INOVASI LAYANAN ELEKTRONIK MOBILE PEREKAMAN DAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL PENDUDUK DESA LEMPER PEDES, BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO

Authors

  • Intan Putri Ramadhani Universitas Negeri Surabaya Author
  • Eva Hany Fanida Universitas Negeri Surabaya Author
  • Meirinawati Universitas Negeri Surabaya Author
  • Trenda Aktiva Oktariyanda Universitas Negeri Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/spmfma44

Keywords:

e-goverment, Inovasi Layanan, Administrasi Kependudukan, Lemper Pedes

Abstract

Pelayanan publik menjadi wujud tanggungjawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat atas barang, jasa dan layanan. Namun, pada pelaksanaannya layanan publik masih mengalami banyak permasalahan, sehingga pelayanan publik yang efektif dan efisien masih belum dapat tercapai dan terpenuhi. Oleh karena itu, Pemerintah mendorong terciptanya inovasi dalam pelayanan publik sebagai bentuk dari reformasi birokrasi yang berfokus pada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo adalah salah satu daerah yang aktif mengembangkan inovasi, melalui ajang lomba bernama Kisi (Kompetisi Inovasi Sidoarjo) dan Salah satu Kecamatan yang berpartisipasi dalam kompetisi ini adalah Kecamatan Balongbendo dengan menciptakan sebuah inovasi Patas (Pelayanan Kecamatan di Desa). Namun seiring berjalannya waktu dan adanya permasalahan terkait rendah jumlah aktivasi IKD di Kecamatan Balongbendo, maka Pemerintah Kecamatan Balongbendo mengembangkan inovasi yang awal Patas menjadi Inovasi Lemper Pedes. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan terkait Inovasi Lemper Pedes di Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif yang pengumpulan datanya melalui dokumentasi, wawancara dan observasi. Studi ini dianalisis menggunakan indikator dari teori faktor pembentuk inovasi e-government menurut Malodia et al. (2021) yang mencakup citizen orientation, channel orintation, technology orientation, tangible outcomes, intangible outcomes dan modering factor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Lemper Pedes sudah berjalan dengan baik, walaupun terdapat beberapa indikator yang belum maksimal karena masih menghadapi kendala terkait stabilitas jaringan internet, adanya kesenjangan kemampuan dan akses masyarakat dalam menggunakan smartphone, kurangnya sosialisasi untuk masyarakat, minimnya alokasi anggaran untuk perawatan dan pemeliharaan peralatan, belum terbentuknya sistem evaluasi yang sistematis dan terdokumentasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (M. S. Dr. Patta Rapanna, SE. (Ed.)). CV. Syakir Media Press.

Bambang Kusbandrijo, Masadib Akmal Vyandri, & Tjetjep Yudiana. (2025). Evaluation Of The Impact Of Public Service Innovation And Sustainability Model Of The Family Doctor Program Of The Government Of The Riau Islands Province. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik , 9(1), 210–231

Hadimulyo, C., & Pratiwi, P. H. (2021). Pengaruh Kesenjangan Digital Terhadap Kegagalan E-Government Melalui Layanan Jakwir Cetem. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 10(2), 158–173.

Kurniasih, D., Yusuf, M., & Saputra, A. S. (2023). The Era Of Collaborative Management: Navigating The Challenges Faced By Indonesian Local Governments. Jurnal Studi Pemerintahan, 283–304.

Malodia, S., Dhir, A., Mishra, M., & Bhatti, Z. A. (2021). Future Of E-Government: An Integrated Conceptual Framework. Technological Forecasting And Social Change, 173(July), 121102.

Marsono. (2017). Membangun Model Pelayanan Publik Desa : Mendekatkan Pelayanan Masyarakat Di Tingkat Lokal. Jurnal Borneo Administrator, 13(1), 1–20.

Martoyib, Suandi, Juliartha, E., Rauf, A., Lawati, S., Yuliana, & Purwanti, U. (2025). Efisiensi Penerapan E-Government Dalam Pelayanan Akademik Di Politeknik Pariwisata Palembang. Jurnal Ilmu Administrasi Dan Studi Kebijakan (JIASK), 8(September), 137–150.

Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif.

Mukarom, Z., & Laksana, Muhibudin Wijaya. (2015). ZM_Manajemen_Pelayanan_Publik.Pdf. In Manajemen Pelayanan Publik (P. 50)

Oktaviani, W., & Fitri Helmi, R. (2025). Diseminasi Informasi Publik: Pendukung Dan Penghambat Peningkatan Layanan Keterbukaan Informasi Publik Di Kabupaten Pasaman. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(1), 10.

Osborne, S. P., & Strokosch, K. (2013). It Takes Two To Tango? Understanding The Co-Production Of Public Services By Integrating The Services Management And Public Administration Perspectives. British Journal Of Management, 24(S3).

Pratiwi, M., & Syukur, A. T. (2018). Inovasi Pelayanan Publik “Motor Pelayanan Lorong Ta” Pada Kantor Kecamatan Rappocini Kota Makassar Public Service Innovation “Motor Pelayanan Lorong Ta’’’ At Rappoccini District Office Of Makassar City.” Jurnal Administrasi Negara, 24, 1–10.

Purnomo, H., Suljatmiko, & Ulfiandi, I. Z. (2025). PERANAN E-GOVERNMENT DALAM MENINGKATKAN. 4(2), 122–130.

Suandi, S. (2019). Analisis Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik Berdasarkan Indeks Kepuasan Masyarakat Di Kantor Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur. Journal PPS UNISTI, 1(2), 13–22.

Widyani, R., Nilamcaya, M., Rudiansyah, A., Administrasi Publik, M., & Swadaya Gunung Jati Cirebon, U. (2022). Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Pelayanan Publik Menggunakan Elektronik Goverment (E-Government ). Jurnal Ilmu Administrasi REFORMASI Universitas Swadaya Gunung Jati REFORMASI, 7(1), 24

Yuliantini, L. S., & Pribadi, U. (2024). Citizens Readiness For E-Government On The Jogja Smart Service (JSS) Application In Yogyakarta City. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI), 13(2), 234–247

Strauss, A., & Corbin, J. (2003). Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif: Prosedur dan Teknik Grounded Theory (Terjemahan). Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.

Ombudsman Republik Indonesia. (2024). Laporan Tahunan 2024. Jakarta: Ombudsman RI

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia. Jakarta: Sekretariat Negara.

Published

2026-02-09

How to Cite

INOVASI LAYANAN ELEKTRONIK MOBILE PEREKAMAN DAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL PENDUDUK DESA LEMPER PEDES, BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(2). https://doi.org/10.62281/spmfma44