HUBUNGAN KEBIASAAN POSTUR DAN BERAT TAS SEKOLAH TERHADAP RISIKO SKOLIOSIS PADA ANAK DAN REMAJA

Authors

  • Ephiphany Naomi Angel S Universitas Binawan Author
  • Dini Nur Alpiah Universitas Binawan Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/th62m162

Keywords:

Skoliosis, Kebiasaan Postur, Berat Tas Sekolah, Anak, Remaja, Ergonomi

Abstract

Skoliosis merupakan kelainan bentuk tulang belakang yang umum ditemukan pada masa anak dan remaja, terutama selama periode pertumbuhan cepat. Faktor kebiasaan postur tubuh yang buruk serta berat tas sekolah yang berlebihan sering dikaitkan dengan gangguan muskuloskeletal dan meningkatnya risiko skoliosis fungsional. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kebiasaan postur dan berat tas sekolah terhadap risiko terjadinya skoliosis pada anak dan remaja berdasarkan telaah terhadap 10 artikel jurnal ilmiah, yang terdiri atas 5 jurnal internasional dan 5 jurnal nasional Indonesia, yang diterbitkan dalam rentang waktu 2020–2025. Kajian ini juga menekankan pentingnya peran lingkungan sekolah dan keluarga dalam membentuk kebiasaan postur tubuh yang sehat sejak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan tas sekolah dengan beban melebihi 10–15% dari berat badan serta kebiasaan postur yang tidak ergonomis berkorelasi dengan meningkatnya keluhan nyeri punggung, bahu yang tidak seimbang, dan perubahan kurva tulang belakang. Namun demikian, bukti kausal langsung terhadap munculnya skoliosis idiopatik masih terbatas. Oleh karena itu, upaya edukasi postur yang berkelanjutan, pembatasan berat tas sekolah, serta pelaksanaan skrining dini skoliosis sangat direkomendasikan untuk diterapkan secara sistematis di lingkungan sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmed, N. A. Et Al. (2024). Examining The Backpack Weight Relative To Students' Body Weight Among Urban And Rural Schoolchildren: A Cross-Sectional Study. Cureus.

Akçay, B. Et Al. (2023). Effect Of Standing And Sitting Postures On The Angle Of Trunk Rotation In Patients With Adolescent Idiopathic Scoliosis. JTSS.

Angelita, P. R. (2025). Literature Review: Adolescent Idiopathic Scoliosis. Biocaster: Jurnal Kajian Biologi, 5(3), 403-415.

Evan, Y., Et Al. (2025). Edukasi Koreksi Postur Di SMAN 3 Sukoharjo. Jurnal Kontribusi.

Hamisah, H., Et Al. (2024). Skrining Gangguan Postur Tubuh Dan Edukasi Postur Tubuh Ideal. Jurnal Abdimas Kesehatan.

Ismiyasa, I., Et Al. (2023). Gambaran Berat Tas Pada Sekolah Menengah Pertama Di Depok. Jurnal Kesehatan UNDHIRA.

Lau, K. Program Pencegahan & Penyembuhan Skoliosis Untuk Anda (Edisi Ke-5): Program & Buku Kerja Unggulan Untuk Tulang Belakang Yang Lebih Kuat Dan Lurus. Scoliolife.

Mongkonkansai, J. Et Al. (2024). Exploring Musculoskeletal Discomfort And School Bag Loads Among Thai Students. Sci Rep.

Rahmanilah, R. (2020). TINJAUAN LITERATUR KEMAKNAAN ATR (ANGLE OF TRUNK ROTATION) DENGAN PEMERIKSAAN SKOLIOMETER PADA SKRINING RESIKO SKOLIOSIS DI SEKOLAH.

Suciati, T., & Pratiwi, M. R. (2020). Hubungan Antara Penggunaan Tas Sekolah Dan Keluhan Muskuloskeletal Pada Siswa Sekolah Dasar.

Sugiyarti, R., & Naufal, M. (2024). Hubungan Beban Tas Terhadap Risiko Skoliosis Pada Anak Usia 9–12 Tahun Di SDN Gonilan 02. Jurnal OBAT.

Wahyuddin, W., & Anggita, M. Y. (2021). Hubungan Beban Tas Dengan Resiko Skoliosis Pada Remaja 1. Jurnal Ilmiah Fisioterapi E-ISSN, 21(1), 2528-3235.

Yang, J., Et Al. (2022). Postural Habits And Lifestyle Factors Associated With Adolescent Idiopathic Scoliosis: A Cross-Sectional Study. [PMC Open Acces].

Published

2026-01-20

How to Cite

HUBUNGAN KEBIASAAN POSTUR DAN BERAT TAS SEKOLAH TERHADAP RISIKO SKOLIOSIS PADA ANAK DAN REMAJA. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1). https://doi.org/10.62281/th62m162