STUDI KASUS: VITILIGO NON-SEGMENTAL SUBTIPE GENERALISATA PADA PETANI LAKI-LAKI BERUSIA 65 TAHUN DI RSUD DR FAUZIAH BIREUEN
DOI:
https://doi.org/10.62281/ecrtxy93Keywords:
Vitiligo, Stres Oksidatif, Petani, Kortikosteroid, Tabir SuryaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi vitiligo, yakni penyakit kulit akibat disfungsi atau hilangnya melanosit yang manifestasi klinisnya berupa makula depigmentasi berbatas tegas. Meskipun dapat menyerang berbagai usia, kemunculan vitiligo pada usia lanjut (late-onset) sering kali dipicu oleh faktor lingkungan akumulatif seperti stres oksidatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegakkan diagnosis klinis yang akurat serta menentukan strategi penatalaksanaan yang efektif bagi pasien dengan lesi yang meluas secara progresif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui anamnesis, pemeriksaan fisik status dermatologi, serta penilaian aktivitas penyakit menggunakan skor Vitiligo Disease Activity (VIDA). Temuan penelitian menunjukkan bahwa pasien laki-laki berusia 65 tahun, yang berprofesi sebagai petani dengan paparan sinar matahari kronis tanpa proteksi memadai, didiagnosis menderita Vitiligo Non-Segmental subtipe generalisata dalam fase aktif dengan skor VIDA +2. Hal ini dipicu oleh penumpukan radikal bebas yang merusak komponen seluler melanosit. Implikasi dari studi ini menekankan bahwa penanganan vitiligo pada pekerja luar ruangan memerlukan kombinasi terapi farmakologis menggunakan kortikosteroid topikal potensi tinggi untuk menekan respons imun lokal, serta intervensi non-farmakologis berupa edukasi penggunaan tabir surya secara disiplin guna mencegah fenomena Koebner dan menghentikan progresivitas penyakit.
Downloads
References
Bergqvist, C., & Ezzedine, K. (2020). Vitiligo: a review. Dermatology, 236(6), 571–592.
Gandhi, K., Gupta, V., Lynde, C., Hamzavi, I., Grewal, J. S., & Goldfarb, N. (2022). The burden of vitiligo: Patient characteristics associated with quality of life. Journal of the American Academy of Dermatology, 86(5), 1144–1147. https://doi.org/10.1016/j.jaad.2021.04.032
Grimes, P. E., & Miller, M. M. (2018). Vitiligo: Patient-mediated therapies and managing the psychological burden. Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, 11(2), 24–27.
Kandhari, R., Kandhari, S., & Lamba, S. (2019). Systemic steroids in vitiligo: A review. Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery, 12(2), 71–76. https://doi.org/10.4103/JCAS.JCAS_132_18
Mohammed, G. F., Gomaa, A. H. A., & Al-Dhubaibi, M. S. (2021). Highlights in specialized vitiligo treatments: An overview. Journal of Cosmetic Dermatology, 20(7), 2035–2044. https://doi.org/10.1111/jocd.13840
Pratiwi, A., & Prakoeswa, C. R. S. (2024). Analisis faktor risiko dan demografi vitiligo pada kelompok usia produktif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit Dan Kelamin, 36(2), 88–95.
Pusponegoro, E. H., & Nilasari, H. (2023). Profil epidemiologi dan klinis pasien vitiligo di pusat rujukan tersier Indonesia: Studi retrospektif 2020-2022. Jurnal Dermatovenereologi Indonesia, 27(1), 12–18.
Rodrigues, M., Ezzedine, K., Hamzavi, I., Pandya, A. G., Harris, J. E., & Group, V. W. (2017). New discoveries in the pathogenesis and classification of vitiligo. Journal of the American Academy of Dermatology, 77(1), 1–13.
Rosmarin, D., Passeron, T., Pandya, A. G., Grimes, P., Harris, J. E., Desai, S. R., Lebwohl, M., Ruer-Mulard, M., Seneschal, J., & Wolkerstorfer, A. (2022). Two phase 3, randomized, controlled trials of ruxolitinib cream for vitiligo. New England Journal of Medicine, 387(16), 1445–1455.
Speeckaert, R., & van Geel, N. (2017). Vitiligo: an update on pathophysiology and treatment options. American Journal of Clinical Dermatology, 18(6), 733–744.
Wang, Y. S., Li, S., Li, C., & Chen, J. (2021). Global burden of vitiligo: Inferences from the 2019 global burden of disease study. Frontiers in Medicine, 8, 790315. https://doi.org/10.3389/fmed.2021.790315
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fauzan Rizqi Ritonga, Malahayati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









