KITAB HADIS PADA ABAD III H; PERKEMBANGAN, KODIFIKASI, DAN LAHIRNYA KUTUB AL-SITTAH
DOI:
https://doi.org/10.62281/nre0zw10Keywords:
Abad III H, Kodifikasi Hadis, Kutub al-Sittah, Ilmu HadisAbstract
Abad ke-3 Hijriyah merupakan masa keemasan dalam sejarah kodifikasi hadis. Pada periode ini, lahir karya-karya monumental yang menjadi rujukan utama umat Islam hingga sekarang, seperti al-Kutub al-Sittah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan penulisan hadis pada abad ke-3 H, faktor-faktor yang melatarbelakanginya, serta kontribusi para ulama hadis dalam menyusun kitab-kitab induk hadis. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan historis-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abad ke-3 H merupakan fase penyempurnaan sistem seleksi hadis melalui penerapan standar sanad dan matan yang ketat, sehingga menghasilkan karya-karya hadis yang otoritatif. Selain itu, periode ini ditandai dengan meningkatnya perhatian ulama terhadap kritik hadis, baik dari segi periwayatan maupun pemaknaan, yang mendorong lahirnya metodologi ilmiah dalam ilmu hadis. Faktor lain yang turut mempengaruhi adalah stabilitas politik relatif pada masa itu, berkembangnya tradisi keilmuan di berbagai pusat studi Islam, serta kebutuhan umat terhadap sumber ajaran yang terverifikasi. Kontribusi para muhaddis pada abad ini tidak hanya menghasilkan kodifikasi hadis yang sistematis, tetapi juga meletakkan fondasi metodologis bagi perkembangan ilmu hadis pada periode-periode berikutnya. Dengan demikian, abad ke-3 H dapat dipandang sebagai titik kulminasi dalam proses pembukuan hadis yang menentukan otoritas literatur hadis dalam khazanah keilmuan Islam.
Downloads
References
Al-A‘zami, Muhammad Mustafa. Studies in Hadith Methodology and Literature. Indianapolis: American Trust Publications, 1977.
Al-A‘zami, Muhammad Mustafa. Studies in Early Hadith Literature. Beirut: al-Maktab al-Islami, 1980.
Al-Bukhari, Muhammad ibn Isma‘il. Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. Beirut: Dar Ibn Kathir, 2002.
Al-Khatib, Muhammad ‘Ajjaj. al-Sunnah Qabla al-Tadwīn. Beirut: Dar al-Fikr, 1981.
Al-Shalih, Subhi. ‘Ulūm al-Ḥadīṡ wa Muṣṭalaḥuh. Beirut: Dar al-‘Ilm li al-Malayin, 1988.
‘Itr, Nur al-Din. Manهج al-Naqd fī ‘Ulūm al-Ḥadīṡ. Damaskus: Dar al-Fikr, 1997.
Ibn al-Salah. Muqaddimah Ibn al-Salah fī ‘Ulūm al-Ḥadīṡ. Beirut: Dar al-Fikr, 1986.
Krippendorff, Klaus. Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. California: Sage Publications, 2004.
Motzki, Harald. Hadith: Origins and Developments. Aldershot: Ashgate, 2004.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2004.
Abdurrahman, Dudung. Metodologi Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2007.
Ash-Shiddieqy, Hasbi. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis. Semarang: Pustaka Rizki Putra, 1999.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zainal Arifin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









