TINJAUAN MEDIKOLEGAL : ANALISIS PERBEDAAN KARAKTERISTIK MORFOLOGIS DAN BIOMEKANIKA LUKA PADA TRAUMA TUMPUL DAN TAJAM

Authors

  • Farianti Zuhra Universitas Malikussaleh Author
  • Rahmadsyah Universitas Malikussaleh Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/d9r1my11

Keywords:

Biomekanika, Kedokteran forensik, Morfologi luka, Trauma tajam, Trauma tumpul

Abstract

Kekerasan fisik yang mengakibatkan cedera merupakan tantangan kesehatan dan hukum yang persisten dalam praktik kedokteran forensik klinis. Kesalahan dalam membedakan karakteristik luka akibat ruda paksa tumpul dan ruda paksa tajam di Instalasi Gawat Darurat sering terjadi dan berpotensi menyebabkan bias dalam penyidikan tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan morfologis serta biomekanika trauma tumpul dan tajam guna memberikan panduan diagnostik yang akurat bagi praktisi medis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka yang menelusuri literatur ilmiah terkait prinsip patofisiologi trauma mekanik, respons jaringan, serta standar medikolegal dalam penyusunan Visum et Repertum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan utama antara trauma tumpul dan tajam dapat diidentifikasi melalui parameter spesifik, yaitu keberadaan jembatan jaringan, karakteristik tepi luka, sudut luka, serta pola fraktur tulang. Trauma tumpul menunjukkan tepi luka ireguler dengan adanya jembatan jaringan, sementara trauma tajam dicirikan oleh tepi yang rata dan sudut yang tegas tanpa adanya jembatan jaringan. Pemahaman mengenai perbedaan ini sangat krusial bagi dokter pemeriksa untuk menghasilkan laporan medikolegal yang objektif, akurat, dan berbasis bukti ilmiah. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan ketelitian klinis dalam mendokumentasikan temuan luka, sehingga mampu meminimalisasi kesalahan interpretasi yang berujung pada bias penyidikan serta memperkuat kekuatan pembuktian dalam sistem peradilan pidana. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Board, D., et al. (2024). Blunt force trauma. In StatPearls [Internet]. Treasure Island, FL: StatPearls Publishing

Budianto, A., et al. (2024). Buku ajar ilmu kedokteran forensik dan medikolegal (Edisi ke-8). Jakarta, Indonesia: Departemen Kedokteran Forensik dan Medikolegal FKUI.

Cecchi, R., et al. (2025). Sharp force injuries in 'clinical' forensic medicine. Journal of Forensic and Legal Medicine, 92, 102450. doi:10.1016/j.jflm.2025.102450

Fathi, M., et al. (2023). Examination of victims of sharp trauma. The American Journal of Forensic Medicine and Pathology, 44(2), 145-152.

Firmansyah, A., et al. (2026). Laporan kasus: Trauma tumpul kepala akibat jatuh dari ketinggian. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 5(2), 88-94.

Kapasiya, D., et al. (2025). Study of the difference in blood spatter patterns from different types of blunt weapons. International Journal of Medical Toxicology and Legal Medicine, 25(2), 1757-1763.

Payne-James, J., Jones, R., Karch, S. B., & Manlove, J. (2019). Simpson's forensic medicine (14th ed.). Boca Raton, FL: CRC Press.

Peng, Y., et al. (2024). Effects of victim's body posture and attacker's gender on slashing attacks: A biomechanical study. Forensic Science International, 355, 111920.

Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI). (2024). Pedoman tatalaksana Visum et Repertum korban perlukaan di rumah sakit (Edisi ke-2). Jakarta, Indonesia: Konsil Kedokteran Indonesia.

Perwira, S., Ramadhani, P., Tambunan, E., & Yudianto, A. (2024). Forensic autopsy of multiple stab wound. Sriwijaya Journal of Forensic and Medicolegal, 2(1), 1-5.

Rangel-de Lázaro, G., et al. (2026). Bioengineering approaches to dynamic impact analysis for cranial fracture interpretation in archaeology. Scientific Reports, 16(1), 112-125.

Saran, S. (2024). Biomechanics of blunt force trauma: Forensic investigation techniques. Journal of Forensic Biomechanics, 15(2), 488-495.

Saukko, P., & Knight, B. (2015). Knight's forensic pathology (4th ed.). Boca Raton, FL: CRC Press.

Silva, J., et al. (2024). Osteonal damage patterns from ballistic and blunt force trauma in human long bones. Journal of Forensic Sciences, 69(4), 1230-1241.

Siregar, M., et al. (2024). Case report: Death from penetrating trauma to the chest and abdomen. JPH UMSU, 8(3), 210-215.

Spitz, W. U., & Spitz, D. J. (Eds.). (2020). Spitz and Fisher's medicolegal investigation of death (5th ed.). Springfield, IL: Charles C Thomas Publisher.

Valiani, M., et al. (2025). Blunt force vs. fall-induced head trauma: A systematic review and methodological framework. Forensic Science, Medicine and Pathology, 21(1), 45-58.

Yacobovich, A., et al. (2025). The subtle divide: A new method for identifying chop marks on long bone diaphyses using fracture morphology. International Journal of Legal Medicine, 139(2), 315-328

Published

2026-03-27

How to Cite

TINJAUAN MEDIKOLEGAL : ANALISIS PERBEDAAN KARAKTERISTIK MORFOLOGIS DAN BIOMEKANIKA LUKA PADA TRAUMA TUMPUL DAN TAJAM. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(3). https://doi.org/10.62281/d9r1my11