ANALISIS TEORI BELAJAR SOSIAL ALBERT BANDURA TERHADAP KRISIS IDENTITAS PRIA SEBAGAI PEMIMPIN DALAM FENOMENA FATHERLESS
DOI:
https://doi.org/10.62281/gv6nze14Keywords:
Fatherless, Teori Belajar Sosial, Albert Bandura, Identitas Pria, KepemimpinanAbstract
Fenomena ketiadaan ayah adalah situasi dimana peran ayah tidak ada dalam sebuah keluarga, dan hal ini bisa memengaruhi perkembangan identitas anak, terutama anak laki-laki yang seharusnya menjadi pemimpin. Tidak adanya figuran ayah bisa mengganggu proses anak dalam menerima nilai-nilai, karakter, serta peran kepemimpinan yang ideal. Artikel ini bertujuan untuk membahas isu krisis identitas pria dalam posisi sebagai pemimpin, dalam konteks fenomena ketiadaan ayah. Penulis menggunakan teori belajar sosial yang dikemukakan oleh Albert Bandura sebagai dasar pembahasan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah tentang ketiadaan ayah, identitas gender, kepemimpinan, dan teori belajar sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiadaan figur ayah sebagai contoh yang menjadi teladan menghalangi anak dalam belajar melalui pengamatan dan peniruan. Anak laki-laki tidak memiliki contoh untuk meniru perilaku kepemimpinan, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan, yang bisa menyebabkan kebingungan dalam peran dan munculnya krisis identitas. Dengan demikian, pentingnya peran lingkungan sosial dan pendidikan sebagai sumber alternatif dalam membentuk karakter dan identitas kepemimpinan anak menjadi semakin jelas.
Downloads
References
Annisa, R. (2024). Father hunger: Dampak ketiadaan ayah terhadap perkembangan psikologis anak. Jurnal Psikologi dan Pendidikan islam ,6(1), 45-58. https://doi.org/10.1234/jppi.v6i1.2024.
Arie Rihardini Sundari dan Febi Herdajani, (2013), Dampak fatherless terhadap perkembangan psikologis anak. jurnal Prosiding Seminar Nasional Parenting, (Fakultas Psikologi Persada Indonesia YAI, 2013), hlm. 266
Azizah, M., Aini, N.N., Sari S., & Hamzah, M.A. (2025). Pengaruh Fenomena “Marriage Is Scarry” Terhdap Stigma Pernikahan dan perilaku Seksual Pra-Nikah Pada Gnerasi Muda. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya, 14(2), 247-264. https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/etnoreflika/article/view/3026
Compas, B. E., Jaser, S. S., Bettis, A. H., Watson, K. H., Gruhn, M. A., Dunbar, J. P., Williams, E., & Thigpen, J. C. (2017). Coping, emotion regulation, and psychopathology in childhood and adolescence: A meta-analysis and narrative review. Psychological Bulletin, 143(9), 939–991. https://doi.org/10.1037/bul0000110
Fadilah, A., Kholis, H. D., & Ni’amullah, A. (2022). Fatherless dalam kajian Islam: Kajian fenomenologi atas realitas sosial. Spectrum: Journal of Islamic Studies, 4(1), 1–15. https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/SIS
Fadilah, A., Kholis, H. D., & Ni’amullah, A. (n.d.). Fatherless dalam kajian Islam: Kajian fenomenologi atas realitas sosial. Spectrum: Journal of Islamic Studies. https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/SIS
Fajriyanti, A. P., Saputri, D., & Sujarwo, S. (2022). Fenomena fatherless di Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora, 13(1), 67–80. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpips/article/view/24982
Freeks, F. E. (2016). A fatherless South Africa: The importance of missional parenting and the role of the church. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 72(2), 1–9. https://doi.org/10.4102/hts.v72i2.3454
Heri Rahyubi. Teori-teori Belajar dan Aplikasi.
Kusuma, H.W., Darmawu & Sibuan. (n.d). Islamic Parenting: Pola Asuh Dalam Al-Qur’an Surah Luqman ayat 13-19. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(4). https://www.jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam/article/viewFile/3600/1608
Lestari, S. (2013). Psikologi keluarga: Penanaman nilai dan penanganan konflik dalam keluarga. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
M. Nasib Ar-Rifai, Kemudahan dari Allah: Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, (Jakarta : Gema Insani Press, 1999).
Masturoh, S. A. (2021). Konsep relasi ayah dan anak dalam perspektif Tafsir Al-Azhar sebagai respon fenomena fatherless di Indonesia. Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir, 5(2), 145–160. https://ejournal.ibntegal.ac.id/index.php/takwil/article/view/1017/329
Nasution, E. S., Rahayu, A., & Cameliana, A. (2020). The impact of father’s absence on psychological conditions in children from commuter marriage families. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(3), 176–184. https://doi.org/10.29210/138700
Nurhasanah, N., Annisa, A., Sit, M., & Laura, A. (2023). Implementasi cooking day dalam mengatasi fatherless dan stereotip gender pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 45–58. https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/7410
Nurmalasari, F., Fitrayani, N., Paramitha, W. D., & Azzahra, F. (2022). Dampak ketiadaan peran ayah (fatherless) terhadap pencapaian akademik remaja: Kajian sistematik. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 8(2), 112–124.
Prashinta, W. M., Suyanto, K. D., Zahra, A. R., Santoso, O., & Murtadho, A. (2024). Fenomena modern fatherhood dan implikasinya terhadap masalah fatherless di Indonesia: Kajian literatur dalam perspektif konseling keluarga. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 14(1), 1–20. https://journal.pubmedia.id/index.php/pjp/article/view/2567
Rahmi, D. (2023) ‘Strategi dakwah terhadap fenomena fatherless dalam rumah tangga: Studi terhadap kisah Nabi Ibrahim perspektif Al-Qur’an’, Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 2(2), hlm. 144–167. https://www.journal.staimaarifkalirejo.ac.id/index.php/jkpi/article/download/88/66
Resdiantari, O., Aman, A., & Barontuko, M. (2023). Analisis pengaruh penerapan program Ayah Mengantar Anak (GAMAS) terhadap perkembangan self-confidence siswa pada pembelajaran sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 12(2), 98–110. https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/fhs/index
Sugono, D. 2007. Perencanaan Bahasa Indonesia dan Memasuki Globalisasi. Dalam Anshari dan Mahmudah (Eds.), Budi Bahasa (hlm.1—14). Makassar: Badan Penerbit UNM.
Surakarta: az-Ziyadah, 2014. Al-Qur‟anul Karim Terjemah dan Tajwid. Departemen Agama Republik Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rusi Anisa, Wafa Aulia Putri, Sitti Chadidjah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









