TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL SEBAGAI WARISAN LOKAL: KAJIAN ETNOFARMASI DAN PENGARUH EDUKASI LEAFLET

Authors

  • Wulan Permadi Universitas Islam Madura Author
  • Maimon Sumo Universitas Islam Madura Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/9csnv821

Keywords:

Etnofarmasi, Leaflet, Pendekatan Kualitatif Dan Kuantitatif, Tumbuhan Obat Tradisional

Abstract

Tumbuhan obat di Indonesia begitu melimpah adapun usaha untuk melestarikan pengetahuan dan meningkatkan pemahaman masyarakat, pendekatan kualitatif mempelajari praktik etnofarmasi tumbuhan obat sebagai warisan lokal, sedangkan pendekatan kuantitatif menilai efektivitas edukasi leaflet. Karena tumbuhan obat tradisional memiliki aspek budaya dan edukatif, metode kualitatif diperlukan untuk memahami nilai lokal, sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi seberapa efektif leaflet mengajar. Metode kuantitatif mengukur peningkatan pengetahuan, sedangkan pendekatan kualitatif menggambarkan kearifan masyarakat Pao-Pao tentang penggunaan tanaman obat. Penelitian kualitatif hanya menghasilkan angka tanpa konteks budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggabungkan hasil penelitian kualitatif dan kuantitatif untuk menemukan potensi tanaman obat yang dapat digunakan oleh masyarakat serta untuk menilai seberapa efektif edukasi berbasis leaflet.

 Metode penelitian ini menggunakan literatur review tentang tumbuhan obat tradisional dan efektivitas edukasi leaflet. Berbagai laporan ilmiah dan jurnal diteliti untuk mendapatkan informasi tentang etnofarmasi, pemanfaatan tanaman obat, dan sumber daya edukasi kesehatan. Literatur yang relevan dipilih untuk mendukung diskusi tentang fungsi tumbuhan obat sebagai warisan lokal dan peningkatan pengetahuan masyarakat. Hasil dari penelitian ini yaitu Kedua pendekatan, kualitatif dan kuantitatif, menunjukkan pemanfaatan tumbuhan obat tradisional dan efektivitas edukasi leaflet. Kajian kualitatif menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan berbagai jenis tanaman obat sebagai bagian dari warisan budaya, dan kajian kuantitatif menunjukkan bahwa leaflet dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat hingga lebih dari 80%

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alba, S., Smith, J. E., Siney, D., & Moutong, P. (2025). Struktur Anatomi Daun Mangrove Jenis Avicennia lanata Ridl . Dan. 13(2), 920–928.

Anggraini, U. T., Lestari, I. D., Rifqiawati, I., Studi, P., Biologi, P., Sultan, U., Tirtayasa, A., & Saintifik, P. (2021). Bioedusiana. 6(1), 14–26.

Artikel, I. (2025). Arus Jurnal Sosial dan Humaniora ( AJSH ) Penelitian Metode Campuran ( Mixed Method ). 5(2).

Biologi, P., Mipa, F., Jakarta, U. N., Muka, J. R., & Jakarta, D. K. I. (2020). JPBIO ( Jurnal Pendidikan Biologi ). 5(1), 96–105. https://doi.org/10.31932/jpbio.v5i1.642

Dewi, R. S., Aryani, F., Hidayani, Y., Tinggi, S., & Farmasi, I. (2021). Pengaruh Pemberian Leaflet terhadap Masyarakat tentang Obat Tradisional Pengetahuan Impact of Leaflet Educational Method on the Social Knowledge about Traditional Medicines. 11(2), 114–121.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.

Korespondensi, P., & Kunci, K. (2022). EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA LEAFLET DALAM PENINGKATAN Effectiveness of Using Leaflet Media in Improving Knowledge and Attitude Toward Tuberculosis Prevention Gilang Dwi Pratiwi , Vita Lucya , Paramitha - Gilang Dwi Pratiwi - S T IKep PPNI Jawa Barat.

Malang, U. N., Timur, J., & Hidup, M. (2024). Jurnal Pendidikan Biologi. 15, 145–152.

Muttaqin, S. Z., Mamangkey, J., Silalahi, M., & Mendes, L. W. (2025). Formulation of Jakaba fertilizer from banana peel , pineapple peel , tea dregs for enhanced pak choi ( Brassica rapa subsp . Chinensis ) growth. 8(1), 160–175.

Nisa, R. K., Putri, E. K., Kuntjoro, S., & Artaka, T. (n.d.). Keanekaragaman Spesies Anggrek di Ranu Darungan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Diversity of Orchid Species in Ranu Darungan Bromo Tengger Semeru National Park. 10, 1–9.

Nurdin, G. M., Sari, A. P., Biologi, P., Keguruan, F., Barat, U. S., Prof, J., Lopa, B., Timur, K. B., & Majene, K. (2022). Identifikasi Tumbuhan Obat Masyarakat Desa Pao-Pao Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. 7(1).

Of, N., Communities, R., & Sumbawa, I. N. (2024). ETNOFARMAKOLOGI : TANAMAN KABUPATEN SUMBAWA ETHNOPHARMACOLOGY : MEDICINAL PLANTS IN THE NEIGHBORHOODS OF RURAL COMMUNITIES IN SUMBAWA. 8(3), 53–61.

Pramana, M. W. (2020). Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Melalui E-Modul Berbasis Problem Based Learning. 8, 17–32.

Putri, K. D., & Semiarty, R. (2021). Pengaruh Efektivitas Media Promosi Kesehatan Leaflet dengan Video TOSS TB Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. 343–351.

Samosir, D., Listyawati, S., & Widiyani, T. (2025). Efektivitas Antidiabetes Ekstrak Bribil ( Galinsoga parviflora ) pada Tikus ( Rattus norvegicus ) Model Diabetes Melitus Tipe 2. 13(3), 1599–1608.

Saputri, F. S., & Gusmalawati, D. (2023). Kepadatan dan Pola Sebaran Bellucia pentamera Naudin di Zona Rehabilitasi Density and Distribution Patterns of Bellucia pentamera Naudin in the Rehabilitation Zone of Gunung Palung National Park , Ketapang Regency. 13, 228–235.

Surata, I. K. (2020). Meta-Analisis Media Pembelajaran pada Pembelajaran Biologi. 4, 22–27.

Syarah, M. M., Rahmi, Y. L., Darussyamsu, R., Studi, P., Biologi, P., & Padang, U. N. (2021). BIO-EDU : Jurnal Pendidikan Biologi. 6(3), 236–243.

Wahyuni, S., Wardani, S. K., Suwiknyo, Y., & Hayatin, N. (2020). Gambaran Kadar IgG Anti Phenolic Glycolipid-1 ( PGL-1 ) pada Pasien Morbus Hansen yang Menjalani Pengobatan Multy Drug Therapy patients with Morbus Hansen who are undergoing treatment Multy Drug Therapy. 1(1), 28–32.

Waruwu, M., Natijatul, S., Utami, P. R., & Yanti, E. (2025). Metode Penelitian Kuantitatif : Konsep , Jenis , Tahapan dan Kelebihan. 10, 917–932.

Published

2026-01-09

How to Cite

TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL SEBAGAI WARISAN LOKAL: KAJIAN ETNOFARMASI DAN PENGARUH EDUKASI LEAFLET. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1). https://doi.org/10.62281/9csnv821