JEJAK AKUNTANSI DI PULAU JAWA: HISTORIOGRAFI MASA KEJAYAAN KERAJAAN MATARAM KUNO DAN KERAJAAN MATARAM ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.62281/qsnd1755Keywords:
Sejarah Akuntansi, Historiografi, Kerajaan Mataram Kuno, Kerajaan Mataram IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah akuntansi pada masa kejayaan Kerajaan Mataram Kuno dan Kerajaan Mataram Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis historiografi. Metode yang digunakan adalah penelitian historis dengan pendekatan epigrafi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Kerajaan Mataram Kuno maupun Kerajaan Mataram Islam sama-sama pernah mengalami pucak kejayaan, yang mana kejayaannya juga tercermin dalam kekuatan ekonomi, sosial dan politik dari kedua kerajaan tersebut. Sektor pertanian menjadi penyokong utama perekenomian kedua kerajaan tersebut dengan komoditas utama padi/beras. Bahkan pada masa Kerajaan Islam pernah menjadi daerah pengekspor beras paling besar saat itu. Komoditas yang diperdagangkan dikenai pajak oleh pemerintah kerajaan. Pada masa Kerajaan Mataram Kuno sudah diterapkan pajak hasil bumi dan pajak tanah, selain itu rakyat pun harus membayar pajak perdagangan dan pajak usaha kerajinan. Pajak perdagangan dipungut oleh pejabat pemerintah yang bertugas mengurusi pajak yang disebut rama. Pengelolaan pajak di Kerajaan Mataram Islam dengan cara mengatur birokrasi kepengurusan pajak yang didasarkan pada sistem perwilayahan dan menentukan jenis dan besaran pajak yang harus diserahkan kepada Kerajaan. Pajak yang diberlakukan pada masa Kerajaan Mataram Islam seperti pajak penduduk, pajak hasil bumi, pajak tanah, pajak upeti, dan pajak bea cukai barang dan jasa. Pada masa Kerajaan Mataram Islam juga sudah dibentuk lembaga keuangan kerajaan, yaitu wedana gedung kiwa dan wedana gedung tengen untuk mengurusi pemasukan kerajaan.
Downloads
References
Alferjani, M., Mirshekary, S., Dellaportas, S., Mihret, D., & Yaftian, A. (2018). Development of accounting regulatory institutions in libya (1951-2006). Accounting Research Journal, 31(2), 267-283. https://doi.org/10.1108/arj-01-2015-0007
Arrazaq, Naufal Raffi & Rochmat, Saefur. (2020). Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Kerajaan Mataram Kuno Abad IX-X M: Kajian Berdasarkan Prasasti dan Relief. Patrawidya, Vol. 21, No. 2.
Budiasih, I., E.G. Sukoharsono, Rosidi, dan A.D. Mulawarman. 2012. Kontruksi Praktik Akuntansi Pada Masa Pemerintahan Raja Udayana Di Bali : Pendekatan Etnoarkeologi. (Ph.D), Universitas Brawijaya Malang.
Carnegie, G. and Napier, C. (2012). Accounting's past, present and future: the unifying power of history. Accounting Auditing & Accountability Journal, 25(2), 328-369. https://doi.org/10.1108/09513571211198782
Carnegie, G. (2014). The present and future of accounting history. Accounting Auditing & Accountability Journal, 27(8), 1241-1249. https://doi.org/10.1108/aaaj-05-2014-1715
Hatmosuprobo, Suharjo. (1980). Palungguh Pada Jaman Kerajaan Mataram. Yogyakarta: Pembinaan Pengajaran Sejarah IKIP Sanata Dharma.
Kuntowijoyo (2013). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Lutfillah, N. Q., Sukoharsono, E. G. (2013). “Historiografi Akuntansi Indonesia Masa Mataram Kuno (Abad VII-XI Masehi). Jurnal Akuntansi Multiparagdima.Volume 4. Nomor 1.
Lutfillah, N. (2014). Akuntansi dalam penetapan sima masa jawa kuno. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 5(2). https://doi.org/10.18202/jamal.2014.08.5018
Napier, C. (2022). How theorising can enhance historical accounting research. Accounting and Management Review | Revista De Contabilidade E Gestão, 26(1). https://doi.org/10.55486/amrrcg.v26i.6a
Nawangsari, A. and Hanun, N. (2020). Perkembangan penelitian sejarah akuntansi di indonesia dalam bingkai perspektif nah. Journal of Accounting Science, 4(2), 57-69. https://doi.org/10.21070/jas.v4i2.894
Moertono, Soemarsaid. (1985). Negara dan Usaha Bina-Negara: Studi tentang Mataram II, Abad XVI sampai XIX. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Moedjanto, G. Konsep Kekuasaan Jawa: Penerapannya Oleh Raja-Raja Mataram. Yogyakarta: Kanisius, 1987
Munawar, Z. (2021). Tanah, otoritas politik, dan stabilitas ekonomi kerajaan mataram islam (1613-1645 m). Diakronika, 21(1), 1-13. https://doi.org/10.24036/diakronika/vol21-iss1/163
Munawar, Zaid. (2020). Pengelolaan Pajak di Kerajaan Mataram Islam Masa Sultan Agung, 1613-1645. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 4(1), 10-23.
Oemar, M., dkk. (1994). Sejarah Daerah Jawa Tengah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Poesponegoro, Marwati Djoened dan Notosusanto, Nugroho (Eds). (2008). Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno. Jakarta: Balai Pustaka.
Sjamsuddin, H. (2007). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak
Sukoharsono, E. G., dan Lutfillah, N. 2008. Accounting In The Golden Age Of Singosari Kingdom: A Foucauldian Perspective. Paper presented at the Simposium Nasional Akuntansi XI, Pontianak
Suratmin, and dkk. Sejarah Perlawanan Terhadap Imperialisme Dan Kolonialisme Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jakarta: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, 1982.
Susanti, N. (2010). Airlangga: Biografi Raja Pembaru Jawa Abad XI. Depok: Komunitas Bambu.
Susilo, A. (2020). Sultan agung hanyakrakusuma dan eksistensi kesultanan mataram. Diakronika, 20(2), 114. https://doi.org/10.24036/diakronika/vol20-iss2/133
Suwardono (2013). Sejarah Indonesia Masa Hindu-Buddha. Yogyakarta: Ombak.
Ulfa, Alif. (2023). Historiografi Akuntansi Pada Masa Kerajaan Mataram Islam (1575-1755 M) Dalam Paradigma New Accounting History dan Relevansinya Dengan Akuntansi Dalam Islam. Tesis. Repositori IAIN Kudus
Zoetmulder, P.J. (1994). Kamus Jawa Kuna-Indonesia. Jakarta: Gramedia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diska Arliena Hafni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









