PERAN EKONOMI SYARIAH DALAM MENGATASI MASALAH STRUKTURAL DEMOKRASI INDONESIA, DENGAN STUDI KOMPARATIF DI MALAYSIA
DOI:
https://doi.org/10.62281/61b2tq52Keywords:
Demokrasi, Ekonomi Syariah, Zakat, Wakaf, SukukAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi syariah dalam mengatasi masalah struktural demokrasi di Indonesia melalui studi komparatif dengan Malaysia. Demokrasi di Indonesia masih dihadapkan pada ketimpangan ekonomi, lemahnya tata kelola, dan rendahnya efektivitas distribusi kesejahteraan. Ekonomi syariah, dengan prinsip keadilan (al-‘adl), kemaslahatan (maslahah ‘ammah), dan amanah, diyakini dapat menjadi solusi dalam memperkuat demokrasi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi komparatif melalui analisis dokumen, kebijakan, serta data sekunder terkait zakat, wakaf, perbankan syariah, fintech syariah, dan sukuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malaysia memiliki sistem ekonomi syariah yang lebih terintegrasi karena dukungan kelembagaan yang kuat dan kebijakan publik yang konsisten. Sebaliknya, Indonesia masih menghadapi tantangan berupa lemahnya koordinasi, literasi keuangan syariah yang rendah, serta pengelolaan aset produktif yang belum optimal. Namun, potensi Indonesia sangat besar untuk menjadi pelopor demokrasi ekonomi berbasis syariah melalui penguatan instrumen seperti zakat produktif, wakaf tunai, Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS), dan Green Sukuk. Integrasi ekonomi syariah dalam pembangunan nasional dinilai mampu memperluas partisipasi publik dan mewujudkan demokrasi yang berkeadilan serta berorientasi pada kesejahteraan sosial.
Downloads
References
Andrisal, Ihsan, B., & Mardian, H. (2025). Prosedur Transaksi di Pasar Modal (Sukuk) Perspektif Ekonomi Syariah. Journal of Syariah Economic and Halal Tourism, 4(1), 29–38.
ASAS. (2024). Association of Shariah Advisors in Islamic Finance Malaysia (ASAS). 1–9.
Assril, Hidayatullah, R., & Saiin, A. (2025). Dinamika Hukum Wakaf di Indonesia Tantangan dan Solusi dalam Pengelolaan Aset Wakaf Produktif. Al Barakat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 5(01), 11–23.
Azzahra Pradina, A., Amaliah, D., & Daffa Kristantyo, H. (2025). Analisis Pengaruh Sukuk Wakaf Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Indonesia. Jisef, 4(01), 80–92. http://azramedia-indonesia.azramediaindonesia.com/index.php/JISEF/indexDOI:https://doi.org/10.62668/jisef.v4i01.1585
Billah, S. M., & Adnan, N. (2024). Navigating environmental concerns and geopolitical risks: A study on green sukuk and Islamic equities amid climate crisis and the Russia-Ukraine conflict. Energy Strategy Reviews, 53(March), 101372. https://doi.org/10.1016/j.esr.2024.101372
Budihardjo, A., Wiradarmo, A. A., Ramadhanti, F., Saputra, I., & ... (2023). Fenomena Bisnis Ekonomi Terkini: Seri 2 2022-2023. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=KqKvEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA2&dq=ketergantungan+terlalu+besar+pada+sektor+pariwisata+juga+menimbulkan+tantangan+terutama+dalam+hal+keberlanjutan+lingkungan&ots=a0mWCyJ9b3&sig=CGrX0WH8R27XTr9xMk0fJSRlTeY%0Ahttps://b
Fajar, M., Prakoso, D., Kurnia, A. I., & Ikhwan, I. (2023). Efficiency of Indonesian Zakat Institutions in Times of Covid-19: A Two-Stage DEA Analysis. International Journal of Zakat, 8(2), 2023–2067.
Herawan, J., & Athoillah, M. A. (2023). Sistem Keuangan Syariah Halalan Thayyiba (Telaah Teoritis Perspektif Hukum Ekonomi Syariah). Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 07(02), 365–379. https://doi.org/10.30868/ad.v7i02.4488
Judijanto, L., Ladjin, N., & Novitasari, S. A. (2024). Effectiveness of Productive Waqf Management in Improving the Welfare of the Poor: A Bibliometric Review. West Science Social and Humanities Studies, 2(10), 1613–1622. https://doi.org/10.58812/wsshs.v2i10.1334
Karimah, A. R., Kholida, A. D., Fajar, M. S., Kusna, M. D. L., & Hidayati, A. N. (2025). Penerapan Prinsip Ekonomi Islam dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Negara Berkembang di Asia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 3(5), 187–200. https://doi.org/10.61722/jiem.v3i5.4639
Latifah, F. N., & Syafitri, M. N. (2023). Fintech Peer To Peer Lending Berbasis Syariah Sebagai Alternatif Permodalan UMKM Sidoarjo. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1), 1438–1447.
Lesmita Sari, F., Zahratul Jannah, N., & Sahrial, M. (2024). Menganalisis Perkembangan dan Kebijakan Ekonomi Syariah di Malaysia. Jurnal Ilmiah Multidisipline, 2(5), 734–742. https://doi.org/10.5281/zenodo.12590580
Liu, F. H. M., & Lai, K. P. Y. (2021). Ecologies of green finance: Green sukuk and development of green Islamic finance in Malaysia. Environment and Planning A, 53(8), 1896–1914. https://doi.org/10.1177/0308518X211038349
Masduqie, M. H. A. (2022). Kiprah dan Peranan Lembaga Keuangan Syariah Dalam Ekonomi Global: Faktor Pendukung, Penghambat dan Peluang Yang Dimiliki. Journal of Islamic Economics Studies and Practices, 1(2).
Midu, M., & Yusuf, S. D. (2024). Optimalisasi Peran Bank Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan Syariah Di Indonesia. Journal of Innovation Research and Knowledge, 3(5), 1573–1586.
Mohd, N., Razali, M., Yahaya, M. H., & Baharuddin, Z. N. (2024). The Roles of Islamic Financial Technology (FINTECH) in Fostering Financial Inclusion in Malaysia. Management and Accounting Review, 23(1), 329–355. https://doi.org/10.24191/mar.v23i01-11
OJK. (2025). Siaran Pers Kinerja Positif Perbankan Syariah 2024. Otoritas Jasa Keuangan, 2. ojk.go.id
Pratiwi, A., Darmawati, & Amaliyah, R. (2020). Cash Waqf and the Development: a Case Study of Cash Waqf Linked Sukuk in Indonesia. Jouranl of Islamic Economic and BUsiness, 3(2), 257–281.
Rabani, D. T. (2025). Green Sukuk sebagai Instrumen Hukum Ekonomi Syariah untuk Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Asosiasi Riset Ekonomi Dan Akuntansi Indonesia, 2(3), 47–62.
Rahmany, S. (2019). Wakaf Produktif Di Malaysia. IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, 8(1), 43–64. https://doi.org/10.46367/iqtishaduna.v8i1.151
Ramadhan, M. F. (2021). Peran Fintech Dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan Syariah Di Era Digitalisasi Keuangan. 167–186.
Ramadhani, R. N., & Fadhlurrohman, M. F. (2024). Peran pemerintah dalam kerangka ekonomi Islam. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 2(2), 128–133.
Riani, D., Meutia, M., Taqi, M., & Ismawati, I. (2024). Efficiency and Stability of Zakat Institutions in Malaysia and Indonesia: DEA Window Analysis. TEM Journal, 13(1), 303–314. https://doi.org/10.18421/TEM131-32
Rofi Ayyasy, & Handar Subhandi Bakhtiar. (2025). Perbandingan Sistem Hukum Indonesia dan Malaysia. Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum, 3(2), 153–165. https://doi.org/10.59581/deposisi.v3i2.5061
Safitri, F., & Putri, J. (2025). Peran Fintech Syariah Dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan Masyarakat Muslim. At Tirmidzi, 1(2), 10–25.
Seff, S. M. (2010). Demokrasi Ekonomi Dalam Hukum Ekonomi Syari’ah (Economic Democracy in Economic Syari’ah Law). Risalah HUKUM Fakultas Unmul, 6(2), 83–95.
Viranti, M., Larasati, P., Victoria, R., & Taun, T. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Penegakan Hukum Terhadap Korupsi Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023. Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara, 3(2), 98–114.
Widiastuti, T., Ningsih, S., Prasetyo, A., Mawardi, I., Herianingrum, S., Robani, A., Al Mustofa, M. U., & Hady, A. F. (2022). Developing an integrated model of Islamic social finance: toward an effective governance framework. Heliyon, 8(9), e10383. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e10383
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erika Dwi Andini, Eko Ribawati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









