MANAJEMEN KRISIS DAN RISIKO OPERASIONAL DI ERA DISRUPSI DIGITAL

Authors

  • Serli Kurnia Ilahi Universitas Negeri Padang Author
  • Irsyad Universitas Negeri Padang Author
  • Tia Ayu Ningrum Universitas Negeri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/gn8n8c19

Keywords:

Disrupsi Digital, Risiko Operasional, Manajemen Krisis, Ketahanan Organisasi

Abstract

Era disrupsi digital mentransformasi operasional organisasi sekaligus meningkatkan kerentanan terhadap gangguan sistem, serangan siber, dan human error. Kondisi ini menuntut manajemen krisis dan risiko operasional yang lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk risiko operasional digital serta merumuskan strategi penanganan krisis efektif guna menjaga keberlangsungan organisasi. Menggunakan metode deskriptif melalui tinjauan literatur dan analisis kasus pada sektor pemerintahan, pendidikan, serta industri, ditemukan bahwa kerentanan utama bersumber dari lemahnya keamanan informasi, tingginya ketergantungan teknologi, dan rendahnya kompetensi digital pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas operasional sangat bergantung pada kesiapan organisasi dalam mengantisipasi risiko berbasis teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan keamanan siber, peningkatan kapasitas SDM melalui literasi digital, serta penyusunan protokol krisis yang sistematis dan terstruktur. Temuan ini diharapkan menjadi acuan strategis dalam memperkuat ketahanan serta keberlanjutan organisasi menghadapi tantangan dinamis di era disrupsi digital yang terus berkembang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budiarti, E. (2020). Penerapan sistem manajemen berbasis teknologi informasi dalam dunia pendidikan. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 8(2), 112–120.

Burnes, B. (2017). Managing Change. Pearson Education.

Halik, J. B., SE, M., Rantererung, I. C. L., MT, S., Sutomo, D. A., An, A., ... & SE, M. (2024). Era Disruptif. Penerbit Adab.

Kaplan, R. S., & Mikes, A. (2012). Managing Risks: A New Framework. Harvard Business Review.

Maulana, A., & Shaddiq, S. (2025). Strategi Manajemen Operasional Dalam Menghadapi Disrupsi Industri 4.0: Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(5), 578-588.

Mere, K. (2025). Strategi manajemen krisis dalam menghadapi disrupsi ekonomi global. Jurnal Darma Agung, 33(2), 289-298.

MM, S., & Setyarso, I. Teknologi Sosial Era Disrupsi. Penerbit Adab.

Putra, I. B. A. K., Novrina, P. D., & Parapaga, F. B. (2023). Manajemen Risiko BPR Era Disrupsi. Seval Literindo Kreasi

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2016). Management (13th ed.). Harlow: Pearson Education Limited.

Sari, E. E. (2023). Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Layanan Administrasi Sekolah Di SMAN 5 Merangin (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS JAMBI).

Sudrajat, A. (2018). Strategi implementasi teknologi informasi dalam manajemen pendidikan di sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 45–52.

Tarigan, R. S. (2022). Kebermanfaatan Teknologi Sistem Informasi Pada Dunia Pendidikan Di Indonesia.

Tuty, A. (2022). MANAJEMEN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN DI MTS AL-ANWAR KOTAWARINGIN BARAT. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 67-74.

Utami, A. R., Hasanah, H., Aziz, M. A., Jusuf, H. K., Rofiq, R. M., Naf’an, W., ... & Nizar, L. F. Manajemen Risiko Dalam Bisnis Strategi Adaptif Di Era Disrupsi. PT KIMHSAFI ALUNG CIPTA.

Wahyuni, F. S., & Supendi, P. (2023). Penerapan Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) untuk Meningkatkan Kualitas dan Profesionalisme Guru. Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial, 8(2), 148-160.

Wang, C., Zhang, M., Sesunan, A., & Yolanda, L. (2023). Peran teknologi dalam transformasi pendidikan di Indonesia. Kemdikbud, 4(2).

Westerman, G., et al. (2014). Leading Digital: Turning Technology into Business Transformation. Harvard Business Press.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

MANAJEMEN KRISIS DAN RISIKO OPERASIONAL DI ERA DISRUPSI DIGITAL. (2025). Jurnal Media Akademik (JMA), 3(12). https://doi.org/10.62281/gn8n8c19