LITERATURE REVIEW : KOMUNIKASI KOLABORATIF PERAWAT-DOKTER DALAM PENANGANAN TRAUMA
DOI:
https://doi.org/10.62281/zhed9k35Keywords:
Komunikasi Kolaboratif, Perawat, Dokter, Penanganan TraumaAbstract
Trauma merupakan kondisi yang menyebabkan gangguan atau kerusakan pada jaringan tubuh akibat kekerasan atau ruda paksa, sehingga membutuhkan penanganan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi. Dalam konteks pelayanan trauma, komunikasi kolaboratif antara perawat dan dokter menjadi komponen krusial untuk memastikan mutu perawatan yang optimal. Komunikasi yang efektif memungkinkan pertukaran informasi penting, pengambilan keputusan bersama, serta identifikasi dan penyelesaian hambatan dalam proses perawatan. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi kolaboratif perawat–dokter dalam penanganan trauma, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi, serta meninjau dampaknya terhadap keselamatan pasien dan kualitas pelayanan. Metode yang digunakan adalah telaah sistematis terhadap artikel ilmiah yang relevan dari berbagai basis data kesehatan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa komunikasi yang baik tidak hanya meningkatkan koordinasi antarprofesional, tetapi juga berkontribusi pada percepatan intervensi, ketepatan tindakan klinis, serta penurunan risiko komplikasi pada pasien trauma. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kemampuan komunikasi interprofesional dan implementasi sistem kolaboratif dalam lingkungan pelayanan kesehatan guna meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan trauma secara berkelanjutan.
Downloads
References
Anisah, S., Rahmawati, D., & Putri, R. A. (2023).
Kepemimpinan dan komunikasi interprofesional dalam praktik keperawatan. Jurnal Keperawatan Profesional, 11(2), 85–94.
Mardiana, S. S., Kristina, T. N., & Sulisno, M. (2019).
Penerapan komunikasi SBAR untuk meningkatkan kemampuan perawat dalam berkomunikasi dengan dokter. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(1), 45–52.
Moges, K., Alemayehu, M., Desta, H., & Kahsay, A. (2020).
Collaboration practice between nurses and physicians and affecting factors in public hospitals of eastern Ethiopia. Journal of Multidisciplinary Healthcare, 13, 155–164.
Murdiany, N. A., Pertiwiwati, E., & Setiawan, H. (2021).
Hubungan komunikasi interprofesional dengan kolaborasi perawat–dokter di IRNA RSUD H. Damanhuri Barabai. Dunia Keperawatan, 9(2), 102–110.
Orld Health Organization. (2018). Framework for action on interprofessional education and collaborative practice. WHO Press.
Wulandari, W. D. 2023). Kepemimpinan kolaboratif dalam pelayanan keperawatan berbasis tim. Jurnal Manajemen Keperawatan, 6(1), 33–41.
Wulandari, W. D., Febriani, R. T., & Prastiwi, E. D. (2025).
Hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di instalasi gawat darurat. Jurnal Keperawatan Klinis Indonesia, 14(1), 21–30.
Zwarenstein, M., Goldman, J., & Reeves, S. (2009).
Interprofessional collaboration: Effects of practice-based interventions on professional practice and healthcare outcomes. Cochrane Database of Systematic Reviews, (3), CD000072.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dara Putri Handayani, Tiara Cantika Solihat, Zidan Riski Restu, Hana Ariani, Ida Rosidawati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









