MANAJEMEN RISIKO SEBAGAI PILAR PENGAWASAN INTERNAL PEMERINTAH
DOI:
https://doi.org/10.62281/1jz1pn87Keywords:
Manajemen Risiko, Pengawasan Internal, SPIP, APIP, Tata Kelola PemerintahanAbstract
Manajemen risiko dalam sektor publik mengalami pergeseran peran dari sekadar kewajiban administratif menjadi elemen strategis dalam sistem pengawasan internal pemerintah. Penerapan manajemen risiko berfungsi sebagai instrumen preventif untuk meminimalkan risiko kegagalan kebijakan, penyimpangan pengelolaan anggaran, serta potensi kerugian negara dan reputasi lembaga publik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, landasan teoretis, serta peran manajemen risiko sebagai pilar penguatan pengawasan internal pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan buku teks, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan terkait Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi manajemen risiko dengan SPIP, yang didukung oleh kerangka COSO Enterprise Risk Management dan ISO 31000, mampu meningkatkan efektivitas pengawasan internal, mendorong pendekatan pengawasan berbasis risiko, serta memperkuat akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan. Namun demikian, implementasi manajemen risiko masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, budaya organisasi yang belum sepenuhnya sadar risiko, serta lemahnya komitmen pimpinan. Oleh karena itu, penguatan manajemen risiko secara berkelanjutan menjadi kebutuhan strategis dalam mewujudkan pengawasan internal pemerintah yang efektif dan antisipatif.
Downloads
References
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). (2021). Pedoman Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Jakarta: BPKP.
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). (2017). Enterprise Risk Management: Integrating with Strategy and Performance. New York: AICPA.
Hanafi, M. M. (2019). Manajemen Risiko. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Hidayat, R. (2023). Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah dalam penguatan tata kelola sektor publik. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Sektor Publik, 15(2), 101–115.
Hopkin, P. (2018). Fundamentals of Risk Management: Understanding, Evaluating and Implementing Effective Risk Management. London: Kogan Page.
Ilham, M. (2022). Integrasi manajemen risiko dan pengawasan internal pemerintah. Jurnal Administrasi Publik, 10(1), 45–60.
Irianto, G., & Amirya, M. (2017). Manajemen risiko dalam sektor publik dan implikasinya terhadap pengawasan internal pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 8(3), 517–530.
ISO. (2018). ISO 31000:2018 Risk Management — Guidelines. Geneva: International Organization for Standardization.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.
Marwoto. (2021). Transformasi peran APIP dalam penguatan pengawasan internal berbasis risiko. Jurnal Pengawasan Keuangan Negara, 5(1), 23–38.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2020). Managing Risks in Government: Towards a Strategic Approach. Paris: OECD Publishing.
Power, M. (2007). Organized Uncertainty: Designing a World of Risk Management. Oxford: Oxford University Press.
Ramdani, D. (2022). Integrasi risiko dalam perencanaan dan penganggaran sektor publik. Jurnal Kebijakan Publik, 13(2), 89–104.
Sawyer, L. B., Dittenhofer, M. A., & Scheiner, J. H. (2019). Sawyer’s Internal Auditing: Enhancing and Protecting Organizational Value. New York: The Institute of Internal Auditors.
Tewu, R. (2023). Tantangan implementasi manajemen risiko dalam organisasi pemerintah. Jurnal Manajemen Publik, 11(1), 67–82.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwina Putri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









