PENDAMPINGAN PEMELIHARAAN KAKAO MELALUI PRAKTIK SANITASI DAN PEMANGKASAN UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PETANI
DOI:
https://doi.org/10.62281/1mbft359Keywords:
Kakao, Pemangkasan, Sanitasi Kebun, Pendekatan Partisipatif, Pengabdian MasyarakatAbstract
Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas perkebunan strategis yang berperan penting dalam perekonomian petani pada sistem perkebunan rakyat. Namun peningkatan produktivitas kakao belum sepenuhnya diikuti oleh penerapan praktik pemeliharaan kebun yang optimal, khususnya pemangkasan dan sanitasi kebun. Kondisi serupa ditemukan pada perkebunan kakao rakyat di Tampo Makale, Kabupaten Tana Toraja, di mana praktik pemeliharaan masih dilakukan secara tidak konsisten akibat keterbatasan tenaga kerja, usia petani, jarak kebun, serta keterlibatan petani dalam aktivitas di luar usaha tani. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan kebun kakao melalui pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi wawancara lapangan, diskusi partisipatif, serta pendampingan teknis langsung di kebun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif secara signifikan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan motivasi petani dalam menerapkan praktik pemangkasan dan sanitasi kebun secara rutin. Solusi yang dirumuskan bersama petani dinilai lebih realistis, aplikatif, dan berkelanjutan sesuai kondisi lokal. Program ini berkontribusi dalam memperkuat pengelolaan kebun kakao rakyat yang efektif dan berkelanjutan serta mendukung peningkatan produktivitas.
Downloads
References
Abdillah, F. A., Nugraheni, F., & Asmar, M. (2023). Perbandingan metode pemangkasan untuk mencapai efisiensi maksimum dalam tim pemangkasan tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian. https://doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1209
Bertha, F. D. (2023). Penerapan teknologi pemangkasan, pemupukan, panen sering, dan sanitasi (P3S) dalam pengendalian hama penggerek buah kakao. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 3(4). https://doi.org/10.55606/kreatif.v3i4.2294
Binalopa, T., Hamdani, I. M., & Julyaningsih, A. H. (2023). Pelatihan implementasi Good Agricultural Practices (GAP) untuk keberlanjutan dan daya saing pertanian kakao. Abdimas Singkerru, 4(1). https://doi.org/10.59563/singkerru.v4i1.233
Buenaño-Vera, D., Oviedo, B., Chiriboga-Casanova, W., & Zambrano-Vega, C. (2024). Deep learning-based computational model for disease identification in cocoa pods (Theobroma cacao L.). arXiv Preprint.
Hasanah, U. (2024). Peningkatan kapasitas petani kakao melalui program Bertani Untuk Negeri. Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 10(1). https://doi.org/10.29103/ag.v10i1.21225
Khaeratih, R., Karim, I., & Nurlaela. (2024). The effect of adoption of frequent harvesting, pruning, sanitation and fertilization on increasing cocoa production. Anjoro: International Journal of Agriculture and Business. https://doi.org/10.31605/anjoro.v2i1.974
Riadi, S., Manurung, L., & Darmanto. (2023). Implementasi kebijakan pengembangan kawasan agribisnis kakao di Kabupaten Berau. Publikauma: Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 11(1). https://doi.org/10.31289/publika.v11i1.9535
Tunmise, A., Samuel, A., & Oluwagbotemi, F. (2025). Soil properties, growth and yield of cocoa trees as affected by pruning and fertilizer application. Journal of Plantation Crops. https://doi.org/10.25081/jpc.2025.v53.i1.9849
Vidyawati, V., Singh, S. P., & Jadoun, R. S. (2025). Participatory agricultural extension: A catalyst for sustainability and farmer empowerment. International Journal of Agricultural Extension and Social Development, 8(4), 333–341. https://doi.org/10.33545/26180723.2025.v8.i4e.1790
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Golindira Randa, Sharlina, Citra Lestari, Kalvein Palawang (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









