PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEMBANGUNAN GEREJA ANUGERAH DESA ALLANG KECAMATAN LEIHITU BARAT KABUPATEN MALUKU TENGAH

Authors

  • Syafril Adnan Wael Politeknik Negeri Ambon Author
  • Septo Ch. Tuasuun Politeknik Negeri Ambon Author
  • Musper David Soumokil Politeknik Negeri Ambon Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/twc39m55

Keywords:

Keselamatan Kerja, Karyawan, Struktur Bangunan, Produktivitas

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan salah satu  faktor penting yang dapat mempengaruhi produktifitas karyawan. Resiko kecelakaan serta penyakit akibat sering terjadi karena program K3 tidak berjalan dengan baik. Hal ini dapat berdampak pada tingkat produktifitas karyawan. Pada umumnya kecelakaan kerja disebabkan oleh dua faktor yaitu manusia dan lingkungan. Faktor manusia yaitu tidak aman dari manusia seperti sengaja melanggar peraturan keselamatan kerja yang diwajibkan atau kurang terampilnya pekerja itu sendiri. Sedangkan faktor lingkungan yaitu keadaan tidak aman dari lingkungan kerja yang menyangkut antara lain peralatan atau mesin-mesin. Berdasarkan output perhitungan koefisien korelasi diperoleh hasil sebesar -.852 yang membuktikan bahwa adanya interaksi negative dan erat antara Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada karyawan Pembangunan Gereja Anugerah Desa Allang. jadi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada Pembangunan gereja anugerah memiliki hubungan yang baik dalam penerapan K3  untuk keberlangsungan Pembangunan gereja dimana para karyawan Pembangunan gereja sering menggunakan alat pelindung diri (APD) untuk pelindung dari kecelakaan kerja pada saat pelaksanaan pekerjaan. Maka dari itu penerapan K3 dapat dikatakan baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andri Saputra. (2022). Pengaruh keselamatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT Buran Nusa Respati di Kecamatan Anggana Kabupaten Kukar.

Asnuddin, S. (2022). Penerapan manajemen konstruksi pada tahap controlling proyek (Studi kasus: Bangunan Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado).

Hidayat. (2021). Menyusun instrumen penelitian & uji validitas-reliabilitas.

Harianto, N. W. (2022). Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan statistik: Teori, implementasi, dan praktik dengan SPSS.

Jaya, N. M., & G. A. P. (2021). Manajemen risiko K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) pada proyek pembangunan Rumah Sakit Bali Mandar.

Pangkey, F. (2012). Penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) pada proyek konstruksi di Indonesia (Studi kasus: Pembangunan Jembatan Dr. Ir. Soekarno-Manado).

Pratama, I. Y. (2022). Manajemen risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3) (Studi kasus pada pembangunan gedung SMA Eben Haezar).

Puspitasari, Y. I. (2020). Analisis faktor-faktor keterlambatan pada proyek perumahan Casa De Viola dan alternatif penyelesaiannya.

Rahman, N. (2019). Pengaruh budaya kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitas mekanik alat berat.

Sugiyono. (2017). Statistika untuk penelitian.

Suma’mur. (2022). Keselamatan dan kesehatan kerja.

Waruwu, S. (2022). Analisis faktor kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang signifikan mempengaruhi kecelakaan kerja pada proyek pembangunan apartemen Student Castle.

Zakiy, M. (2021). SPSS penelitian keperilakuan: Teori dan praktik.

Published

2026-04-02

How to Cite

PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEMBANGUNAN GEREJA ANUGERAH DESA ALLANG KECAMATAN LEIHITU BARAT KABUPATEN MALUKU TENGAH. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(4). https://doi.org/10.62281/twc39m55