ANALISIS PERBEDAAN CURAH HUJAN SEBAGAI KETERSEDIAAN SUMBER DAYA AIR MENGGUNAKAN PAIRED SAMPLE T-TEST

Authors

  • Levina Ardiningrum Hartadi Universitas Muhammadiyah Jember Author
  • Amri Gunasti Universitas Muhammadiyah Jember Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/wphf5j55

Keywords:

Curah Hujan, Paired Sample t-Test, Sumber Daya Air, Dam Arjasa, Dam Tegal Batu

Abstract

Perubahan iklim saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks dalam pengelolaan sumber daya air, terutama akibat meningkatnya ketidakpastian pola curah hujan. Variabilitas curah hujan yang tinggi berpotensi memengaruhi ketersediaan air, baik untuk kebutuhan domestik, pertanian, maupun sektor lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kajian ilmiah yang mampu memberikan gambaran kuantitatif mengenai kondisi curah hujan di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan rata-rata curah hujan yang terjadi di Dam Arjasa dan Dam Tegal Batu sebagai dasar dalam memperkirakan ketersediaan sumber daya air di kedua lokasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan analisis statistik. Data curah hujan dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test untuk mengetahui perbedaan rata-rata curah hujan antar lokasi, serta uji normalitas Shapiro-Wilk untuk memastikan distribusi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata curah hujan di Dam Arjasa sebesar 1725,60 mm, sedangkan Dam Tegal Batu memiliki rata-rata curah hujan sebesar 1969,10 mm. Berdasarkan hasil uji Paired Sample t-Test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,322 yang lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara curah hujan di kedua dam tersebut. Selain itu, hasil uji Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dengan nilai signifikansi di atas 0,056. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua lokasi memiliki karakteristik curah hujan yang relatif serupa dan dapat menjadi pertimbangan dalam perencanaan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andari, R., & Nurhamidah, N. (2025). Analisis Bibliometrik Pemanfaatan Data Satelit TRMM dalam Estimasi Curah Hujan. 7(01), 260–272.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. (Referensi penting untuk prosedur uji normalitas Shapiro-Wilk menggunakan SPSS).

Gunasti, A., Faisandra, M. A., Fais, A. N., & Prayogo, P. E. (2024). Uji T Berpasangan Mengenai Pemahaman Mahasiswa Setelah Pelaksanaan Kuliah Lapangan Bangunan Air Paired T Test on Student Understanding After Water Building Field Lecture. Jurnal Smart Teknologi, 5(3), 384–392. http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/JST

Mardyansyah, R. Y., Kurniawan, B., Soekirno, S., & Nuryanto, E. (2022). Optimalisasi Saluran Komunikasi Berbasis Gelombang Mikro Sebagai Alternatif Sistem Pemantauan Curah Hujan. 14, 21–29.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. (Referensi standar untuk metodologi kuantitatif dan penggunaan uji statistik seperti Paired Sample t-Test).

Triatmodjo, B. (2008). Hidrologi Terapan. Yogyakarta: Beta Offset. (Referensi kunci untuk teori hidrometeor, pengukuran curah hujan, dan ketersediaan sumber daya air).

Triatmodjo, B. (2008). Hidrologi Terapan. Yogyakarta: Beta Offset. (Referensi kunci untuk teori hidrometeor, pengukuran curah hujan, dan ketersediaan sumber daya air).

Published

2026-01-17

How to Cite

ANALISIS PERBEDAAN CURAH HUJAN SEBAGAI KETERSEDIAAN SUMBER DAYA AIR MENGGUNAKAN PAIRED SAMPLE T-TEST. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1). https://doi.org/10.62281/wphf5j55