PERENCANAAN EMBUNG UNTUK KEBUTUHAN AIR PETANI PALAWIJA (STUDI EMBUNG DUSUN PLAMPANG, DESA KLEKEHAN, KEC. BOTOLINGGO, KAB. BONDOWOSO)
DOI:
https://doi.org/10.62281/9xdhhj63Keywords:
Embung, Neraca Air, Limpasan Permukaan, Irigasi Pertanian Palawija, Produktivitas PertanianAbstract
Dusun Plampang, Desa Klekehan, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso merupakan wilayah pertanian palawija yang masih mengandalkan sistem tadah hujan sehingga rentan mengalami kekurangan air pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketersediaan air hujan dan kebutuhan air irigasi sebagai dasar perencanaan embung tadah hujan serta menilai potensi dampak ekonominya bagi petani. Metode penelitian meliputi analisis curah hujan, perhitungan limpasan permukaan dengan luas daerah tangkapan A = 144.829 m² dan koefisien limpasan C = 0,4, perhitungan hujan langsung ke embung dengan asumsi luas embung 5% dari daerah tangkapan, serta penyusunan neraca air berdasarkan kebutuhan air tanaman palawija (jagung, kacang tanah, dan singkong). Hasil analisis menunjukkan total ketersediaan air hujan tahunan sebesar 95.869,55 m³/tahun yang berasal dari limpasan permukaan dan hujan langsung ke embung. Berdasarkan hasil neraca air, diperoleh defisit maksimum sebesar 1.500 m³, sehingga kapasitas tampungan total embung yang direncanakan adalah 2.335,5 m³ dengan mempertimbangkan kehilangan akibat penguapan, resapan, dan sedimentasi. Kapasitas tersebut diterjemahkan ke dalam denah geometrik embung dengan dimensi panjang sekitar 35 m, lebar sekitar 13,5 m, dan tinggi sekitar 5 m, yang disesuaikan dengan kondisi topografi dan kontur lahan. Embung direncanakan untuk melayani lahan pertanian palawija seluas 8,69 ha. Secara ekonomi, dengan produktivitas rata-rata ±5,51 ton/ha per musim, keberadaan embung berpotensi mendukung hasil panen sekitar 47–48 ton per musim, sehingga mampu meningkatkan stabilitas produksi, menekan risiko gagal panen, dan mendukung peningkatan pendapatan petani pada musim kemarau.
Downloads
References
Akhir, T. Banjarmasin, U. M. (2025). Analisis sistem kebutuhan air di daerah irigasi rawa jejangkit.
Allen, Richard G.; Pereira, L. S.; Raes, D.; Smith, M. (1998). Crop Evapotranspiration: Guidelines for Computing Crop Water Requirements (FAO Irriga). Food and Agriculture Organization of the United Nations. https://www.fao.org/3/X0490E/x0490e00.htm
Arifin, R. M. (2018). Pengaruh Beban Gempa Terhadap Bendung Boreng Desa Rogotrunan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang. Repository.Unmuhjember.Ac.Id, 1–9. http://repository.unmuhjember.ac.id/3306/9/ARTIKEL.pdf
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik pertanian & ketahanan pangan. https://www.bps.go.id/id
Bondowoso, B. P. S. K. (2021). Kecamatan Botolinggo Dalam Angka 2021. https://bondowosokab.bps.go.id/id/publication/2021/09/24/b6b94e3e48420387724294ce/kecamatan-botolinggo-dalam-angka-2021.
Dangnga, M. S., & Halimah, A. S. (2019). DAMPAK PEMBANGUNAN EMBUNG BAGI USAHA TANI PADI SAWAH TADAH HUJAN Reservoir Building Impact for Rice Farming Rain Fed. 8(3), 224–234.
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2015). Pedoman Teknis Pembangunan Embung. https://sda.pu.go.id
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2021). Pedoman Teknis Pembangunan Embung.
Indriani, V. … Blitar, K. (2021). Jurnal Qua Teknika Vol . 11 No . 1 Maret 2021 ISSN 2088-2424 ( Cetak ) : ISSN 2527-3892 ( Elektronik ) Fakultas Teknik Universitas Islam Balitar , Blitar Https :// ejournal . unisbablitar . ac . id / index . php / qua ; Email : quateknika@unisbablitar.ac.id Jurnal Qua Teknika Vol . 11 No . 1 Maret 2021 ISSN 2088-2424 ( Cetak ) : ISSN 2527-3892 ( Elektronik ) Fakultas Teknik Universitas Islam Balitar , Blitar Https :// ejournal . unisbablitar . ac . id / index . php / qua ; Email : quateknika@unisbablitar.ac.id Identifikasi Masalah dan Studi Pustaka. 11(1), 40–44.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2014). Embung sebagai Bangunan Konservasi Air. https://data.pu.go.id/dataset/embung
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2020). Program Pengelolaan Sumber Daya Air. https://sda.pu.go.id
Muhammad Yusuf Firmansyah, & Farah Putri Purwahono. (2023). Analisa Stabilitas Bendung (Studi Kasus: Bendungan Pacal Kabupaten Bojonegoro). Jurnal Sains Dan Teknologi, 2(1), 109–123. https://doi.org/10.58169/saintek.v2i1.140
Natasha, J. … Riyanto, S. (2023). STUDI KELAYAKAN DAN PERENCANAAN DESAIN EMBUNG UNTUK AIR IRIGASI DESA WONOMULYO KECAMATAN PONCOKUSUMO. 4(September), 154–159.
Noerhayati, E. … Andrian, R. (2023). Pemanfaatan embung sebagai sarana budidaya ikan dan wisata. 4(225), 29–34. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i1.19643
Nurmalasari, A. D. … Pudyastuti, S. G. (2023). Community Group Participation in Maintenance of Cengklik Reservoir as a Water Resources Conservation Area. 11(2).
Paper, T. (2012). Evaluasi Metode Penman-Monteith dalam Menduga Laju Evapotranspirasi Standar ( ET 0 ) di Dataran Rendah Propinsi Lampung , Indonesia. 121–128.
Pendukung, S., & Konservasi, U. (2012). Geo Image. 1.
Perhitungan, C. (2022). DEBIT PUNCAK BANJIR BERDASARKAN NILAI KOEFISIEN LIMPASAN DAS JENELATA KABUPATEN GOWA 12
Punuf, D. A. … Setiawan, M. A. (2025). Community-based management of small reservoirs in an erosion-landslide- drought area in the dry tropical region of Kupang Regency. 12(2), 7337–7351. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2025.122.7337
Purba, R. (2026). CURAH HUJAN DI INDONESIA RAINFALL IN INDONESIA. 2023, 11497–11504.
Regency, L., & Kalimantan, S. (2023). Studi Perencanaan Rehabilitasi Bangunan Pelimpah ( Spillway ) Selatan Rehabilitation Design Study of Takisung Retention Basin Spillway. 3(2), 93–103.
Regency, S. M. (2023). Studi Perencanaan Embung sebagai Upaya Pengendalian Banjir Timur. 3(2), 26–39.
Rizky, A. A. … Siswoyo, H. (2022). Pengaruh Sifat Fisik Tanah terhadap Nilai Konstanta ( k ) pada Rumus Infiltrasi Horton. 2(2), 15–26.
Rudiawan, I., & Anwar, S. (2017). Analisis Hidrologi Bendungan Ciniru Kabupaten Kuningan. Jurnal Konstruksi, VI(6), 585–592.
Soemarto, C. D. (1987). Hidrologi teknik. Usaha Nasional.
Suhendar, E. … Rebo, P. (2025). Smart Irrigation Berbasis PLTS dan IoT untuk Meningkatkan Produksi Padi di Desa Haurgeulis. 14(3), 5391–5398.
Syafe, A. … Susetyaningsih, A. (2025). Desain Sistem Pemanenan Air Hujan untuk Mengurangi Defisit Air Bersih di Kota Bandung. 629–640. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.23-2.1741
Teknologi, I. … Purwokerto, T. (2024). Scaling-Up Embung Tadah Hujan Untuk Irigasi Pertanian ** Correspondence Author. 89–93.
Tjhan, E. S. (2019). Pengaruh Gempa Terhadap Dinding Penahan Tanah Tipe Kantilever. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 9(1), 11–20. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jime/article/view/30763
Triatmodjo, B. (2008). Hidrologi terapan. Beta Offset.
Ulang, K. … Hulu, C. (2021). s IKLU s. 7(1), 31–42.
Wiyono, A. … Darmawan, A. A. (2022). Investigasi Potensi Embung Sebagai Infrastruktur Konservasi Sumber Daya Air Berkelanjutan di Kawasan UB Forest , Kabupaten Malang Investigation of Small Dam Potential as A Sustainable Water Resources Conservation Infrastructure at UB Forest Region , Malang Regency. 20(2), 59–67.
Yuningsih, S. Y., & Permana, S. (2025). Perencanaan Keseimbangan Air pada Embung Bratayudha. 428–438. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.23-2.1521
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yoga Ainurrahman, Senki Desta Galuh, Taufan Abadi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









