika berbahasa, serta dilengkapi dengan latihan spesifik seperti perbaikan kalimat dan praktik komunikasi lisan dalam berbagai situasi formal dan informal. Untuk mengukur efektivitas program secara objektif, dilakukan evaluasi berupa pre-test dan post-test kepada 20 peserta yang mengikuti pelatihan secara penuh. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan yang signifikan secara statistik dan substansial. Rata-rata nilai pre-test yang tercatat sebesar 58,25 meningkat drastis menjadi 90,25 pada post-test. Fakta bahwa seluruh peserta mengalami peningkatan kemampuan individu menjadi indikator kuat yang menandakan keberhasilan program dalam memperkuat pemahaman dan penerapan kaidah bahasa Indonesia. Selain peningkatan akademis, program ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran peserta mengenai pentingnya penggunaan bahasa Indonesia secara santun dan sesuai kaidah dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, program pembinaan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan bahasa, tetapi juga memperkuat peran sosial ibu-ibu PKK sebagai agen literasi bahasa yang efektif.
Downloads
References
Akmaluddin, N. F. N. (2016). Problematika Bahasa Indonesia Kekinian: Sebuah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Ragam Tulisan. Mabasan, 10(2), 63-84.
Bettelheim, B. (1980). Scanned by CamScanner ﯼﺭﺍﺰﻤﮐ. In A psicanalise dos contos de fadas. Tradução Arlene Caetano. https://doi.org/10.1145/2505515.2507827
Jayanti, M. D. (2018). Penerapan Kesantunan Berbahasa dalam Kegiatan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga. Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, Dan Pengajaran, 2(1), 15–19. https://doi.org/10.29407/jbsp.v2i1.12740
Saputro, I. N., Indarto, P., Sudarmanto, E., & ... (2025). Persepsi Siswa Terhadap Model Pembelajaran Problem Based Learning. Jurnal Intelek Dan …, 4539–4551. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/4475%0Ahttps://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/download/4475/4530
Sartini, N. W. (2014). Revitalisasi bahasa Indonesia dalam konteks kebahasaan. Masyarakat, Kebudayaan, dan Politik, 27(4), 206-210.
Sartini, N. W. (2014). Revitalisasi bahasa Indonesia dalam konteks kebahasaan. Masyarakat, Kebudayaan, dan Politik, 27(4), 206-210.
Setyo, A. A., Fathurrahman, M., & Anwar, Z. (2020). Strategi Pembelajaran Model Based Learning.
Siti Ayudiah Alim, Rahma Ashari Hamzah, & Siti Nuryati. (2025). Struktur Kebahasaan Bahasa Indonesia sebagai Rujukan Penggunaan Bahasa (Fonologi). Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 3(3), 160–174. https://doi.org/10.61132/bima.v3i3.2134
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Silvi Sri Hildayanti, Mupliha Al Shope, Mita Nurmala, Naufal Ramadhan, Yuni Ertinawati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









