PERANCANGAN MODEL SISTEM PENGELOLAAN KINERJA TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN PENDEKATAN BALANCE SCORECARD
DOI:
https://doi.org/10.62281/7bkw6997Keywords:
Balanced Scorecard, Pengukuran Kinerja, Pengelolaan KinerjaAbstract
Perkembangan bisnis berbasis teknologi menuntut perusahaan untuk memiliki sistem pengelolaan kinerja yang mampu mendukung pengambilan keputusan strategis secara berkelanjutan. Tanpa sistem pengelolaan kinerja yang jelas, perusahaan akan mengalami kesulitan dalam menilai efektivitas kontribusi setiap fungsi organisasi, termasuk Teknologi Informasi. Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan menyediakan solusi digital bagi berbagai kebutuhan bisnis perlu memastikan bahwa pengelolaan kinerja internal berjalan secara optimal dan selaras dengan arah strategis organisasi. Dalam upaya meningkatkan daya saing, pengelolaan kinerja yang terstruktur menjadi faktor penting untuk mendukung pencapaian tujuan perusahaan. Salah satu tantangan yang sering dihadapi adalah belum tersedianya mekanisme yang mampu mengevaluasi kinerja Teknologi Informasi secara sistematis dan terintegrasi dengan strategi bisnis. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya suatu model pengelolaan kinerja yang mampu menghubungkan tujuan strategis perusahaan dengan indikator kinerja yang terukur. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada perancangan sistem pengelolaan kinerja Teknologi Informasi dengan menggunakan kerangka kerja Balanced Scorecard sebagai pendekatan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan diskusi bersama pihak terkait.
Downloads
References
Artley, W., Ellison, D., & Kennedy, B. (2001). The Performance-Based Management: Estabilishing and Maintaining a Performance-Based Management Program. University of California
Aryane, & Norita. (2015). Pengaruh Pengukuran Kinerja Berbasis Balanced Scorecard Terhadap Kinerja Manajer (Studi Kasus Pada Yayasan Pendidikan Telkom Periode September 2014 - September 2015).
Bititci, U. C. (1997). Integrated Perfomance Measurement System: A Development Guide. International Journal of Operations & Production Management.
D. Holidin, Reformasi Birokrasi dalam Praktik, Jakarta: Percetakan & SMK Grafika Desa Putera, 2013
J. V. a. G. B. Nikos Kartalis, "Balance Scorecard and Performance Measurement in a Greek Industry," Procedia Economics and Finance, vol. 5, p. 413 – 422, 2013
Jogiyanto dan Wily, A., 2011. Sistem Tatakelola Teknologi Informasi. Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.
Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (2000). Balanced Scorecard: Menetapkan Strategi Menjadi Aksi. Jakarta: Erlangga.
Mark A. 2005. Public service broadcasting. Fiscal Studies Journal 26(3):281–299
Mei LI, Jiang WU. 2013. The reconstruction of the balanced scorecard in Chinese local governments: correction model based on service oriented government strategic goals. Canadian Social Science 9(5):156–161.
Mulyadi, Sistem Terpadi Pengelolaan Kinerja Berbasis Balance Scroecard, Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2014
N. S. P. M. M. H. Asa Romeo Asa, "Balanced Scorecard: A Paradigm Measure Of Business Strategy And Firm," International Journal Of Scientific & Technology Research, vol. 2, no. 4, 2013
P. E. e. al, Pemimpin dan Reformasi Birokrasi, Jakarta.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, 2013.
Putera, 2013
R. S. Kaplan and D. P. Norton, "The Balanced Scorecard Measures that Drive Performance," arvard Business Review, pp. 70-80, 1992.
Y. Badullah and I. Hegwisi, Key Performce Indicator A to Z , Panduan Implementasi KPI yang Workable, Jakarta: Grasindo, 2017
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Amri Hidayat, Dian Yunita Situmorang, Tata Sutabri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









