STUDI PERENCANAAN PONDASI BORE PILE PADA STRUKTUR BAWAH BANGUNAN HOTEL SUNRISE SITUBONDO
DOI:
https://doi.org/10.62281/et9ft124Keywords:
Pondasi Bore Pile, Daya Dukung Tanah, SPT, Pondasi Dalam, Struktur BawahAbstract
Pondasi merupakan elemen penting dalam suatu konstruksi bangunan yang berfungsi menyalurkan beban struktur ke lapisan tanah yang memiliki daya dukung yang cukup. Pada pembangunan bangunan bertingkat, diperlukan jenis pondasi dalam yang mampu menahan beban besar serta memberikan stabilitas struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan pondasi bore pile pada struktur bawah bangunan Hotel Sunrise Situbondo serta mengetahui kemampuan daya dukung pondasi terhadap beban yang bekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis perhitungan berdasarkan data penyelidikan tanah berupa Standard Penetration Test (SPT) dan menggunakan pendekatan teori daya dukung tanah. Perhitungan daya dukung pondasi dilakukan dengan mempertimbangkan tahanan ujung (end bearing) dan gesekan selimut (skin friction). Hasil analisis menunjukkan bahwa pondasi bore pile yang direncanakan memiliki daya dukung izin sebesar 1174,556 kN, sehingga mampu menahan beban struktur yang bekerja secara aman. Dengan demikian, penggunaan pondasi bore pile dinilai sesuai untuk kondisi tanah pada lokasi penelitian dan mampu memberikan stabilitas yang baik bagi bangunan.
Downloads
References
Berdasarkan hasil dari penelitian dan pembahasan yang dijabarkan diatas, dapat disimpulkan sebagai berikut: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pondasi bore pile yang dianalisis memiliki daya dukung izin sebesar 1174,556 kN, sehingga mampu menahan beban struktur yang bekerja di atasnya. Pada perencanaan penulangan didapatkan hasil yakni: Perencanaan penulangan pile cap diperoleh bahwa pada arah X terjadi momen lentur sebesar 517,25 kN-m. Kapasitas momen nominal dengan mempertimbangkan faktor reduksi kekuatan lentur adalah sebesar 574,723 kN-m, sehingga penampang dinyatakan aman terhadap momen yang bekerja. Luas tulangan yang dibutuhkan (As) adalah 4725,48 mm², sehingga digunakan tulangan lentur arah x dengan konfigurasi D19 – 150 untuk memenuhi kebutuhan kekuatan struktur. Perencanaan penulangan pile cap diperoleh bahwa pada arah Y terjadi momen lentur sebesar 574,7 kN-m. Kapasitas momen nominal dengan mempertimbangkan faktor reduksi kekuatan lentur adalah sebesar 638,6 kN-m, sehingga penampang dinyatakan aman terhadap momen yang bekerja. Luas tulangan yang dibutuhkan (As) adalah 4725,48 mm², sehingga digunakan tulangan lentur arah y dengan konfigurasi D19 – 150 untuk memenuhi kebutuhan kekuatan struktur. Perencanaan penulangan susut arah X dan Y sebesar D13 – 150, pada kedua arah tersebut diharapkan elemen pile cap mampu menjaga integritas struktur, mengurangi potensi terjadinya retak yang berlebihan, serta meningkatkan kinerja dan durabilitas struktur secara keseluruhan. Lalu didapatkan saran Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, penulis merekomendasikan agar penelitian selanjutnya dapat melakukan kajian yang lebih mendalam terhadap penggunaan fitur Foundation Design pada perangkat lunak SAP2000. Pemanfaatan fitur tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses perencanaan pondasi apabila dibandingkan dengan metode penggambaran secara manual.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Nur Fais, Pujo Priyono, Arief Alihudien (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









