PELATIHAN IDENTIFIKASI MAKANAN MENGANDUNG BORAKS DAN FORMALIN SERTA DETEKSINYA MENGGUNAKAN KULIT BUAH NAGA

Authors

  • Titin Aryani Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta Author
  • Monika Putri Solikah Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/n7yk5488

Keywords:

Boraks, Formalin, Kulit Buah Naga, Keamanan Pangan

Abstract

Keamanan pangan masih menjadi permasalahan serius di masyarakat seiring maraknya penyalahgunaan bahan tambahan pangan berbahaya, seperti boraks dan formalin, yang berpotensi membahayakan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, dalam mengidentifikasi makanan yang mengandung boraks dan formalin serta melakukan deteksi sederhana menggunakan bahan alami berupa kulit buah naga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan materi, pelatihan praktik deteksi secara langsung, serta evaluasi berkelanjutan untuk menilai tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai ciri-ciri makanan yang mengandung boraks dan formalin, disertai dengan meningkatnya kemampuan peserta dalam melakukan deteksi sederhana secara mandiri. Pemanfaatan kulit buah naga sebagai indikator alami dinilai efektif, ekonomis, dan mudah diaplikasikan pada skala rumah tangga. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan semakin meningkat serta mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih makanan yang aman dan sehat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriyantono, A. (2002). Keamanan pangan dan pengolahannya. Bogor: IPB Press.

Desrosier, N. W. (2008). Teknologi pengawetan pangan. Jakarta: UI Press.

Harris, R. S., & Karmas, E. (1989). Evaluasi gizi pada pengolahan bahan pangan. Bandung: ITB.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (1999). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang Bahan Tambahan Pangan.

Muchtadi, T. R. (2010). Ilmu pengetahuan bahan pangan. Bandung: Alfabeta.

Pemerintah Republik Indonesia. (1996). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan.

Wahyuni, R. (2010). Pemanfaatan kulit buah naga sebagai indikator alami.

Wikanta, W. (2011). Bahan tambahan pangan dan dampaknya terhadap kesehatan.

Published

2026-01-18

How to Cite

PELATIHAN IDENTIFIKASI MAKANAN MENGANDUNG BORAKS DAN FORMALIN SERTA DETEKSINYA MENGGUNAKAN KULIT BUAH NAGA. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1). https://doi.org/10.62281/n7yk5488