ANALISIS TEORI KONSTRUKTIVISME TERHADAP PENGEMBANGAN PEMIKIRAN KRITIS PADA KURIKULUM DEEP LEARNING

Authors

  • Amril Husen Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Ganda Rahmat Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Sitti Chadidjah Universitas Muhammadiyah Bandung Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/w00eyp96

Keywords:

Teori Konstruktivisme, Berpikir Kritis, Mendalam

Abstract

Penelitian ini menganalisis relevansi teori konstruktivisme, khususnya perspektif Jean Piaget, dalam pengembangan pemikiran kritis dalam kurikulum Deep Learning. Pendidikan di abad ke-21 menuntut peserta didik tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga berpikir kritis, reflektif, dan kreatif dalam menyelesaikan masalah dunia nyata. Deep learning, sebagai pendekatan pendidikan, menekankan pemahaman konseptual yang mendalam, pembelajaran yang bermakna, dan kemampuan menghubungkan pengetahuan dengan konteks autentik daripada hafalan mekanis. Namun, dalam praktiknya, implementasi kurikulum Deep learning masih menghadapi tantangan, terutama dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip konstruktivisme seperti pembelajaran berbasis masalah, eksplorasi langsung, dan pemikiran reflektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian perpustakaan dan analisis konten melalui tinjauan buku-buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan terkait konstruktivisme dan Deep Learning. Temuan menunjukkan bahwa teori konstruktivisme sangat selaras dengan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam, karena keduanya menekankan pembelajaran aktif, perkembangan kognitif dan metakognitif, serta pembentukan pengetahuan yang bermakna melalui pengalaman dan interaksi sosial. Studi ini juga menyoroti bahwa implementasi pembelajaran mendalam yang efektif memerlukan guru untuk bertindak sebagai fasilitator yang memberikan bimbingan, menciptakan lingkungan belajar kolaboratif, dan mendorong kemandirian siswa dalam belajar. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka kerja yang lebih efektif untuk mengintegrasikan teori konstruktivisme ke dalam kurikulum Pembelajaran Mendalam guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan kualitas belajar secara keseluruhan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustriawan, B., & Sholeh, M. (2020). Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan inklusif di SDN Airlangga 1/198 Surabaya. Ejournal.Unesa.Ac.Id, 3. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/56255.

Alya fitraini, S. (2025). ANALISIS LITERATUR : PENDEKATAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DALAM PENDIDIKAN. Kampus Akademik Publishing Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(3), 50–57.

Aminah, S., & Mauliyah IAI YPBWI Surabaya, A. (2025). Stimulasi Kemampuan Metakognitif pada Anak Usia Dini melalui Aktivitas Reflektif Berbasis Bermain. JOECES Journal of Early Childhood Education Studies, 5(1), 88.

Basuki Rahmat sinaga, ‘Pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning Dengan Media Audiovisual Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Kompleks Pada Siswa Kelas X Sma Negeri 5 Medan Tahun Pembelajaran 2016/2017’, Kode: Jurnal Bahasa, 7.1 (2018), 79–88 <https://doi.org/10.24114/kjb.v7i1.10113>.

Ermis Suryana, Marni Prasyur Aprina, and Kasinyo Harto, ‘Teori Konstruktivistik Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran’, JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5.7 (2022), 2070–80 <https://doi.org/10.54371/jiip.v5i7.666>

Fresty Handayani Togatorop, Benni Polin Parsaulian Purba, Artha Hadia Sihombing, Karyenti M S Lahagu, Efron Manik, & Firman Pangaribuan. (2025). Memanfaatkan Teori Belajar Kognitivisme Untuk Memperkuat Pembelajaran Deep Learning. Civic Society Research and Education: Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 6(1), 44–61. https://doi.org/10.57094/jpkn.v6i1.3137

Hana Giri Tri Lathifah, Keisya Putri Ayu Rahmadini, Muhammad Dafid Hermawan, Faris Rasyid, & Abdul Fadhil. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Jujur pada Anak Usia Dini. Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(1), 198–208

Haryono, Eko, Suprihatiningsih, S., Septian, D., Widodo, J., Ashar, A., & Sariman, S. (2024). New Paradigma Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) di Perguruan Tinggi. An-Nuur, 14(1).

https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jinu.v2i3.4357

Imron, A. (2025). Deep learning Pedagogy Grounded in David Ausubel’S Learning Theory : a Literature Study. Al-Mubin : Islamic Scientific Journal, 8(2), 324–329. https://doi.org/https://doi.org/10.51192/almubin.v8i2.2152

Jumahir, Suma K. Saleh, & Farid Haluti. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Tanggung Jawab pada Remaja di Madrasah Aliyah. JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI, 8(1), 118–126.

Mardatillah, B., Wulandari, I., & Zulfianti, H. M. (2025). Penggunaan Deep learning dalam Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Pengembangan Karakter: Sebuah Tinjauan Pustaka Sistematis. Dawuh Guru : Jurnal Pendidikan MI/SD, 5(1), 175–190. https://doi.org/10.35878/guru.v5i1.1765

Mustafa, P.S. & Roesdiyanto, R. 2021. Penerapan Teori Belajar Konstruktivisme melalui Model PAKEM dalam Permainan Bolavoli pada Sekolah Menengah Pertama. Jendela Olahraga, 6(1), 50–65.

Rabiatul Aliyah, S., & Norlianti, N. (2025). MODEL PEMBELAJARAN PAI BERBASIS DEEP LEARNING. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(5)

Slavin Robert E., Psikologi Pendidikan Teori dan Praktik (Jakarta : PT.Indeks, 2011) hal .40

Tri Ariqoh Kholisah, Hamnah Rofiqoh, Aesha Najwa Alia, Bevan Multazam Pramudito, & Suhardi Suhardi. (2025). Analisis Efektivitas Implementasi Kebijakan Deep learning di Sekolah. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 5(3), 833–845. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i3.7322

Tri Astuti, R., & Negeri, Mt. (2025). Integrating Deep learning and Augmented Reality in English as a Foreign Language Teaching (EFLT) : a Literature Review. Jurnal Pendidikan Madrasah, 10(1), 1–6. https://doi.org/10.14421/jpm.2025.25 -32

Published

2026-02-19

How to Cite

ANALISIS TEORI KONSTRUKTIVISME TERHADAP PENGEMBANGAN PEMIKIRAN KRITIS PADA KURIKULUM DEEP LEARNING. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(2). https://doi.org/10.62281/w00eyp96