LEGALISASI PERNIKAHAN SESAMA JENIS DI THAILAND DALAM PERSPEKTIF HUKUM HAK ASASI MANUSIA INTERNASIONAL
DOI:
https://doi.org/10.62281/1jx48803Keywords:
LGBT, Pernikahan, Pengesahan, Hak Asasi Manusia Internasional, ICCPR, ThailandAbstract
Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaturan legalisasi pernikahan sesama jenis yang sudah disahkan di Thailand, serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip hukum hak asasi manusia internasional, dengan mempertimbangkan aspek norma, budaya, dan agama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif melalui kajian perundang-undangan internasional, pendekatan konseptual, serta analisis komparatif terhadap instrumen hukum internasional. Data dalam penelitian ini diperoleh dari studi literatur secara komprehensif, dan didukung oleh analisis data primer yang didapatkan dari hasil wawancara dengan narasumber terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya undang-undang legalisasi pernikahan sesama jenis di Thailand sudah disahkan, hal ini dapat menegakkan hak-hak dari para kaum LGBT di Thailand dari segi hukum hak asasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legalisasi pernikahan sesama jenis di Thailand pada tahun 2025 merupakan langkah progresif dalam menjamin kesetaraan hak bagi kelompok LGBT melalui pengakuan hukum serta pemberian hak yang setara, termasuk waris, adopsi, dan akses layanan. Dari perspektif hukum hak asasi manusia internasional, regulasi ini sejalan dengan prinsip kesetaraan dan non-diskriminasi sebagaimana diatur dalam DUHAM dan ICCPR. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan sosial-budaya, sehingga diperlukan harmonisasi antara hukum dan nilai masyarakat agar perlindungan HAM dapat berjalan efektif.
Downloads
References
Asmini, Yuli, Kurniasari Dewi, Eka Tanlain, Sri Rahayu, and Adoniati Meyria. “PRINSIP-PRINSIP YOGYAKARTA PRINSIP-PRINSIP PEMBERLAKUAN HUKUM HAM INTERNASIONAL DALAM KAITANNYA DENGAN ORIENTASI SEKSUAL DAN IDENTITAS JENDER KOMNAS HAM 2015 KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA,” 2015.
BBC News ไทย. “สมรสเท่าเทียม: สว. ผ่านร่างกฎหมายสมรสเท่าเทียมแล้ว บังคับใช้ 120 วัน หลังประกาศในราชกิจจฯ,” June 18, 2024. https://www.bbc.com/thai/articles/c4nnjd5v2zgo.
Boonyapisomparn, Nachale, Natthaporn Manojai, Pimwarat Srikummoon, Walaithip Bunyatisai, Patrinee Traisathit, and Nontiya Homkham. “Healthcare Discrimination and Factors Associated with Gender-Affirming Healthcare Avoidance by Transgender Women and Transgender Men in Thailand: Findings from a Cross-Sectional Online-Survey Study.” International Journal for Equity in Health 22, no. 1 (February 13, 2023). https://doi.org/10.1186/s12939-023-01843-4.
CQLeadershipConsulting. “Explaining Thai Culture to Foreigners ‘Thai Hierarchy.’” YouTube, July 20, 2021. https://www.youtube.com/watch?v=mzBEU4Ddv04.
Fauziah, Anisa, Sugeng Samiyono, and Fithry Khairiyati. “PERILAKU LESBIAN GAY BISEKSUAL DAN TRANSGENDER ( LGBT ) DALAM PERSPEKTIF HAK AZASI MANUSIA.” Jurnal Surya Kencana Satu : Dinamika Masalah Hukum Dan Keadilan 11, no. 2 (December 1, 2020): 151–62. https://doi.org/10.32493/jdmhkdmhk.v11i2.8037.
Meilanny, Oleh, and Budiarti Santoso. “LGBT DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA,” n.d. Accessed July 15, 2024.
Moallef, Soroush, Travis Salway, Nittaya Phanuphak, Katri Kivioja, Suparnee Pongruengphant, and Kanna Hayashi. “The Relationship between Sexual and Gender Stigma and Difficulty Accessing Primary and Mental Healthcare Services among LGBTQI+ Populations in Thailand: Findings from a National Survey.” International Journal of Mental Health and Addiction 20, no. 6 (January 18, 2022): 3244–61. https://doi.org/10.1007/s11469-021-00740-7.
Newman, Peter A., Luke Reid, Suchon Tepjan, and Pakorn Akkakanjanasupar. “LGBT+ Inclusion and Human Rights in Thailand: A Scoping Review of the Literature.” BMC Public Health 21, no. 1 (October 9, 2021). https://doi.org/10.1186/s12889-021-11798-2.
Nicol, Nancy, and Adrian Jjuuko. Https://Www.sas.ac.uk/Publication/Envisioning-Global-Lgbt-Human-Rights-Neocolonialism-Neoliberalism-Resistance-And-Hope. Edited by Nancy Nicol. Human Rights Consortium, School of Advanced Study, University of London, 2018. https://doi.org/10.14296/818.9780993110283.
Ojanen, Timo, Rattanakorn Ratanashevorn, and Sumonthip Boonkerd. “Gaps in Responses to LGBT Issues in Thailand: Mental Health Research, Services, and Policies.” Psychology of Sexualities Review Vol. 7, no. No. 1 (July 19, 2017).
Persons, Larry S. The Way Thais Lead. Silkworm Books, 2016.
Putri, Destashya Wisna Diraya. “LGBT Dalam Kajian Hak Asasi Manusia Di Indonesia.” Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal 2, no. 1 (February 2, 2022): 88–100. https://doi.org/10.15294/ipmhi.v2i1.53739.
Saisuwan, Pavadee. Kathoey and the Linguistic Construction of Gender Identity in Thailand. Oxford University Press, 2016. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=h3HNCgAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA189&dq=info:uLD1KuLUR4EJ:scholar.google.com/&ots=TMPyfHPnNV&sig=_4jniLVRPFnAtRQh3s8SLJnxMwQ&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false.
Tyas, Intan Kinanthi Damarin. “Upaya Transnational Advocacy Networks Dalam Mendorong Legalisasi LGBT Rights Di Thailand.” Jurnal Hubungan Internasional 8, no. 1 (2019). https://doi.org/10.18196/hi.81145.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Virginia Dillys Kurniawan, I Gusti Ngurah Parikesit Widiatedja (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









