PRINSIP MANAJEMEN RISIKO DALAM PENCEGAHAN TAWURAN ANTAR PELAJAR DI KOTA PADANG
DOI:
https://doi.org/10.62281/qrmx5071Keywords:
Tawuran, Kenakalan remaja, Manajemen ResikoAbstract
Hubungan antar manusia idealnya adalah hubungan kemanusiaan yang harmonis, tercipta atas kesadaran untuk melebur kepentingan individu demi kepentingan bersama. Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan sejak dilahirkan hingga akhir hayat. Namun, realitas kontemporer memperlihatkan tingginya eskalasi konflik, terutama di kalangan remaja, seperti fenomena tawuran antar pelajar di Kota Padang. Konflik ini sering dipicu oleh perbedaan pendapat dan identitas kelompok yang berujung pada tindakan diskriminatif dan kekerasan kolektif, mengancam kohesi sosial dan keselamatan publik. Untuk mengatasi masalah kompleks ini, diperlukan pendekatan terstruktur, yaitu penerapan Prinsip Manajemen Risiko. Pendekatan ini berfokus pada identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi risiko tawuran secara sistematis. Tahap pertama adalah identifikasi risiko (misalnya, lokasi rawan, jam pulang sekolah, atau kelompok pemicu). Selanjutnya, analisis risiko dilakukan untuk memahami probabilitas dan dampak potensial dari kejadian tawuran. Berdasarkan analisis, evaluasi risiko menentukan prioritas penanganan. Strategi mitigasi risiko merupakan inti solusi, yang harus melibatkan upaya preventif dan responsif. Upaya ini mencakup: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Karakter di lingkungan keluarga (dukuangan dan pembelajaran orang tua) yang menanamkan nilai toleransi dan resolusi konflik; 2) Pengawasan Terpadu oleh sekolah dan aparat keamanan di titik-titik rawan; serta 3) Pelibatan Komunitas (pengawasan dari masyarakat luar) melalui kegiatan positif yang menyalurkan energi remaja. Dengan mengimplementasikan siklus Manajemen Risiko ini, risiko tawuran dapat dikelola dan diminimalisasi secara berkelanjutan, mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan harmonis di Kota Padang.
Downloads
References
Arta, I. P. (2021). Manajemen Risiko. Bandung: Penerbit Widina Bhakti Persada.
Chahnia, J., & dkk. (2024). PERAN ORANG TUA DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI JORONG PINTU RAYO, TANJUNG BARULAK. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan (INOVASI), 3(1).
Dadan Sumara, Sahadi Sumaedi, Meilanny Budiarti Santoso 2017. Kenakalan Remaja dan Penanganannya. Jurnal Penelitian dan PPM, 4(2): 129 - 389.
Elisabeth Risky Puspitasari, Meilanny Budiarti Santoso. 2019. Pemulihan Kondisi Psikis Remaja Pelaku Tawuran antar Pelajar. Jurnal Garuda, 6(1) 33-45.
Ingtyas, Fatma Tresno. 2017. Peran Orangtua Dalam Mencegah Tawuran Antar Pelajar. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera. 15(2): 1-12. DOl: https://doi.org/10.24114/ikss.v15i2.8769
La Jamaa. 2013. ekerasan dalam Rumah Tangga: Pengaruhnya Terhadap Pendidikan Karakter Anak dan Solusinya Perspektif Islam. Jurnal Tahkim. 9(1)
Muhadjir Darwin, Henny Ekawati, Fadlan Habib. 2017 Membangun Relasi Digial Antar Orang Tua Siswa Dengan Sekolah Dalam Penanggulangan Tawuran Pelajar Di Yogyakarta. Jurnal Populasi 25(2): 1-23
Shudra Elhesmi, Neviyarni, Indra lbrahim. 2013. Peran Guru BK dan Guru Mata Pelajaran Dalam Mencegah Tawuran Antar Pelajar. Jurnal ilmiah konseling. 2(3): 7-15
Sudarilah. 2018. Peran Pendidikan dan Pengajaran Moral Bagi Peserta Didik Dalam Rangka Mengatasi Tawuran. Jurnal Ilmiah Widaya. 2(1).
Ulumudin, ikhya. 2016. Kajian Fenomena Tawuran Pelajar Pendidikan Menengah. Jurnal lmiah demokrasi. 15(2):40-45. DOl:https://doi.ora/10.21009/imd.v15i2.8812
Yulianti, Nanik. 2013. Mencegah Tindak Kekerasan dan Tawuran Antar Pelajar Melalui Pengembangan Program Pelatihan Social Perspective Taking di Sekolah. Jurnal ilmiah psikologi 6(1): 1-35.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Audia Putri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









