ANALISIS STRUKTURALISME DAN PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM CERPEN "SERPIHAN YANG TERBUANG" KARYA TIN MISWARY

Authors

  • Abdurahman Universitas Negeri Padang Author
  • Sinta Wahyuni Universitas Negeri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/hh6ymg83

Keywords:

Cerpen, Ingatan Kolektif, Pendekatan Sosiologi Sastra, Strukturalisme, Trauma Sejarah

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis cerpen “Serpihan yang Terbuang” karya Tin Miswary melalui pendekatan strukturalisme dan sosiologi sastra untuk mengungkap konstruksi naratif serta nilai-nilai sosial yang terkandung dalam teks. Analisis struktural dilakukan dengan menelaah unsur-unsur intrinsik seperti tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat, sedangkan pendekatan sosiologi sastra digunakan untuk mengeksplorasi bagaimana cerpen ini merefleksikan trauma sejarah, marginalisasi sosial, dan memori kolektif dalam masyarakat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini menghadirkan representasi mendalam mengenai tokoh terpinggirkan Amad Bh'eng, seorang pemungut sampah di terminal bus, yang tindakan mengumpulkan benda-benda terbuang menjadi metafora bagi upaya pelestarian sejarah yang terlupakan dan suara-suara yang dibungkam. Narasi menjahit kesedihan personal, tragedi pembantaian politik tahun 1965, dan penghancuran ingatan melalui penggusuran. Penggunaan sudut pandang orang ketiga mahatahu yang dipadukan dengan prosa liris memperkuat resonansi emosional cerita. Dari perspektif sosiologis, cerpen ini mengkritisi penghapusan sejarah kaum marjinal dan menegaskan imperatif moral dalam menjaga ingatan sebagai bentuk resistensi. Dengan demikian, cerpen ini tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai komentar sosial yang kuat mengenai politik memori, kekerasan historis, dan martabat kaum yang terlupakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurahman, & Uswatun Hasanah. (2023). Buku ajar pengantar pengkajian kesusastraan. Deepublish.

Damono, S. D. (2002). Pedoman penelitian sosiologi sastra. Pusat Bahasa.

Erll, A. (2011). Memory in culture. Palgrave Macmillan.

Faruk. (2012). Pengantar sosiologi sastra: Dari strukturalisme genetik sampai postmodernisme (Edisi revisi). Pustaka Pelajar.

Halbwachs, M. (1992). On collective memory (L. A. Coser, Trans.). University of Chicago Press.

Harsono, S. (2020). Sastra sebagai counter-memory: Representasi kekerasan politik 1965 dalam novel Indonesia kontemporer. Jurnal Sastra dan Budaya, 12(1), 45–62.

Junus, U. (2016). Sosiologi sastra: Persoalan teori dan metode. Dewan Bahasa dan Pustaka.

Kurniawan, A. (2018). Pendekatan moral dalam pembelajaran sastra: Analisis terhadap teks naratif. Jurnal Literasi, 6(2), 99–110.

Lestari, P., & Pratama, R. (2022). Trauma antargenerasi dalam cerpen Indonesia: Sebuah kajian psikologi sastra. Jurnal Psikologi dan Sastra, 5(1), 44–57.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Miswary, T. (2025, Agustus 6). Serpihan yang terbuang. Tempo. https://www.tempo.co

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Nurgiyantoro, B. (2015). Teori pengkajian fiksi (Edisi revisi). Gadjah Mada University Press.

Ratna, N. K. (2016). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Pustaka Pelajar.

Saputra, Y. A. (2020). Struktur naratif dan relasi tokoh dalam cerpen modern Indonesia. Jurnal Bahasa & Sastra, 9(1), 73–84.

Swingewood, A., & Laurenson, D. (1971). The sociology of literature. Paladin.

Wellek, R., & Warren, A. (2014). Teori Kesusastraan (M. Budianta, Trans.). Gramedia Pustaka Utama

Widodo, H. (2019). Representasi korban kekerasan politik dalam prosa Indonesia pasca-Reformasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 112–129.

Published

2026-04-09

How to Cite

ANALISIS STRUKTURALISME DAN PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM CERPEN "SERPIHAN YANG TERBUANG" KARYA TIN MISWARY. (2026). Jurnal Media Akademik (JMA), 4(4). https://doi.org/10.62281/hh6ymg83