ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM KONTEN DAKWAH DIGITAL USTADZ ADI HIDAYAT: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK
DOI:
https://doi.org/10.62281/sr3tgr75Keywords:
Alih Kode, Campur Kode, Dakwah Digital, SosiolinguistikAbstract
Penelitian ini membahas penggunaan alih kode dan campur kode dalam konten dakwah digital Ustadz Adi Hidayat yang diunggah melalui fitur reels Instagram pada akun @kajianustadzadihidayat.lc. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa tuturan lisan dalam video dakwah. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan transkripsi, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi serta mengklasifikasikan satuan lingual yang mengandung alih kode dan campur kode berdasarkan teori sosiolinguistik Abdul Chaer, klasifikasi alih kode menurut Suwito, serta klasifikasi campur kode menurut Suandi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode kerap digunakan dalam penyampaian dakwah digital. Alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab digunakan untuk menyampaikan dalil dan konsep keagamaan, sedangkan campur kode muncul dalam bentuk penyisipan istilah-istilah religius untuk memperjelas makna dan menyesuaikan dengan audiens media sosial. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode berfungsi sebagai strategi komunikasi yang mendukung efektivitas penyampaian pesan dakwah di media digital.
Downloads
References
Chaer & Agustina. 2010. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta
Irrohman, A. T., & Rokhman, F. (2021). Sosiolinguistics Alih Kode dan Campur Kode dalam Ceramah Habib Umar Al-Muthohhar. Jurnal Sastra Indonesia, 10(1), 51–58. https://doi.org/10.15294/jsi.v10i1.40389
Khattak, K. K., Aurangzeb, S., & Raza, M. (2022). Code-Switching and Code-Mixing: A View of Language Mixing Process in Daily Communication. 21(2), 568.
Lestari, P., & Rosalina, S. (2024). Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Sosial antara Penjual dan Pembeli. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa DanSastra Indonesia, 4(1), 11. https://doi.org/10.29300/disastra.v4i1.3167
Marni, I., Harliyana, I., & Rahayu, R. (2021). AlihKode Dan Campur Kode Dalam Bertutur Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Malikussaleh. KANDE Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 9. https://doi.org/10.29103/jk.v1i1.3404
Pramandhani, V. A., & Trismanto, T. (2023). Fenomena Alih Kode dan Campur Kode Berdasarkan Penggunaan Tingkat Tutur Bahasa Jawa Perajin Batik Kota Pekalongan. UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra, 19(1), 1-16.
Santoso, G., Abdulkarim, A., & Maftuh, B. (2023). Kajian Identitas Nasional melalui Misi Bendera Merah Putih, dan bahasa Indonesia Abad 21. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(1), 284-296.
Suandi, Nengah. (2014). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Ulya,R. H. (2022). Dimension Of Social Order Pregnant Woman Superstition In Kubuang Tigo Baleh Society. TELL-US Journal, 8(1), 38-49.
Wardhani, C. P. N. K., & Wibisono, G. (2020). Alih Kode dan Campur Kode pada Status Media Sosial Soul (Kajian Sosiolinguistik). Jurnal Pendidikan Bahasa Mandarin UNESA, 3(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tarisa Finanda, Joko Purwanto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









