PENGARUH PENGALAMAN EMOSIONAL MASA KANAK-KANAK TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PADA DEWASA AWAL
DOI:
https://doi.org/10.62281/gneb3151Keywords:
Dewasa Awal, Inner Child, Perilaku Konsumtif, Self-RewardAbstract
Pengalaman emosional masa kanak-kanak memiliki peran penting dalam membentuk regulasi emosi dan pola perilaku individu di masa dewasa, termasuk kecenderungan perilaku konsumtif. Salah satu konsep yang menjelaskan keberlanjutan pengalaman tersebut adalah inner child, yang merepresentasikan kebutuhan emosional dan pengalaman psikologis individu pada masa kanak-kanak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman luka Inner child terhadap perilaku konsumtif pada individu dewasa awal melalui praktik self-reward. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Subjek penelitian terdiri dari tujuh individu dewasa awal berusia 22–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terbatas untuk menggali pengalaman emosional masa kanak-kanak, praktik self-reward, serta pola konsumsi informan. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luka Inner child yang berasal dari kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi pada masa kanak-kanak mendorong individu dewasa awal mencari pemenuhan emosional secara eksternal. Praktik self-reward, khususnya dalam bentuk konsumsi material, digunakan sebagai strategi regulasi emosi yang memberikan kepuasan sesaat. Namun, praktik Self-reward yang dilakukan secara berulang tanpa pengelolaan emosi yang adaptif berkontribusi terhadap terbentuknya perilaku konsumtif. Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya pemahaman terhadap luka Inner child dan pengembangan strategi pemenuhan kebutuhan emosional yang lebih adaptif untuk mencegah perilaku konsumtif yang berlebihan pada individu dewasa awal.
Downloads
References
Buku
Munthe, S., & Batubara, A. S. (2024). INNER CHILD. CV. DOTPLUS Publisher.
Jurnal
Andadini, T. A. S., & Darmawanti, I. (2023). Perilaku konsumtif ditinjau dari celebrity worship syndrome pada komunitas NCTZEN dewasa awal. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 268-286.
Dewi, E. M. P., Putri, R. F. D., Sulistiawati, S., Musdalifa, M., Syam, U., Safaruddin, N. U., & Dwianri, N. J. P. (2023). Mengenali Inner child Untuk Berdamai dengan Luka Masa Kecil. Madaniya, 4(2), 640-648.
Munthe, M. V., Panjaitan, R., ivo Julius, F., Sitorus, B. O., & Situmeang, H. (2024). Perkembangan Masa Anak-Anak, Kanak-Kanak, Remaja, dan Dewasa. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 2(04), 792-782.
Nasution, F., Wibowo, A., Nasution, T. M. S., & Edith, I. R. (2024). Konsep Dasar, Ruang Lingkup Psikologi Dewasa dan Manula, Kondisi Dewasa Awal. Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan| E-ISSN: 3063-1467, 1(3), 108-114.
Nisa, N. H., & Ramanda, P. (2025). Urgensi Self Reward Terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 23(1), 49-59.
Renata, O., Nazori, A. K., Auditra, N. K. N., Handayani, A. Z., & Sufansya, S. W. (2025). Pengaruh Kebiasaan Self-reward Terhadap Kondisi Keuangan Pribadi Mahasiswa. Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah, 1(6), 193-200.
Sari, N. N., Satria, I. B., Fauzan, R. T., & Syam, H. (2025). Mengenal Inner Child: Jejak Masa Lalu Yang Membentuk Kepribadian. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(2), 606-619.
Yusmi, R., Shofiah, V., & Rajab, K. (2025). Pendekatan Psikologi Transpersonal Terapi SEFT Penyembuhan Luka Batin Inner child dan Trauma Masa Lalu. Jurnal Psikologi, 2(3), 15-15.
Skripsi, Tesis, Disertasi
Salma, A. M. (2024). Analisis Inner child dari Pola Asuh Orang Tua Terhadap Anak yang Mengalami Broken Home pada Fase Dewasa Awal (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Putu Ayu Artati Dewi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









