ANALISIS MANAJEMEN RESIKO PADA KASUS LONGSORNYA KAWASAN GEDUNG KULIAH UIN III IMAM BONJOL TAHUN 2025

Authors

  • Sentia Devi Universitas Negeri Padang Author
  • Susilawati Universitas Negeri Padang Author
  • Putri Anggraini Universitas Negeri Padang Author
  • Murni Safitri Universitas Negeri Padang Author
  • Divia Putri Universitas Negeri Padang Author
  • Akram Maulana Yamin Universitas Negeri Padang Author
  • Tia Ayu Ningrum Universitas Negeri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/jmjn4g88

Keywords:

Analisis, Manajemen resiko, Longsor, UIN Imam Bonjol

Abstract

Penelitian ini menganalisis manajemen risiko pada kasus longsornya kawasan Gedung Kuliah UIN III Imam Bonjol Padang pada tahun 2025, yang menyebabkan gangguan signifikan terhadap aktivitas akademik, kerusakan infrastruktur, serta potensi ancaman keselamatan bagi mahasiswa dan tenaga kependidikan. Kejadian longsor dipicu oleh kombinasi faktor geoteknik, curah hujan ekstrem, ketidaksesuaian tata kelola drainase, serta lemahnya pengawasan terhadap perubahan kontur tanah di area pembangunan. Latar belakang masalah menyoroti kurang optimalnya identifikasi risiko sejak tahap perencanaan kampus, minimnya evaluasi berkala terhadap stabilitas lereng, serta ketidaksiapan sistem mitigasi darurat yang berdampak pada meningkatnya risiko operasional institusi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data dari jurnal ilmiah, laporan kebencanaan BNPB, publikasi BMKG, berita nasional tahun 2025, serta kerangka teori ISO 31000:2018 mengenai proses identifikasi, analisis, evaluasi, dan penanganan risiko. Analisis juga diperkuat dengan pendekatan FMEA untuk menilai tingkat keparahan dan kemungkinan kegagalan sistem proteksi lereng, serta Fault Tree Analysis (FTA) untuk memetakan akar penyebab longsor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama berasal dari kelemahan struktural pada sistem drainase, kurangnya pemantauan geoteknik, serta tidak adanya integrasi manajemen risiko ke dalam tata kelola pembangunan kampus. Kesenjangan antara risiko lingkungan dan risiko operasional memperburuk dampak longsor terhadap keberlanjutan proses akademik. Kesimpulan merekomendasikan perlunya penguatan governance risiko berbasis lingkungan, peningkatan sistem monitoring lereng secara real-time, audit konstruksi berkala, serta penyusunan SOP evakuasi dan mitigasi bencana untuk meningkatkan ketahanan kampus terhadap ancaman geologi di masa depan. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

BNPB. (2023). Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI). Badan Nasional Penanggulangan Bencana. https://dibi.bnpb.go.id

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Darmawan, D., & Mardikaningsih, R. (2021). Manajemen risiko organisasi dalam menghadapi ketidakpastian lingkungan. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 12(2), 85–97.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Pedoman pengelolaan sarana dan prasarana perguruan tinggi.

Hardiyatmo, H. C. (2014). Tanah longsor dan erosi: Kejadian dan penanganannya. Gadjah Mada University Press.

Hermon, D. (2012). Mitigasi bencana alam. UNP Press.

https://infosumbar.net/berita/berita sumbar/padang/longsor-di-sungaibangek-gedung kampus-uin-imam-bonjol-terancam-ambruk/

ISO. (2018). ISO 31000:2018 Risk Management — Guidelines. International Organization for Standardization.

Jurnal Geoteknik Indonesia. (2022). Analisis Stabilitas Lereng pada Daerah Rawan Longsor. https://jurnalgeoteknik.or.id/index.php/geoteknik/article/view/678

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Haimes, Y. Y. (2015). Risk modeling, assessment, and management (4th ed.).

Kementerian PUPR. (2020). Pedoman Teknis Penanganan Longsor dan Stabilitas Lereng. https://pu.go.id

Kurniawan, A., & Nugroho, B. (2021). Analisis risiko bencana longsor pada kawasan pendidikan di daerah rawan bencana. Jurnal Manajemen Bencana, 7(2), 85–97.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Muslich, M. (2007). Manajemen Risiko Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Ruslan, R. (2008). Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sabrina, A. (2021). Metode Studi Literatur dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal Pendidikan dan Penelitian. https://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/12345

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susanti, R., & Putra, A. (2020). Manajemen risiko infrastruktur pendidikan di wilayah rawan bencana. Jurnal Administrasi Pendidikan, 27(1), 45–56.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

UNDRR. (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030.

Wiley. Iriawan, H. (2025). Longsor di Sungai Bangek, Gedung Kampus UIN Imam Bonjol Terancam Ambruk. InfoSumbar.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Published

2025-12-27

How to Cite

ANALISIS MANAJEMEN RESIKO PADA KASUS LONGSORNYA KAWASAN GEDUNG KULIAH UIN III IMAM BONJOL TAHUN 2025. (2025). Jurnal Media Akademik (JMA), 3(12). https://doi.org/10.62281/jmjn4g88