ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENGGUNAAN QRIS BERBASIS CASHLESS PAYMENT SECARA BERLEBIHAN TERHADAP POLA PENGELUARAN PEGAWAI DI KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA SELATAN

Authors

  • Azhar Rizki Ismail Universitas Bina Darma Author
  • Tata Sutabri Universitas Respati Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/w6d40018

Keywords:

QRIS, cashless payment, tingkat penggunaan, pola pengeluaran

Abstract

Perkembangan teknologi pembayaran digital mendorong perubahan perilaku transaksi masyarakat, termasuk di lingkungan instansi pemerintahan. Salah satu inovasi yang banyak digunakan saat ini adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai bentuk cashless payment. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat penggunaan QRIS berbasis cashless payment secara berlebihan terhadap pola pengeluaran pegawai di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik sederhana untuk melihat hubungan dan pengaruh antara tingkat penggunaan QRIS dan pola pengeluaran pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan dan kepraktisan penggunaan QRIS memberikan dampak positif dalam efisiensi transaksi, namun di sisi lain tingkat penggunaan yang tinggi cenderung memengaruhi peningkatan pengeluaran karena berkurangnya kontrol dalam bertransaksi. Dengan demikian, penggunaan QRIS perlu disertai dengan pengelolaan keuangan yang baik agar manfaat cashless payment dapat dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan perilaku konsumtif berlebihan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pegawai dalam menggunakan teknologi pembayaran digital secara bijak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asa, R. S., & Shabrina, F. (2025). The impact of QRIS on consumer behavior in urban areas. Journal of Economics and Social Sciences (JESS), 4(2), 955– 962. https://doi.org/10.59525/jess.v4i2.957

Bank Indonesia. (2020). Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Bank Indonesia.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.

https://www.jstor.org/stable/249008

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478. https://www.jstor.org/stable/30036540

Soman, D. (2003). The effect of payment transparency on consumption: Quasi- experiments from the field. Marketing Letters, 14(3), 173–183.

https://link.springer.com/article/10.1023/A:1027457515320

Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2018). Management information systems: Managing the digital firm (15th ed.). Pearson Education.

Mankiw, N. G. (2016). Principles of economics (7th ed.). Cengage Learning.

https://www.cengage.com/c/principles-of-economics-7e-mankiw

Humphrey, D. B. (1996). Payments systems: Principles, practice, and improvements. Federal Reserve Bank of Richmond.

https://www.richmondfed.org/publications/research/economic_quarterly/1 996/winter/humphrey

Published

2026-01-29

How to Cite

ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENGGUNAAN QRIS BERBASIS CASHLESS PAYMENT SECARA BERLEBIHAN TERHADAP POLA PENGELUARAN PEGAWAI DI KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA SELATAN. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1). https://doi.org/10.62281/w6d40018