INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN RISIKO DEPRESI PADA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.62281/ff72g958Keywords:
Intensitas Penggunaan Media Sosial, Risiko Depresi, RemajaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara seberapa sering remaja
menggunakan media sosial dan kemungkinan mereka mengalami depresi, dengan
menggali informasi dari berbagai sumber studi yang telah ada. Metode yang digunakan
adalah tinjauan pustaka atau literature review dengan memeriksa berbagai sumber ilmiah,
seperti jurnal penelitian dan artikel akademik yang berkaitan dengan topik penggunaan
media sosial dan kesehatan mental remaja. Sumber dipilih berdasarkan sesuai dengan
tema dan kredibilitasnya, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menemukan pola
hubungan serta faktor-faktor yang memicu munculnya gejala depresi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa semakin sering remaja menggunakan media sosial, semakin tinggi
peluang mereka mengalami gejala depresi dan masalah emosional. Faktor-faktor seperti
perbandingan sosial, penindasan di dunia maya, rasa takut ketinggalan, serta menurunnya
interaksi langsung semuanya memperbesar risiko tersebut. Secara umum, penggunaan
media sosial secara rutin berhubungan dengan risiko depresi pada remaja, oleh karena itu
diperlukan penggunaan media sosial yang lebih bijak agar kesehatan mental remaja tetap
terjaga.
Downloads
References
Abidah, I. M., & Maryam, E. W. (2024). Intensitas penggunaan media sosial, loneliness, dan insecure p remaja. Jurnal Psikologi: Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 11(1), 193–210.
Blanquer-Cortés, M., Estévez, E., & Lloret-Irles, D. (2025). Effects of problematic social media use on depressive symptoms. Scientific Reports, 15, Article 29258.
Blanquer-Cortés, M., Estévez, E., & Lloret-Irles, D. (2025). Social media use and depressive symptoms: A longitudinal study. Scientific Reports.
Franscelia, N., & Lyaputera, R. (2025). Pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 1234–1240.
Guslinda, G., Suryani, U., & Okjevi, Y. (2024). Hubungan intensitas penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental emosional remaja. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 2(3).
Hasibuan, M. Y. M., & Sabarrudin, S. (2025). Dampak media sosial terhadap kesehatan mental remaja: Analisis temuan terbaru tentang kecemasan, depresi, dan FOMO. YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya, 5(6), 5722–5737.
Kuss, D. J., & Griffiths, M. D. (2017). Social networking sites and addiction: Ten lessons learned. International Journal of Environmental Research and Public Health, 14(3), 311.
Murandari, A., Siswadi, A. G. P., & Octavia, H. N. (2022). Adiksi media sosial dengan depresi pada remaja di masa pandemi COVID-19: A literature review. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(2), 11–20.
Nagata, J. M., et al. (2025). Penggunaan media sosial dan gejala depresi pada anak dan remaja usia 9–12 tahun. Window of Public Health Journal.
Prajaniti, G. A. S., Swedarma, K. E., & Manangkot, M. V. (2022). Hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan gejala depresi pada siswa SMAN 3 Denpasar. Community of Publishing in Nursing (COPING).
Rangkuti, R. P., Nasution, I. K., Yurliani, R., & Marini, L. (2024). Social media addiction and mental health in adolescents. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 16(2), 83–90.
Rubayah, F., & Kusumawardani, D. R. (2025). The influence of social media usage intensity on adolescent mental health: A case study in Indonesia. The Youth Entrepreneur Management Journal, 1(1), 9–17.
Ruswandi, U., & Fitriyani, L. (2023). Hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan mental remaja di wilayah Curug Topik Bojongsari Kota Depok. International Journal of Mental Health and Addiction.
Sari, N. Y., & Nauli, F. A. (2025). Hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan status mental pada remaja. Jurnal Public Health and Preventive Practice, 7(2).
Sitepu, J. N., Siringoringo, P. I. S., & Girsang, R. (2025). Hubungan durasi dan frekuensi penggunaan media sosial dengan gejala depresi pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia. JAMA Network Open.
Twenge, J. M. (2019). iGen: Why today’s super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy—and completely unprepared for adulthood. Atria Books.
Zulaikha, A., & Pulungan, A. F. (2023). Hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan depresi. Galenical: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 2(3).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kerin Ari Chaniago, Innaya Aulia Putri, Keisyah Nadya Zahroh, Dhieta Rizky Palupi Prameswari , Rizki Novirson, Resti Okta Sari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









