TREN KEPEMIMPINAN KOLABORATIF SEBAGAI SOLUSI ATAS KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK: PERUBAHAN TEORI DAN KONTROVERSI PRAKTIK DI LEMBAGA PENDIDIKAN
DOI:
https://doi.org/10.62281/99q9wd54Keywords:
Kepemimpinan Kolaboratif, Kepercayaan Publik, Lembaga Pendidikan, Perubahan Teori, Praktik KepemimpinanAbstract
Krisis kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan menjadi fenomena global yang ditandai oleh melemahnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan. Model kepemimpinan tradisional yang bersifat hierarkis dan sentralistik dinilai tidak lagi mampu menjawab kompleksitas tuntutan tata kelola pendidikan di era keterbukaan informasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tren kepemimpinan kolaboratif sebagai alternatif strategis dalam merespons krisis kepercayaan publik, dengan menelaah perubahan paradigma teoretis serta kontroversi praktik implementasinya di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan menelaah buku akademik terbitan sepuluh tahun terakhir dan artikel jurnal ilmiah lima tahun terakhir yang relevan dengan kepemimpinan pendidikan, kolaborasi organisasi, dan tata kelola publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan kolaboratif menekankan distribusi otoritas, keterlibatan multipemangku kepentingan, serta pengambilan keputusan berbasis dialog dan konsensus. Secara teoretis, model ini merepresentasikan pergeseran dari paradigma kepemimpinan individual menuju kepemimpinan kolektif yang lebih demokratis dan partisipatif. Namun, dalam praktiknya, implementasi kepemimpinan kolaboratif di lembaga pendidikan masih menghadapi berbagai kontroversi, seperti resistensi budaya organisasi, ketimpangan relasi kuasa, serta lemahnya kapasitas kepemimpinan partisipatif. Meskipun demikian, kepemimpinan kolaboratif memiliki potensi signifikan dalam membangun kembali kepercayaan publik melalui penguatan transparansi, akuntabilitas, dan legitimasi kelembagaan. Artikel ini diharapkan dapat memperkaya diskursus kepemimpinan pendidikan serta menjadi rujukan konseptual bagi pengelola lembaga pendidikan dalam merumuskan strategi kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi pada kepercayaan publik
Downloads
References
Ansell, C., & Gash, A. (2018). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 28(1), 16–32.
Bryk, A. S., & Schneider, B. (2015). Trust in schools. Russell Sage Foundation.
Bush, T. (2020). Leadership and management development in education. Sage.
Fullan, M. (2020). Leading in a culture of change. Jossey-Bass.
Harris, A. (2020). Distributed leadership: Current evidence and future directions. Educational Management Administration & Leadership, 48(1), 3–8.
Harris, A., & Jones, M. (2022). Exploring collaborative leadership in education. School Leadership & Management, 42(2), 101–117.
Leithwood, K., Harris, A., & Hopkins, D. (2021). Seven strong claims about successful school leadership revisited. School Leadership & Management, 41(1), 5–22.
Tschannen-Moran, M. (2017). Trust matters: Leadership for successful schools. Jossey-Bass.
Yukl, G. (2019). Leadership in organizations (9th ed.). Pearson.
OECD. (2020). Building trust in public institutions. OECD Publishing.
Creswell, J. W., & Poth, C. (2018). Qualitative inquiry and research design. Sage.
Northouse, P. G. (2022). Leadership: Theory and practice (9th ed.). Sage.
Bolden, R. (2020). Distributed leadership in organizations. International Journal of Management Reviews, 22(2), 103–123.
Meyer, M., & Rowan, B. (2021). Institutional theory and education. Educational Researcher, 50(6), 345–352.
Trusty, J., & Brown, D. (2023). Leadership ethics and public trust in education. Journal of Educational Administration, 61(3), 289–305.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahnaf Humam Aziziy, Siti Aimah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









