PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP MINAT BERORGANISASI PADA JEMAAT GEREJA KERASULAN BARU SIDANG PESU

Authors

  • Airin Rosiana Kristi Universitas Mercu Buana Yogyakarta Author
  • Chatarina Jesse Intan Faustine Universitas Mercu Buana Yogyakarta Author
  • Kartika Astriana Dian Prabarani Universitas Mercu Buana Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/my35xc90

Keywords:

Lingkungan Organisasi, Minat Berorganisasi, Remaja Gereja

Abstract

Lingkungan organisasi memegang peranan penting dalam membentuk minat remaja untuk terlibat aktif dalam suatu organisasi, termasuk dalam konteks kehidupan bergereja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lingkungan organisasi terhadap minat berorganisasi pada remaja jemaat Gereja Kerasulan Baru Sidang Pesu. Lingkungan organisasi dalam penelitian ini dipahami sebagai kondisi sosial yang tercermin melalui kualitas komunikasi, keterbukaan, dukungan sosial, dan iklim organisasi yang dirasakan oleh jemaat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan paradigma positivisme. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 31 remaja jemaat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari total populasi sebanyak 45 orang. Data dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, analisis korelasi Pearson Product Moment, serta regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran empiris mengenai bagaimana lingkungan organisasi yang kondusif dapat menumbuhkan rasa ketertarikan, keterlibatan, dan komitmen remaja dalam kegiatan organisasi gereja. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan bagi gereja dalam membangun lingkungan organisasi yang lebih inklusif, komunikatif, dan relevan dengan karakter generasi muda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Donnelly, J. H., J. (2004). Organizations: Behavior, structure, processes. Grada Publishing.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariat dengan program IBM SPSS 23. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Pratiwi, D. (2019). Keterlibatan remaja dalam organisasi keagamaan: Studi pada komunitas gereja di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 3(2), 145–156.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior. Pearson Education.

Sahir, S. H. (2012). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.

Sahputra, D. (2020). Manajemen Komunikasi Suatu Pendekatan Komunikasi. JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, 6(2), 152–162. https://doi.org/10.31289/simbollika.v6i2.4069

Saputri, H. A. S., & Larasati, N. J. (2023). Analisis instrumen asesmen: Validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda butir soal. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(5), 2986–2995.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2017). Metode penelitian untuk bisnis: Pendekatan pengembangan-keahlian. Salemba Empat.

Siyoto, S., & Sodik. (2015). Dasar metodologi penelitian. Literasi Media Publishing.

Slameto. (2013). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (6th ed.). Rineka Cipta.

Sugiyono, D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Published

2026-01-18

How to Cite

PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP MINAT BERORGANISASI PADA JEMAAT GEREJA KERASULAN BARU SIDANG PESU. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1). https://doi.org/10.62281/my35xc90