PERENCANAAN PERKERASAN LENTUR PADA JALAN DENGAN METODE ANALISA KOMPONEN DAN METODE BINA MARGA 2017

Authors

  • Aditya Fernanda Raihan Saputra Universitas Muhammadiyah Jember Author
  • Taufan Abadi Universitas Muhammadiyah Jember Author
  • Arief Alihudien Universitas Muhammadiyah Jember Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/t3d1gw90

Keywords:

Analisa Komponen, Bina Marga 2017, Perkerasan Lentur, PKJI 2014

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi ruas Jalan Tamanan - Maesan di Kabupaten Bondowoso yang mengalami berbagai kerusakan seperti retak kulit buaya, lubang, dan penurunan bahu jalan, yang diperburuk oleh sistem drainase yang kurang optimal. Sebagai prasarana transportasi penting untuk distribusi barang dan jasa, diperlukan perencanaan tebal perkerasan yang tepat guna menjamin umur pelayanan jalan sesuai rencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jalan (derajat kejenuhan) menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 serta merencanakan tebal perkerasan lentur menggunakan dua metode, yaitu metode Analisa Komponen dan metode Bina Marga 2017, dengan umur rencana 20 tahun. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data primer berupa survei lalu lintas harian rata-rata (LHR) dan pengujian daya dukung tanah dasar (CBR), serta data sekunder terkait pertumbuhan lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan nilai CBR desain sebesar 9,43%. Berdasarkan hasil perhitungan, metode Analisa Komponen menghasilkan total tebal perkerasan sebesar 44,00 cm, sedangkan metode Bina Marga 2017 menghasilkan tebal 50,00 cm. Perbandingan kedua metode menunjukkan bahwa metode Bina Marga 2017 menghasilkan struktur yang lebih tebal dan memberikan tingkat keandalan serta keamanan yang lebih baik terhadap beban lalu lintas rencana. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi penggunaan metode Bina Marga 2017 untuk perencanaan perkerasan jalan pada lokasi studi guna meminimalkan risiko kerusakan dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aly, M.A. (2004). Teknologi Perkerasan Jalan Beton Semen. Jakarta: Yayasan Pengembangan Teknologi dan Manajemen.

Aly, M.A. (2007). Pengertian Dasar dan Informasi Umum Tentang Beban Konstruksi Perkerasan Jalan. Jakarta: Yayasan Pengembangan Teknologi dan Manajemen.

Das, Braja M. (1984). Mekanika Tanah (Prinsip-Prinsip Rekayasa Geoteknis) Jilid 2. Jakarta.

Hardiyatmo, H. C. (2015). Perancangan Perkerasan Jalan dan Penyelidikan Tanah. Edisi Ke-2. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Huang, Y. H. (2004). Pavement Analysis and Design. New Jersey: Prentice Hall.

Nawy, E. G. (1985). Reinforced Concrete: A Fundamental Approach. New York: McGraw-Hill Book Company.

Noor Salim (2015). Perkerasan Jalan, Unmuh Jember

Ryantori, Ir & Sutjipto, Ir. (1984). Konstruksi Sarang Laba-Laba. Semarang: PT Dasaguna.

Saodang, H. (2004). Konstruksi Jalan Raya, Buku 1: Geometrik Jalan. Jakarta: Nova.

Sukirman, S. (1992). Perkerasan Lentur Jalan Raya. Bandung: Nova.

Sukirman, S. (2003). Perkerasan Jalan Raya. Bandung: Nova.

Sukirman, S. (2010). Perencanaan Tebal Struktur Perkerasan Lentur. Bandung: Nova.

Terzaghi, Karl. (1987). Mekanika Tanah Dalam Praktek Rekayasa Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Yoder, E.J. and Witczak, M.W. (1975). Principles of Pavement Design. 2nd Edition. New York: John Wiley & Sons, Inc.

Published

2026-02-26

How to Cite

PERENCANAAN PERKERASAN LENTUR PADA JALAN DENGAN METODE ANALISA KOMPONEN DAN METODE BINA MARGA 2017. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(2). https://doi.org/10.62281/t3d1gw90