DAMPAK KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KEECAMATAN PERCUT SEI TUAN

Authors

  • Sahala Fransiskus Marbun Universitas Negeri Medan Author
  • Damai Yanti Gultom Universitas Negeri Medan Author
  • Gilang Raihan Attaya Universitas Negeri Medan Author
  • Trinita Aulia Putri Universitas Negeri Medan Author
  • Niha Clawdya Lubis Universitas Negeri Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/5ww0xc62

Keywords:

Kepadatan Penduduk, Kualitas Lingkungan, Permukiman, Sanitasi, Ruang Terbuka Hijau

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kepadatan penduduk terhadap kualitas lingkungan permukiman di Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi pada area permukiman berpenduduk padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tingginya kepadatan penduduk berpengaruh langsung terhadap penurunan kualitas lingkungan, terutama pada aspek kebersihan, sanitasi, ruang terbuka, dan keteraturan bangunan. Volume sampah meningkat dan tidak sebanding dengan kapasitas pengelolaan, sehingga menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan. Hunian yang semakin rapat mengurangi sirkulasi udara, mempersempit ruang terbuka hijau, serta memicu kondisi permukiman yang kumuh. Sistem drainase di kawasan padat juga tidak mampu menampung aliran air secara optimal, sehingga genangan dan banjir lokal kerap terjadi. Sanitasi masyarakat tergolong rendah akibat minimnya fasilitas MCK yang layak serta pengelolaan limbah rumah tangga yang tidak memadai. Selain dampak fisik, kepadatan penduduk turut memicu masalah sosial seperti menurunnya kenyamanan hidup, meningkatnya risiko konflik, serta terbatasnya ruang interaksi yang sehat. Temuan ini menegaskan bahwa kepadatan penduduk merupakan faktor dominan dalam menurunkan kualitas lingkungan permukiman di Kecamatan Percut Sei Tuan. Oleh karena itu, diperlukan upaya penataan permukiman yang lebih terarah, penguatan sistem pengelolaan sampah dan sanitasi, serta edukasi lingkungan kepada masyarakat untuk mendorong terciptanya lingkungan hunian yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang. (2023). Kecamatan Percut Sei Tuan dalam Angka 2023. Deli Serdang: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik Indonesia 2020. Jakarta: BPS.

Bintarto, R. (2019). Geografi Permukiman. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Doxiadis, C. A. (2021). Ekistics: Ilmu tentang Permukiman. Jakarta: Erlangga.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). Status Lingkungan Hidup Indonesia 2022. Jakarta: KLHK.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2021). Pedoman Teknis Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan. Jakarta: Kementerian PUPR.

Lubis, A. F. (2020). Analisis Pertumbuhan Penduduk dan Kebersihan Lingkungan di Kecamatan Percut Sei Tuan. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Marfai, M. A. (2018). Kependudukan dan Lingkungan Hidup. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2011). Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sari, D. P., & Nasution, H. (2021). Hubungan kepadatan penduduk dan kualitas udara di kawasan Perkotaan Medan. Jurnal Lingkungan Perkotaan, 5(2), 112–120.

Simanjuntak, R. (2022). Dampak tekanan kepadatan penduduk terhadap sistem drainase dan penyediaan air bersih. Jurnal Infrastruktur Perkotaan, 4(1), 45–55.

Suparmoko, M. (2020). Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Yogyakarta: BPFE.

Triwikrama, F. M., Aini, G. A., & Nurikah. (2025). Dampak Kepadatan Penduduk dan Kualitas Lingkungan Permukiman di Kelurahan Kasemen Kota Serang. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 9(4), 1–12.

Published

2025-11-30

How to Cite

DAMPAK KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KEECAMATAN PERCUT SEI TUAN. (2025). Jurnal Media Akademik (JMA), 3(11). https://doi.org/10.62281/5ww0xc62