DIVERSIFIKASI PAKAN TERNAK TANPA NGARIT MENGGUNAKAN METODE SILASE DI DESA BANYULEGI, KECAMATAN DAWARBLANDONG, KABUPATEN MOJOKERTO
DOI:
https://doi.org/10.62281/gswqjb37Keywords:
Diversifikasi Pakan, Silase, Ternak, Penyuluhan PeternakAbstract
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Agribisnis tentang Diversifikasi Pakan Ternak Tanpa Ngarit Menggunakan Metode Silase telah dilaksanakan di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada peternak mengenai alternatif pakan ternak sapi yang lebih efisien, ekonomis, dan berkelanjutan. Metode silase dipilih sebagai teknik pengawetan pakan hijauan yang mampu menyediakan pakan berkualitas sepanjang tahun, khususnya pada musim kemarau ketika ketersediaan hijauan segar terbatas. Kegiatan dalam program ini difokuskan pada penyuluhan kepada para peternak, dengan metode penyampaian materi secara langsung oleh pemateri. Penyuluhan dilakukan melalui penjelasan lisan, diskusi interaktif, serta tanya jawab bersama para peternak, sehingga tercipta komunikasi dua arah yang lebih aktif dan mudah dipahami. Melalui kegiatan penyuluhan ini, peternak memperoleh tambahan pengetahuan dan pemahaman mengenai pentingnya inovasi dalam manajemen pakan ternak. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong penerapan metode silase sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan efisiensi pakan dan mendukung keberlanjutan peternakan sapi di Desa Banyulegi.
Downloads
References
Abdullah, L., & Suharlina. (2010). Hydrocyanic Acid and Crude Protein Contents Before and After Ensilage of Three Parts of Sorghum Plant that Cultivated with Two Different Fertilizer Levels. HAYATI Journal of Biosciences, 17(1), 40–44.
Amin, M., & Lestari, S. (2021). Pengaruh Pemberian Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) terhadap Performa Sapi Potong. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 26(2), 78–85.
Bahrun, A., Sriagtula, R., & Marlida, Y. (2020). Teknologi Silase untuk Peningkatan Kualitas Pakan Ternak Ruminansia. Jurnal Peternakan Indonesia, 22(1), 1–10.
Bunyamin, Z., Efendi, R., & Andayani, N. N. (2013). Pemanfaatan Limbah Jagung untuk Industri Pakan Ternak. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian, Banjarbaru, 641–651.
Dhalika, T., Mansyur, M., & Suprianto, A. (2011). Nilai Nutrisi Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) pada Berbagai Umur Pemotongan dan Level Molases. Jurnal Ilmu Ternak, 11(2), 94–99.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2021). Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan 2021. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Ella, A., Bunga, R., & Sariubang, M. (2019). Penerapan Teknologi Silase Pakan Hijauan di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Prosiding Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan, 11, 214–220.
Fariani, A., & Gamayanti, A. L. (2015). Kualitas Silase Hijauan Jagung Manis (Zea mays Saccharata) pada Berbagai Penambahan Bahan Aditif. Pastura, 5(1), 12–16.
Gunawan, A., Nuraini, H., & Priyanto, R. (2020). Manajemen Pakan Ternak Ruminansia Berbasis Sumber Daya Lokal. IPB Press.
Haryanto, B. (2012). Perkembangan Penelitian Nutrisi Ruminansia. Wartazoa, 22(4), 169–177.
Hidayat, N., Suhermiyati, S., & Sitoresmi, P. B. (2016). Efek Penggunaan Silase Pakan Komplit Berbasis Limbah Agroindustri terhadap Kualitas Karkas Domba Lokal Jantan. Agripet, 16(2), 106–113.
Kushartono, B., & Iriani, N. (2004). Silase Tanaman Jagung sebagai Pengembangan Sumber Pakan Ternak. Prosiding Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian. Bogor.
Laconi, E. B., & Jayanegara, A. (2015). Improving Nutritional Quality of Cocoa Pod (Theobroma cacao) through Chemical and Biological Treatments for Ruminant Feeding: In Vitro and In Vivo Evaluation. Asian-Australasian Journal of Animal Sciences, 28(3), 343–350.
Mardani, M., Mardiastuti, A., & Permana, I. G. (2018). Karakteristik Fermentasi dan Nilai Nutrisi Silase Jerami Padi yang Dibuat dengan Berbagai Level Inokulum Lactobacillus plantarum. Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, 16(1), 9–16.
Muktiani, A., Achmadi, J., & Tampoebolon, B. I. M. (2013). Keunggulan Pemberian Silase Ransum Komplit Berbahan Baku Lokal pada Sapi Bali. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 10(19), 47–54.
Ningsih, W., Erwanto, & Sutrisno, C. I. (2014). Kualitas Silase Rumput Raja (Pennisetum purpureum X Pennisetum typhoides) dengan Penambahan Berbagai Level Molases. Animal Agriculture Journal, 3(2), 238–245.
Nugroho, A. W., Wahyuni, S., & Krisna, R. (2019). Pengaruh Lama Fermentasi terhadap Kualitas Fisik dan pH Silase Batang Pisang (Musa paradisiaca). Agroveteriner, 7(2), 96–102.
Odum, C. J., & Nweze, B. O. (2019). Silage Quality and In Vitro Dry Matter Digestibility of Whole Maize (Zea mays) as Influenced by Ensiling Duration. Nigerian Journal of Animal Science, 21(1), 130–138.
Paengkoum, P., & Paengkoum, S. (2012). Silage Production and Its Utilization in Ruminant Feeding in Thailand. In Silage Production and Utilization (pp. 117–128). Springer.
Pahlepi, R. I., Sujono, & Wibowo, C. (2022). Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Silase Berbahan Dasar Jerami Padi untuk Pakan Ternak Sapi di Kabupaten Muara Enim. Jurnal Pengabdian Sriwijaya, 10(2), 1311–1318.
Parawansya, M., Nurdin, I., & Hasanah, U. (2025). Dampak Adopsi Teknologi Silase terhadap Kapasitas Peternak di Desa Bonto Bulaeng. Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan, 10(1), 45–58.
Purbajanti, E. D., Soetrisno, R. D., Hanudin, E., & Budhi, S. P. S. (2012). Rumput dan Legum sebagai Hijauan Makanan Ternak. Graha Ilmu.
Puspita, Y., Erwanto, & Sutrisno, C. I. (2013). Kualitas Silase Rumput Benggala (Panicum maximum) dengan Penambahan Berbagai Level Molases. Animal Agriculture Journal, 2(1), 271–279.
Riswandi, & Muhakka. (2015). Teknologi Silase Pakan Ternak Ruminansia. Universitas Sriwijaya Press.
Setiyaningrum, Z., Sutrisno, C. I., & Joelal, A. (2018). Pengaruh Penambahan Molases dan Lama Fermentasi terhadap Kualitas Silase Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott). Jurnal Agripet, 18(1), 30–36.
Sofyan, A., Suryahadi, Ridwan, R., & Santoso, I. (2016). Penggunaan Silase Ransum Komplit Berbahan Baku Lokal sebagai Pakan Alternatif Sapi Potong pada Musim Kemarau. Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, 14(2), 59–66.
Sundari, S., & Budhi, S. P. S. (2014). Penyuluhan Pertanian. Graha Ilmu.
Utomo, R. (2015). Konservasi Hijauan Pakan dan Peningkatan Kualitas Bahan Pakan Berserat Tinggi. Gadjah Mada University Press.
Wibowo, R. H., Astuti, C. W., & Purnamasari, D. K. (2023). Pelatihan Pembuatan Silase Pakan Komplit sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Ternak Sapi di Kabupaten Malang. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(2), 631–638.
Yulistiani, D., Suryahadi, & Inounu, I. (2015). Potensi Pengembangan Pakan Ternak Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Mendukung Swasembada Daging Sapi. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 34(4), 179–189.
Zain, M. (2007). Substitusi Rumput Lapangan dengan Kulit Buah Coklat Amoniasi dalam Ransum Sapi: Respon Terhadap Kecernaan Nutrien. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture, 32(3), 158–163.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dimas Adjei Prayogo, Intan Nur Azizi Rohmah, Hadi Ismanto, Rohmatin Agustina, Vembri Aulia Rahmi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









