PEMAHAMAN TERHADAP DISKRIMINASI AGAMA DAN SOSIAL DI INDONESIA

Authors

  • Rani Ramadani Sekolah Tinggi Agama Islam Tebing Tinggi Deli Author
  • Dearni Andanda Putri Sekolah Tinggi Agama Islam Tebing Tinggi Deli Author
  • Suci Sintya Harnum Sekolah Tinggi Agama Islam Tebing Tinggi Deli Author
  • Rini Wahyuni Siregar Sekolah Tinggi Agama Islam Tebing Tinggi Deli Author

DOI:

https://doi.org/10.62281/v2i1.67

Keywords:

Deskriminasi, Agama dan Sosial, Indonesia

Abstract

Indonesia salah satu negara yang multikulturan yang banyak memiliki keberagaman suatu suku, bangsa, ras, bahasa dan agama. Deskriminasi agama dan sosial merupakan permasalahan yang persisten di masyarakat modern, serta keberagaman ini merupakan salah satu ciri masyarakat tepatnya diindonesia. Peneliian ini dibuat bertujuan untuk memahami tingkatt pemahaman terhadap konsep deskriminasi agama dan sosial serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemhaman tersebut. Selain itu metode yang dipakai yaitu pendekatan penelitian normatif deskriptif dengan cara menekankan pada suatu analisis data yang bersumber dari data. Informasi yang diperoleh yaitu dari jurnal-jurnal yang relevan dengan penelitian ini. Untuk analisis data ini menggunakan metode analisis isi yang menarik kesimpulan yang benar dari sebuah dokumen. Adapun prinsip keberagamaan masing-masing suatu kelompok sangat mudah menimbulkan konflik seperti deskriminasi. Di beberapa wilayah tepatnya diindonesia konflik agama kerap menimbulkan respons atau dinamika politik, tentu saja di bidang ekonomi dan sosial yang turut serta melingkari kehidupan sosial dan masyarakat. Perbedaan itu jika tidak ada diantisipasi akan menjadi pemicu konflik yang berujung pada kekersan bahkan juga bisa jadi pertumpahan darah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Muharam, R, S (2020). Membangun Toleransi umat beragama di Indonesia berdasarkan konsep deklarasi kairo. Jurnal HAM,11(2), 269.

Muqoyyidin, A.W (2012). Potret Konflik Bernuansa Agama Di Indonesia. Jurnal Studi Keislaman, 12(2), 27.

Pembelajaran M., Pembelajaran Kontruktivisme, M. (2011). Model-Model Pembelajarn, Model-Model Pembelajaran. 1997, 1-5.

Prasojo, Z, H dan Pabbjah, M. (2020) Akomodasi Kultural Dalam Resolusi Konflik Dalam Bernuansa Agama di Indonesia Aqlam: Jornal of Islam and Pluarity, 5(1).

Suryaningsi, A. A. (2021). Good Citizen: The Responsibility of Teacher to shape the Character Of MAN 1 Samarinda Student The COVID-19 Pandemic. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(2),1170124.

Suryaningsi, A. M. (2020). The Role of a Female Head Assistant at Al- Walidaturrahmah Orphanage in Implementing A Just and Civilized Humanity in Samarinda, Salasika Indonesia Journal of Gender, Woman, Child, and Social Inclusion’s Studies Studies, 3(2).

Suryaningsi. (2016a). Pendidikan Kewarganegaraan. Academica. Suryaningsi. (2016b). Pengoptimalisasian Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Upaya Memperkuat Semangat Nasionalisme.

Wahyuni, R.(2021). Hubungan Perpesi Siswa Tentang Kepribadian Guru Fiqih Dengan Minat Belajar Suswa Di Madrasah Aliyah Wasliyah Bandar Rejo Kecamatan Simalugun, ALCRITY : Journal Of Education,1(2), 80.

Surawan & Mazrur. (2020). Psikologi Perkembangan Agama: Sebuah Tahapan Perkembangan Agama Manusia. Yogyakarta: K-Media.

Taufik, A. (2019). Agama Dalam Kehidupan Individu. Edification. 1(01), 57-67.

Thouless, R.H. (1992). Pengantar Psikologi Agama. Jakarta: Rajawali.

Wahyuni, R. (2021). Hubungan Persepsi Siswa Tentang Kepribadian Guru Fiqih Dengan Minat Belajar Siswa Di Madrasah Aliyah Al Washliyah Bandar Rejo Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun. Alacrity : Journal Of Education, 1(2), 80l.

Published

2024-01-06

How to Cite

PEMAHAMAN TERHADAP DISKRIMINASI AGAMA DAN SOSIAL DI INDONESIA. (2024). Jurnal Media Akademik (JMA), 2(1). https://doi.org/10.62281/v2i1.67