ANALISIS PERBEDAAN CURAH HUJAN RERATA DAERAH MAKSIMUM PADA TIGA STASIUN MENGGUNAKAN UJI KRUSKAL WALLIS

Authors

  • Dafa Dwi Aditya Fahreza Universitas Muhammadiyah jember Author
  • Amri Gunasti Universitas Muhammadiyah jember Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/t4skms48

Keywords:

Curah Hujan, Uji Kruskal-Wallis, Statistik Nonparametrik, Uji Normalitas

Abstract

Curah hujan merupakan indikator iklim yang sangat penting, memainkan peran vital dalam pengelolaan sumber daya air, perencanaan pertanian, dan mitigasi dampak bencana hidrologi dan iklim seperti banjir dan kekeringan. Variasi spasial dan temporal curah hujan dipengaruhi oleh geografi regional, topografi, dan dinamika atmosfer. Karena fluktuasi dan nilai ekstrem dalam data curah hujan, data tersebut seringkali menyimpang dari distribusi normal yang diasumsikan, sehingga memerlukan penggunaan metode statistik yang tepat untuk analisis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi curah hujan di antara stasiun pemantauan di Manganti, Bolon, dan Simpong menggunakan metode statistik non-parametrik. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan, dengan mengandalkan data curah hujan sekunder dari ketiga stasiun tersebut. Analisis data meliputi analisis statistik deskriptif untuk mengkarakterisasi data curah hujan, pengujian normalitas menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk, dan uji Kruskal-Wallis untuk memeriksa variasi curah hujan di antara stasiun-stasiun tersebut. Pengujian normalitas menunjukkan bahwa data curah hujan tidak mengikuti distribusi normal, sehingga metode statistik parametrik tidak sesuai. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik dalam curah hujan di antara ketiga stasiun pemantauan. Hal ini menunjukkan bahwa pola curah hujan di daerah penelitian relatif homogen, kemungkinan karena kesamaan geografi, topografi, dan iklim. Studi ini menunjukkan bahwa uji Kruskal-Wallis dapat digunakan secara efektif sebagai metode alternatif untuk menganalisis data curah hujan yang tidak sesuai dengan asumsi normalitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Das, P. Pelos, T. Não, K. Y. Kruskal-wallis, R. Rebecca, and L. Lucena, “Mann-Kendal and Kruskal Wallis Non-Parametric Test,” vol. 19, no. 1, 2020.

A. Khalil, S. Ullah, S. A. Khan, S. Manzoor, A. Gul, and M. Shafiq, “Applying time series and a non-parametric approach to predict pattern, variability, and number of rainy days per month,” Polish J. Environ. Stud., vol. 26, no. 2, pp. 635–642, 2017, doi: 10.15244/pjoes/65155.

D. Yuniarti and dan Rito Goejantoro, “Frequency Distribution Analysis and Rain Return Period (Case Study: Rainfall data of Long Iram Sub-Distric, West Kutai Distric in 2013 to 2017),” J. EKSPONENSIAL, vol. 11, no. 1, pp. 65–70, 2020.

G. D. Eshete, A. N. Asitatikie, H. N. Almnewu, and A. Z. Belew, “Analysis of the spatial and temporal variability of direct rainfall in Lake Tana, Ethiopia,” Appl. Water Sci., vol. 12, no. 9, pp. 1–17, 2022, doi: 10.1007/s13201-022-01749-6.

J. B. Cabral Júnior and R. L. Lucena, “Analysis of Precipitations By Non-Parametric Tests of Mann-Kendall and Kruskal-Wallis,” Mercator, vol. 19, no. 1, pp. 1–14, 2020, doi: 10.4215/rm2020.e19001.

J. Tuganishuri, C.-Y. Yune, G. Kim, S. W. Lee, M. Das Adhikari, and S.-G. Yum, “Prediction of the volume of shallow landslides due to rainfall using data-driven models,” Nat. Hazards Earth Syst. Sci., vol. 25, no. 4, pp. 1481–1499, 2025.

J. Veneros, A. J. Hansen, P. Jantz, D. Roberts, E. Noguera-Urbano, and L. García, “Analysis of changes in temperature and precipitation in South American countries and ecoregions: Comparison between reference conditions and three representative concentration pathways for 2050,” Heliyon, vol. 11, no. 4, p. e42459, 2025, doi: 10.1016/j.heliyon.2025.e42459.

K. H. Farah and U. M. Muhumed, “Evaluation of the Effects of Climate Variability on Water Resources and Agriculture: Insights from Regional Climate Models,” J. Eng. Res. Reports, vol. 26, no. 9, pp. 66–77, 2024, doi: 10.9734/jerr/2024/v26i91264.

K. Kartono, P. Purwanto, and S. Suripin, “Analysis of local rainfall characteristics as a mitigation strategy for hydrometeorology disaster in rain-fed reservoirs area,” Adv. Sci. Technol. Eng. Syst., vol. 5, no. 3, pp. 299–305, 2020, doi: 10.25046/aj050339.

M. Javari, “Trend and homogeneity analysis of precipitation in Iran,” Climate, vol. 4, no. 3, pp. 9–13, 2016, doi: 10.3390/cli4030044.

N. Tampubolon, “Valuasi Nilai Kenyamanan Lingkungan Bagi Masyarakat Kota Bandar Lampung.,” 2018, Bogor Agricultural University (IPB).

R. Suryadi, E. K. Sari, M. R. F. Wibowo, and T. I. Fadhil, “Analisa Distribusi Curah Hujan dengan Uji Kecocokan Chi Square dan Simirnov Kolmogorov di Kabupaten OKU,” J. Deform., vol. 10, no. 1, pp. 40–50, 2025, doi: 10.31851/ama1mr27.

S. Shayanmehr et al., “The impacts of climate change on water resources and crop production in an arid region,” Agriculture, vol. 12, no. 7, p. 1056, 2022.

T. Hoan and F. Ahammed, “Analysis of the rainfall variability over temporal and spatial patterns: A case study in Adelaide, South Australia,” Res. Sq., 2024, [Online]. Available: https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-3834670/v1

T. Nuringsih, “Adaptasi Petani Lahan Tadah Hujan Terhadap Perubahan Iklim Dalam Memenuhi Kebutuhan Air Tanaman Di Daerah Aliran Sungai Cokroyasan Kabupaten Purworejo,” vol. IX, no. November, pp. 79–90, 2016.

Published

2026-01-06

How to Cite

ANALISIS PERBEDAAN CURAH HUJAN RERATA DAERAH MAKSIMUM PADA TIGA STASIUN MENGGUNAKAN UJI KRUSKAL WALLIS. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1). https://doi.org/10.62281/t4skms48