BUDAYA SADAR RISIKO SEBAGAI PILAR TATA KELOLA YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE)

Authors

  • Dzaha Taqiyyah Universitas Negeri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/3xr87a56

Keywords:

Sadar Risiko, Tata Kelola, Mitigasi

Abstract

Budaya kesadaran risiko sangat penting untuk mempromosikan tata kelola yang baik, atau tata kelola yang efektif, di organisasi publik dan lembaga pendidikan. Namun kenyataannya, banyak perusahaan masih bergumul dengan berbagai masalah, termasuk sistem pengendalian internal yang tidak memadai, proses pengambilan keputusan yang reaktif, kesadaran risiko yang rendah di antara anggota organisasi, dan kurangnya keterbukaan dalam manajemen risiko. Keadaan ini dapat meningkatkan kemungkinan penyalahgunaan wewenang, penggunaan sumber daya yang tidak efisien, dan penurunan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana budaya kesadaran risiko dapat meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pengambilan keputusan perusahaan secara umum. Studi ini meneliti studi nasional dan internasional yang relevan tentang manajemen risiko, budaya organisasi, dan tata kelola menggunakan metodologi tinjauan pustaka. Temuan menunjukkan bahwa budaya kesadaran risiko yang mapan berfungsi sebagai mekanisme pengendalian internal yang memperkuat kesiapan organisasi untuk menghadapi berbagai bahaya dan mendorong perilaku moral serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Membangun budaya kesadaran risiko sangat penting untuk menjaga keberlanjutan dan integritas tata kelola di lembaga pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alijoyo, F. A., & Munawar, Y. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Maturitas Manajemen Risiko Organisasi Di Indonesia. Bina Ekonomi, 23(1), 67–79. Https://Doi.Org/10.26593/Be.V23i1.4366.67-79

Ari, Y. (2020). Ketika Manajemen Risiko Tak Sekedar Teori. Paris Review (Sharing Knowledge For Better Governance).

Banks, E. (2012). Risk Culture: A Practical Guide To Building And Strengthening The Fabric Of Risk Management (13th Ed.). Palgrave Macmillan.

Gustini, Wundari, D., & Afriani, S. (2014). Analisis Manajemen Risiko Pada Kantor Pusat Pt. Bank Bengkulu. Ekombis Review: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 2(1).

Hopkin, P. (2018). Fundamentals Of Risk Management: Understanding, Evaluating And Implementing Effective Risk Management. Institute Of Risk Management.

Rahmawati, S., & Nowanda, D. (2025). Peran Etika Dalam Mewujudkan Good Governance. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(1), 324–333. Https://Doi.Org/10.71282/Jurmie.V2i1.53

Rose, A., & Junaidi, M. A. (2024). Peran Pemimpin Dalam Pengembangan Budaya Sadar Risiko Dalam Kerangka Organisasi Pembelajar (Learning Organization). Prosiding Pitnas Widyaiswara, 1(0), 481–492.

Septiawan, Catur, & Sujana, E. (2020). Model Sistem Manajemen Risiko Pada Perguruan Tinggi Kesehatan Swasta Di Indonesia (Studi Kasus Di Stikes Indonesia Maju). Proceeding Seminar Nasional Stma Trisakti, 5(1).

Sinaga, T. A. B. (2023). Pengaruh Tata Kelola Dan Budaya Organisasi Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Dengan Sistem Pengendalian Internal Sebagai Variable Moderating Pada Kecamatan Tebing Syahbandar [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Suryani, D., & Mardiansyah, M. (2021). Implementasi Manajemen Risiko Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Bumn Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2019. Jurnal Manajemen Bisnis Unbara, 2(1).

Vidiarto, A., Azis, R., Mulyanto, A., Meidilah, & Supryanto. (2023). Pengaruh Budaya Peduli Resiko Dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen Resiko Organisasi. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(4), 982–991.

Published

2026-01-18

How to Cite

BUDAYA SADAR RISIKO SEBAGAI PILAR TATA KELOLA YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE). (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1). https://doi.org/10.62281/3xr87a56