HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA
DOI:
https://doi.org/10.62281/40znq357Keywords:
Aktivitas Fisik, Kebugaran Jasmani, Siswa, Pendidikan Jasmani, IndonesiaAbstract
Kajian literatur komprehensif ini menyelidiki hubungan kompleks antara tingkat aktivitas fisik dan kebugaran jasmani siswa dalam konteks pendidikan Indonesia, dengan mensintesis temuan dari berbagai penelitian kuantitatif. Kebugaran jasmani berperan sebagai fondasi penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari, meningkatkan prestasi akademik, serta mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Namun, gaya hidup sedentary yang dipicu oleh kemajuan teknologi dan berkurangnya aktivitas bermain di luar ruangan telah menyebabkan tingkat aktivitas fisik siswa yang sangat rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh survei kesehatan nasional yang menunjukkan proporsi besar remaja yang tidak cukup bergerak. Kajian ini mengintegrasikan data dari metodologi penelitian beragam, termasuk survei cross-sectional, kuesioner standar seperti International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), serta penilaian kebugaran objektif seperti Multistage Fitness Test (MFT) dan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI). Temuan utama mengungkapkan korelasi positif yang signifikan antara aktivitas fisik dan kebugaran jasmani, dengan koefisien korelasi berkisar dari sedang (r = 0,374) hingga kuat (r = 0,561), serta ukuran efek yang menjelaskan 14% hingga 31% varians dalam hasil kebugaran. Faktor-faktor yang memengaruhi meliputi variabel demografis seperti usia dan jenis kelamin, serta elemen lingkungan seperti fasilitas sekolah dan struktur kurikulum. Penelitian yang disintesis menekankan peran krusial program pendidikan jasmani yang terstruktur di sekolah untuk meningkatkan tingkat kebugaran siswa dan mengurangi risiko kesehatan terkait inaktivitas. Implikasi praktis menyoroti perlunya intervensi terintegrasi, sementara rekomendasi untuk penelitian masa depan mendorong desain longitudinal dan studi eksperimental untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang strategi promosi aktivitas fisik dalam membentuk gaya hidup aktif di kalangan siswa Indonesia.
Downloads
References
Caspersen, C. J., Powell, K. E., & Christenson, G. M. (1985). Physical activity, exercise, and physical fitness: Definitions and distinctions for health-related research. Public Health Reports, 100(2), 126–131. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC1424733/
Craig, C. L., Marshall, A. L., Sjöström, M., Bauman, A. E., Booth, M. L., Ainsworth, B. E., et al. (2003). International physical activity questionnaire: 12-country reliability and validity. Medicine & Science in Sports & Exercise, 35(8), 1381–1395. https://doi.org/10.1249/01.MSS.0000078924.61453.FB
Erliana, E., Hartoto Mahasiswa S-, S., Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, P., & Ilmu Olahraga, F. (n.d.). Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa. http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/issue/archive
Ezar, A., Zahron, F., & Fadhli, N. R. (n.d.). HUBUNGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN KEBUGARAN PADA SISWA USIA 12-15 TAHUN. Jurnal Edukasi Citra Olahraga ||, 511. https://doi.org/10.38048/jor.v4i3.6259
Guthold, R., Stevens, G. A., Riley, L. M., & Bull, F. C. (2020). Global trends in insufficient physical activity among adolescents: a pooled analysis of 298 population-based surveys with 1.6 million participants. The Lancet Child & Adolescent Health, 4(1), 23–35. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(19)30323-2
James, J., Johnston, J. K., Crone, D., & colleagues. (2023). The effects of physical activity on academic performance in school-aged children: A systematic review. Children, 10(6), 1019. https://doi.org/10.3390/children10061019
Kementerian Kesehatan RI. (2013). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4467/1/Laporan_riskesdas_2013_final.pdf
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Kurang Aktivitas Fisik Berpotensi Alami Penyakit Tidak Menular. https://kemkes.go.id/id/kurang-aktivitas-fisik-berpotensi-alami-penyakit-tidak-menular
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/
Léger, L. A., Mercier, D., Gadoury, C., & Lambert, J. (1988). The multistage 20 metre shuttle run test for aerobic fitness. Journal of Sports Sciences, 6(2), 93–101. https://doi.org/10.1080/02640418808729800
Ma, I., Satya Hasmara, P., Jasmani, P., PGRI Jombang, S., Timur, J., Kunci, K., Aktivitas Fisik, P., Jasmani, K., Sekolah Dasar, S., & korespondensi, A. (2023). SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Pengaruh Pola Aktivitas Fisik Mingguan Terhadap Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar Negeri Pandan Kabupaten Mojokerto (Vol. 4). http://jurnal.icjambi.id/index.php/sprinter/index
Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, J., Rizky Alfita Sari, D., Jasmani, P., & dan Rekreasi, K. (n.d.). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SMPN 5 GRESIK. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/issue/archivehttps://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani
World Health Organization. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. Geneva: World Health Organization. https://apps.who.int/iris/handle/10665/336656
Yoga Pradana, M., Wibowo, S., Jasmani, P., Rekreasi, dan, & Negeri Surabaya, U. (n.d.). Hubungan Aktivitas Fisik terhadap Kebugaran Siswa SMA Negeri 20 Surabaya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ajeng Famelia Asy’ari, Andri Raka Agusti, Dede Andri Raka Agusti, Asep Sahrul Gunawan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









